Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengertian KAS: Ciri-ciri dan jenis kas dalam akuntansi

Sebagian masyarakat mungkin ada yang masing bingung dengan istilah yang satu ini. Ada yang berpendapat bahwa kas adalah suatu aset. Lalu, apa yang membedakan aset kas dengan set yang lainnya? Artikel ini akan membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan suatu kas seperti pengertiannya, ciri-ciri hingga pada jenis suatu kas. Simak penjelasannya dibawah ini: 

Pengertian Kas

Secara umum, definisi kas adalah harta yang dimiliki oleh suatu perusahaan namun hanya terdapat dalam jangka waktu tertentu saja. Selain itu, kas juga dapat digunakan untuk melakukan kegiatan apapun yang masih berkaitan dengan perusahaan.

Ada yang berpendapat lain bahwa kas merupakan aktiva yang memiliki bentuk seperti uang tunai dan dapat disimpan atau bahkan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan. Semakin besar tingkat kinerja perusahaan maka akan semakin besar pula nilai kas yang dimilikinya.  

Sebaliknya, apabila kinerja yang dimiliki oleh perusahaan relatif kecil maka akan semakin kecil pula nilai atau jumlah kas yang dimilikinya. Dengan kata lain, besar kas tergantung pada kinerja sebuah perusahaan.

Baca juga: Marketing: Pengertian, fungsi, konsep beserta pembahasan lengkap

Pengertian Kas Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi kas yang pernah dijelaskan oleh beberapa ahli seperti Rudianto, Rizal Effendi dan lain-lain. Simak penjelasannya dibawah ini:

1. Rudianto (2012:188)
Definisi kas menurut pendapat Rudianto adalah alat pertukaran yang dapat digunakan ataupun disimpan oleh perusahaan.

2. Dwi Martani dkk (2012:180) 
Definisi kas menurut pendapat Dwi Martani dkk adalah aset yang berupa uang dan dapat digunakan untuk melakukan kegiatan perusahaan. 

3. Rizal Effendi (2013:191)
Definisi kas menurut pendapat Rizal Effendi adalah segal ahal yang berbentuk uang atau bukan uang namun dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Giro merupakan salah satu contoh kas yang terdapat didalam sebuah lembaga bank.

4. Dwi Martani (2012:180)
Definisi kas menurut pendapat Dwi Martani adalah aset yang bersifat likuid namun dapat digunakan untuk melakukan suatu kegiatan serta membayar kewajiban perusahaan.

5. Thomas Sumarsan (2013:1)
Definisi kas menurut pendapat Thomas Sumarsan adalah aset yang memiliki sifat likuid namun dapat digunakan secara langsung oleh perusahaan.

Baca juga: Dasar Pemikiran Neoliberalisme

Ciri - ciri Kas

Dari penjelasan sebelumnya kita dapat mengetahui bahwa kas memiliki sifat likuid. Mengapa demikian? karena pada pelaksanaannya, kas sering mengalami mutasi. Ciri-ciri lainnya yaitu kas yang dapat digunakan sebagai alat pertukaran, perhitungan serta pengukuran.

Jenis - jenis Kas

Kas memiliki beberapa jenis yang harus anda ketahui, yaitu: 

1. Kas kecil 
Kas ini umumnya sudah dipersiapkan secara langsung oleh perusahaan. Kas yang berbentuk uang tunai ini dapat digunakan untuk melunasi segala pengeluaran yang nilainya lumayan kecil dan tidak ekonomis.

2. Kas yang terdapat didalam sebuah lembaga bank
Kas yang berbentuk uang ini umumnya akan disimpan pada rekening bank tertentu, nilainya relatif besar dibanding jenis kas sebelumnya sehingga jenis kas ini memerlukan tingkat keamanan khusus. Dalam pelaksanaannya, kas yang terdapat pada lembaga bank ini tidak akan jauh dengan sebuah istilah rekening koran. 

3. Pelaporan kas
Sistem pelaporan kas dapat dilakukan secara langsung. Dalam pelaksanaannya kadang tidak selalu berjalan mulus, ada beberapa masalah yang harus dihadapi dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Contohnya seperti cash equivalents, restricted cash dan bank overdrafts. Simak masing-masing penjelasannya berikut ini:

• Cash equivalent yang dapat disebut sebagai setara kas ini memiliki kelompok aset dalam kurun waktu 3 bulan.
• Restricted cash memiliki penggunaan yang berbeda dengan jenis kas lainnya yaitu untuk membayar kewajiban masa depan yang nilainya relative besar.
• Bank overdrafts atau sering disebut rekening negatif umumnya sering dilakukan oleh seseorang yang berlebihan menulis cek atau jumlah dana. Hal itu bisa saja dianggap sebagai hutang serta dapat dilaporkan sebagai suatu tindakan ekspansi kredit.

Baca juga: Pengertian Market Share dan pembahasan lengkapnya

Demikian penjelasan mengenai pengertian, ciri-ciri dan jenis kas dalam akuntansi. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi semuanya. Silahkan kunjungi artikel lainnya karena segala informasi yang anda butuhkan akan disajikan secara jelas pada website ini. Terimakasih telah membaca.