Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Strategi Pemasaran: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Konsep, Contoh beserta pembahasan lengkapnya

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran merupakan proses pengambilan keputusan-keputusan mengenai biaya pemasaran, pembauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam keterkaitan dengan kondisi lingkungan dan kondisi persaingan yang diharapkan.

Strategi pemasaran adalah suatu pola yang fundamental, dimana terdapat suatu perencanaan dalam menjalankan pemasaran, pengarahan sumber daya, serta terdapat juga interaksi dengan pasar, pesaing, konsumen dan lain-lain. 

Maka dari itu, dalam strategi pemasaran sebaiknya melakukan pertimbangan dalam tujuan dari pemasaran, pasar yang diinginkan dan bagaimana mengelola sumberdaya yang tersedia dengan efektif dan efisien.

Baca juga: Supplier: Pengertian, ciri-ciri, peran dan tugas, jenis-jenis, cara kerja beserta pembahasan lengkapnya tentang supplier

Pengertian Strategi Pemasaran Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi strategi pemasaran yang pernah dijelaskan oleh beberapa para ahli. Simak penjelasannya dibawah ini:

1. Kotler dan Amstrong
Definisi strategi pemasaran menurut pendapat Kotler dan Amstrong (2008) adalah suatu pemasaran yang dilakukan dengan logika tertentu. Tujuannya adalah agar dapat mewujudkan laba yang didapatkan dari hasil hubungannya dengan konsumen.

2. Kurtz
Definisi strategi pemasaran menurut pendapat Kurtz (2008) adalah rangkaian program yang ada didalam sebuah perusahaan. Program tersebut digunakan untuk dapat menentukan target pasar serta terdapat pembahasa mengenai bagaimana agar konsumen dapat merasa puas akan produk yang dibelinya.

Fungsi Strategi Pemasaran 

Fungsi strategi pemasaran dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecil yaitu:

1. Semangat untuk merencanakan masa depan yang lebih baik lagi bagi perusahaan.
2. Adanya sistem koordinasi yang baik sehingga segala kegiatan yang dilakukan dalam perusahaan dapat menjadi lebih efektif.
3. Menerapkan sistem pengawasan 

Baca juga: Reseller: Pengertian, ruang lingkup, kelebihan dan kekurangan serta pembahasan lengkap tentang reseller

Tujuan Strategi Pemasaran

Berikut adalah beberapa hal yang menjadi tujuan dari strategi pemasaran, yaitu:

• Meningkatkan kualitas koordinasi kepada tim pemasaran
• Mengukur hasil pemasaran menurut standard prestasi yang berlaku

• Memberikan dasar yang masuk akal didalam setiap mengambil keputusan
• Meningkatkan kemampuan dalam mengatasi perubahan-perubahan yang bakal terjadi dalam pemasaran

Konsep strategi pemasaran

Strategi pemasaran dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecil lagi, yaitu:

• Segmentasi pasar: Perusahaan mesti melakukan klasifikasi pasar yang sifatnya heterogen menjadi satuan-satuan pasar yang bersifat homogin.
• Market positioning: Perusahaan harus mempunyai pola yang spesifik untuk mendapatkan posisi kuat dalam pasar, dalam arti perusahaan mesti memilih segmen yang paling menguntungkan. Segmen pasar seperti ini mempunyai empat karakteristik, yaitu : berukuran cukup besar, mempunyai potensi untuk terus berkembang, tidak dipenuhi atau tidak memiliki saingan, dan mempunyai kebutuhan yang belum terpenuhi.

• Market entry strategy: Strategi perusahaan untu bisa masuk pada segmen pasar tertentu, misalnya dengan cara membeli perusahaan lain, internal development, atau melakukan kerja sama dengan perusahaan lain.
• Marketing mix strategy: Kumpulan dari beberapa variabel yang telah digunakan perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen. Variabel yang dimaksud, misalnya barang produksi, harga, tempat, promosi, proses, dan lain sebagainya.

• Timing strategy: Pemilihan waktu yang tepat dalam melakukan pemasaran. Perusahaan harus terlebih dahulu melakukan persiapan-persiapan baik di bidang produksi maupun di bidang pemasaran, baru kemudian perusahaan menentukan kapan waktu yang tepat untuk peluncuran produknya.

Baca juga: Sistem Dropship: Pengertian, cara kerja, kelebihan dan kekurangan serta pembahasan lengkap

Contoh Strategi Pemasaran

Berikut adalah beberapa contoh dari adanya strategi pemasaran. Simak penjelasannya dibawah ini:

Buy 1 get 1 
Satu lagi strategi pemasaran yang bisa bikin produk anda cepat laku yakni buy 1 get 1. Strategi ini biasa diterapkan untuk memperkenalkan produk yang baru atau menghabiskan stock barang yang kurang diminati. Produk yang ditawarkanpun jangan asal dan sebaiknya tawarkan produk yang masih berkesinambungan satu dengan lainnya. Contohnya saja anda bisa menjual sabun cuci pakaian dan mengratiskan softener pada pelanggan.

Free sample 
Banyak sekali perusahaan besar sebelum meluncurkan produk barunya mereka akan memberikan sampel produk baru mereka secara gratis. Hal ini dilakukan untuk melihat respon pasar dan kelebihan serta kekurangan dari produk yang hendak dijual di pasaran. Anda juga bisa mendapatkan beberapa saran yang bisa anda gunakan untuk produk anda kedepannya dari konsumen.

Endorse
Jika kompetisi kurang maksimal bagaimana bila anda mencoba endorse? Anda bisa mencari figur selebgram yang kini menjadi perbincangan public. Biaya endorse beragam tergantung siapa figur yang anda pilih. Pilihlah figur yang memiliki reputasi yang baik sehingga reputasi produk anda juga akan dikenal baik oleh masyarakat.

Diskon 
Strategi satu ini memang biasa dilakukan oleh pebisnis yakni penerapan diskon. Ketika anda menggunakan strategi diskon ada baiknya juga mencantumkan harga normal barang juga sehingga pelangganpun menyadari perbedaan harga sebelum diskon dan setelah diskon. Gunakan pula angka yang tak biasa seperti 99.999 agar menarik para pembeli.

Demikian penjelasan mengenai pengertian, Tujuan, Konsep, Contoh beserta pembahasan lengkap tentang strategi pemasaran. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi semuanya. Terimakasih telah membaca.