Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Standard Operating Procedure (SOP): Definisi, tujuan dan manfaat, fungsi serta prinsip SOP

Definisi Standard Operating Procedure (SOP)

Secara umum, definisi SOP adalah dokumen yang berisi segala prosedur kerja yang harus dilakukan dengan sistemastis dan kronologis. Mengapa demikian? karena hal tersebut dapat membuat kegiatan yang sedang kita jalankan dapat berjalan secara efektif.

Istilah SOP mungkin sudah tidak asing lagi bagi pihak yang berada dalam sektor industri. Bagaimana tidak, pasalnya usaha yang mereka jalankan harus berdasarkan atas standar operasional prosedur yang ada, mulai dari sistem kerjanya, tata kerja dan lain sebagainya.

Baca juga: Manajemen Industri: Definisi, kategori, sejarah serta pendidikan dalam manajemen industri

Definisi SOP Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi Standard Operating Procedure (SOP) yang pernah dikemukakan oleh beberapa ahli seperti Moekijat, Sailendra, Istyadi Insani dan Tjipto Atmoko. Simak masing-masing penjelasannya dibawah ini:

1. Moekijat
Definisi Standard Operating Procedure (SOP) menurut pendapat Moekijat yaitu langkah-langkah yang harus diperhatikan seperti bagaimana cara melakukannya, dimana letaknya, siapa yang melakukannya dan masih banyak lainnya.

2. Sailendra
Definisi Standard Operating Procedure (SOP) menurut pendapat Sailendra adalah panduan yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan sudah benar dan berjalan lancar.

3. Istyadi Insani
Definisi Standard Operating Procedure (SOP) menurut pendapat Istyadi Insani adalah instruksi yang didalamnya terdapat proses penyelenggaraan administrasi perkantoran seperti cara dalam melakukan usaha, waktu pelaksanaannya bagaimana, tempat pelaksanaannya dimana serta siapa aktor yang berperan didalamnya.

4. Tjipto Atmoko
Definisi Standard Operating Procedure (SOP) menurut pendapat Tjipto Atmoko adalah pedoman atau acuan yang dapat digunakan untuk melakukan suatu kegiatan usaha. Pelaksaannya tersebut haruslah sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah maupun yang tidak dan lain sebagainya.

Baca juga: Administrasi Publik: Definisi, fungsi, tujuan beserta pembahasan lengkap

Tujuan Standard Operating Procedure (SOP)

Tahukah anda bahwa tujuan utama dari SOP adalah kualitas pekerjaan menjadi lebih sistematis dan lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, SOP juga dapat memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Tidak hanya itu, simak tujuan lainnya dibawah ini:

Konsistensi kinerja dapat dijaga dengan baik
SOP dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan untuk melakukan kegiatan usaha
Dengan adanya SOP maka kita dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam kegiatan

Dapat menilai bagaimana pelayanan yang telah diberikan sebelumnya
Segala sumber daya dapat dijamin tingkat keefektivitasan dan keefisienannya
SOP dapat memberikan serangkaian prosedur mengenai alur kerja, wewenang, tanggung jawab dan lain sebagainya

SOP dapat digunakan dalam kegiatan pelatihan kerja
Dan lain-lain

Manfaat Standard Operating Procedure (SOP)

Merujuk pada penjelasan diatas bahwa SOP dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan dalam melakukan suatu kegiatan. Dibawah ini adalah beberapa manfaat yang bisa dirasakan apabila kita memiliki Standard Operating Procedure (SOP) ini, yaitu:

Dengan adanya SOP maka kita dapat meminimalisir terjadinya kesalahan yang terjadi pada pegawai
Dapat melatih para pegawainya agar tidak tergantung pada adanya campur tangan manajemen
Dapat menjadikan para pegawainya lebih mandiri

Meningkatkan akuntanbilitas
Dapat dijadikan sebagai acuan untuk melkaukan evaluasi terhadap kinerja para pegawai
Dapat menjadikan para pegawainya lebih mudah untuk beradaptasi
Fungsi Standard Operating Procedure (SOP)
Berikut adalah beberapa fungsi SOP yang harus anda ketahui, yaitu:

Pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah oleh para pegawainya
Apabila terjadi hal-hal yang menyimpang maka SOP dapat dijadikan sebagai dasar hukum yang kuat
SOP dapat memberikan informasi mengenai hambatan yang akan terjadi pada para pegawainya

Dengan adanya SOP maka para pegawai dapat menjaga sikap kedisiplinannya
Prinsip-prinsip Standard Operating Procedure (SOP)

SOP memiliki beberapa prinsip seperti konsistensi, komitmen, perbaikan berkelanjutan, mengikat dan lain sebagainya. Berikut adalah masing-masing penjelasannya:

1. Konsistensi
Dari penjelasan diatas kita tahu bahwa SOP dapat dijadikan sebagai acuan dalam bekerja, oleh sebab itu pelaksanaannya pun harus dilakukan secara konsisten.

2. Komitmen
Selain konsisten maka seseorang juga perlu melakukan kegiatan tersebut dengan penuh komitmen. Hal ini berlaku pada semua pegawai dan petinggi-petinggi perusahaan.

3. Perbaikan berkelanjutan
Pada umumnya, SOP bersifat terbuka terhadap penyempurnaan, hal tersebut bertujuan agar prosedur dapat dilakukan secara efisien dan efektif.

4. Mengikat
Dalam pelaksanaannya, SOP tidak hanya bersifat dinamis melainkan juga mengikat, hal tersebut berlaku untuk siapa saja. Segala macam kegiatan harus diselesaikan sesuai dengan prosedur SOP.

5. Memiliki peran penting
Dari penjelasan sebelumnya kita tahu bahwa SOP memiliki peran yang sangat penting bagi setiap pegawainya. Dengan demikian, apabila salah seorang pegawai tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik maka akan sangat berpengaruh pada kegiatan lainnya.

6. Terdokumentasi
Idealnya, segala prosedur SOP harus didokumentasi. Mengapa demikian? karena hal hasil dokumentasi tersebut bisa dijadikan sebagai referensi.

Baca juga: Manajemen: Definisi, fungsi, tujuan, unsur, jenis-jenis dan pembahasan lengkap

Mengapa SOP itu penting?

SOP merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan. Dengan adanya SOP maka perusahaan dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Walaupun bisnis yang sedang dijalankan sedang berkembang namun perusahaan harus tetap memperhatikan SOP yang ada.

Apabila perusahaan tidak memiliki SOP maka kegiatan perusahaan pun juga akan terhambat dan pastinya tidak akan berjalan secara efektif.

Demikian penjelasan porosilmu.com mengenai definisi, tujuan dan manfaat, fungsi serta prinsip SOP. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi semuanya. Terimakasih telah membaca.