Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Manajemen Perusahaan: Definisi, fungsi, kategori, tugas beserta pembahasan lengkap

Definisi Manajemen Perusahaan

Secara umum, definisi manajemen perusahaan adalah upaya yang dilakukan untuk mengendalikan dan mengadministrasikan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. 

Manajemen adalah hal utama yang harus dimiliki oleh setiap perusahaan karena ia mampu mendorong terwujudnya target yang diinginkan. Berikut adalah definisi manajemen perusahaan yang pernah dikemukakan oleh beberapa ahli.

Simak penjelasannya dibawah ini:

1. George R. Terry (1997)
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat George R. Terry adalah proses yang terdiri dari perencanaan, penyusunan, pengarahan serta pengendalian manusia dan sumber daya lainnya guna mewujudkan target yang telah ditentukan.

2. Koontz
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat Koontz adalah seni yang berkaitan dengan suatu ilmu.

3. Wilson
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat Wilson adalah upaya atau tindakan yang dilakukan untuk mewujudkan target melalui proses yang lebih sistematis.

4. Stoner
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat Stoner adalah proses yang terdiri dari perencanaan, memimpin, penyusunan serta pengendalian terhadap semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

5. Lawrance A. Appley
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat Lawrence A. Appley adalah seni yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan dilaksanakan dengan usaha orang lain.

6. Mary Parker F.
Definisi manajemen perusahaan menurut pendapat Mary Parker adalah seni dimana setiap pekerjaannya dapat diselesaikan melalui bantuan dari orang lain.

Baca juga: Manajemen Risiko: Definisi, tujuan, jenis, bagian-bagian dan pembahasan lengkap

Fungsi Manajemen Perusahaan

Manajemen perusahaan memiliki sejumlah fungsi yang harus anda ketahui yaitu:

1. Memimpin
Seorang manajer memiliki fungsi sebagai pemimpin dalam melaksanakan kegiatan perusahaan. Adapun tugas-tugas yang harus dilakukannya yaitu:

• Menentukan kebijakan atau keputusan 
• Melakukan komunikasi
• Memberikan dukungan secara penuh
• Menentukan posisi yang tepat untuk para karyawannya
• Memberikan penilaian dan mengevaluasi kinerja para karyawan

2. Merencanakan
Seorang manajer tentunya juga harus bisa merencanakan kegiatan apa saja yang harus dilakukan oleh para karyawannya, seperti:

• Menentukan jenis kegiatan 
• Menentukan waktu kegiatan
• Membuat target yang harus dicapai dari setiap kegiatannya
• Membuat jadwal 
• Mengendalikan biaya semaksimal mungkin
• Membuat standar operasional prosedur (SOP) yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan

3. Mengorganisasi
Dengan adanya manajemen ini maka hubungan antar divisi yang satu dengan divisi yang lainnya dapat berjalan dengan baik. Kegiatan yang dapat dilakukan dalam hal ini yaitu menetapkan hubungan yang dapat membedakan antara pimpinan dan karyawan, menetapkan job description yang dibutuhkan oleh perusahaan, menentukan desain  struktur organisasi, mendeskripsikan pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) dan mendelegasikan tanggung jawab.

4. Mengawasi
Segala kegiatan yang dilakukan dalam perusahaan harus dapat diawasi dengan baik oleh seorang manajer. Tujuannya agar kegiatan dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan . Selain mengawasi, seorang manajer juga dapat memberikan saran dan menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan penyelewengan tugas dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Kegiatan yang harus diawasi dan dikendalikan oleh seorang manajer yaitu terkait dengan perkembangan kegiatan, hasil pekerjaan dan bagaimana tindakan yang harus dilakukan apabila seorang karyawan melakukan kesalahan.

Baca juga: Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM): Definisi, fungsi, tujuan beserta model dalam manajemen SDM

Kategori Manajemen Perusahaan

Manajemen perusahaan memiliki beberapa tingkatan level yang berbeda-beda, antara lain yaitu:

1. Top management: Didalam level ini terdapat sebuah boards of director atau sering disebut juga sebagai chief of executive dan senior executive.
2. Midle management: Didalam level ini terdapat sebuah department of division head.
3. Lower management: Berbeda dengan level lainnya, didalam level ini terdapat 3 bagian yang berbeda yaitu superintenden, general foreman dan supervisor.

Bagian manajemen perusahaan yang memiliki level tertinggi biasanya akan berhubungan dengan kemampuan konseptual sedangkan level yang terbawah akan berhubungan dengan kemampuan operasional (teknis) dan mikro.

Tugas Manajemen Perusahaan

Didalam sebuah manajemen perusahaan terdapat sebuah departemen yang berbeda-beda yaitu human research, credit risk, corporate treasury, compliance, firm risk management, firm strategy and execution, finance, internal audit, market disk dan operational risk. Simak masing-masing penjelasannya dibawah ini:

1. Human research: Human research biasanya akan diambil alih oleh seorang manajer HRD, tugasnya adalah untuk memberikan penilaian, saran dan wawasan terhadap sumber daya perusahaan.
2. Credit risk: Bagian ini memiliki tugas untuk melindungi dan mengawasi segala aset yang dimiliki oleh perusahaan. Selain itu, manajer yang terdapat pada bagian ini juga harus menjaga informasi-informasi tertentu.

3. Corporate treasury: Bagian ini memiliki tugas untuk mengelola keuangan yang dimiliki oleh perusahaan.
4. Compliance: Bagian ini memiliki tugas untuk menganalisa serta memberi bimbingan terhadap pelanggaran tertentu. Selain itu, seorang manajer juga harus menetapkan peraturan-peraturan yang dapat mendukung jalannya kegiatan perusahaan.

5. Firm risk management: Seorang manajer yang terdapat pada bagian ini akan bertanggungjawab dalam hal pengembangan risiko.
6. Firm strategy and execution: Seorang manajer yang terdapat pada bagian ini akan bertanggungjawab dalam hal sistem pengambil keputusan.

7. Finance: Bagian ini memiliki tugas untuk melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan.
8. Internal audit: Bagian ini memiliki tugas untuk memberikan tinjauan independen.

9. Market risk: Bagian ini memiliki tugas untuk mengelola segala eksposur resiko pasar.
10. Operational risk: Bagian ini memiliki tugas untuk memastikan bahwa perusahaan mempunyai program yang terbuka dan transparan.

Baca juga: Manajemen Konstruksi: Definisi, peranan, fungsi, tugas manajemen konstruksi beserta pembahasan lengkapnya

Demikian penjelasan porosilmu.com mengenai definisi, fungsi, kategori, tugas beserta pembahasan lengkap tentang manajemen perusahaan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih telah membaca.