Jumat, 02 Agustus 2019

Deflasi: Definisi, faktor penyebab, dampak, upaya dan pembahasan lengkap

Definisi Deflasi

Secara umum, definisi deflasi adalah suatu kejadian dimana harga barang menurun secara drastis namun dalam jangka waktu yang pendek. Selain harga barang, ada pula upah tenaga kerja yang menurun.

Berbanding terbalik dengan istilah inflasi. Jika inflasi merupakan suatu kondisi dimana mata uang yang beredar lebih tinggi dari sebelumnya maka deflasi merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya penurunan jumlah mata uang. Deflasi dapat mengakibatkan harga jual menjadi turun secara signifikan.

Sebagian masyarakat mungkin telah mengetahui istilah tersebut dan mungkin ada yang menganggap bahwa kejadian deflasi dapat menguntungkan mereka. Namun, tahukah kalian bahwa kejadian tersebut dapat menyebabkan kekacauan dan kerugian besar terhadap suatu perusahaan.

Baca juga: Badan Usaha Campuran: Definisi, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kekurangan


Faktor Penyebab Deflasi

Segala sesuatu yang ada di kehidupan pasti tidak pernah terlepas dari suatu hal yang dinamakan sebagai problema, hal tersebut tak terkecualikan pada suatu kondisi deflasi yang ada di sebuah negara.

Ada banyak dampak yang dapat di timbulkan oleh adanya kondisi ini, salah satunya adalah tingginya permintaan terhadap mata uang. Dengan kata lain, value yang ada pada mata uang menjadi sangat menguat. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kejadian deflasi  ini, yaitu:

1. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah
Menjadi pemimpin memang tidak mudah, segala sesuatunya harus dipikirkan matang-matang agar kebijakan yang dikeluarkan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kebijakan tersebut merupakan salah satu faktor penyebab dari adanya kondisi deflasi pada suatu negara.

Kejadian ini pernah di alami oleh negara Spanyol. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahnya membuat sistem ekonomi negara menjadi deflasi. Kebijakan tersebut berupa penghematan biaya secara besar-besaran, menghilangkan pajak produk baik barang ataupun jasa.

2. Hasil produk yang bersifat homogen
Apabila satu perusahaan memproduksi produk yang serupa maka hal tersebut dapat mengakibatkan persaingan menjadi meningkat dari sebelumnya. Para perusahaan akan menekankan harga jual agar konsumen menjadi tertarik untuk membeli produk yang dihasilkan.

3. Menurunnya permintaan terhadap hasil produksi
Tahukah anda bahwa suatu kuantitas hasil produksi sangat perlu untuk diperhatikan? Apabila suatu perusahaan  mengabaikan  hal tersebut maka negara dapat mengalami suatu kondisi yang dinamakan sebagai istilah deflasi.
Semakin banyak produk yang tidak berkesinambungan dengan tingkat permintaan masyarakat maka produk yang dihasilkan bisa saja berdampak buruk bagi perusahaan, salah satunya adalah produk yang tidak laku.

Baca juga: Kurs Mata Uang: Definisi, Jenis-jenis dan Faktor Yang Mempengaruhinya


Dampak Deflasi Terhadap Perusahaan

Seperti apa yang telah dijelaskan pada penjelasan sebelumnya bahwa deflasi dampak berdampak secara langsung pada suatu perusahaan. Namun, dampak yang ditimbulkan tidak selalu negatif. Berikut ini adalah dampak negatif dan positif yang harus anda pahami.

1. Dampak Negatif
Pendapatan menjadi semakin menurun
Perusahaan dapat melakukan PHK terhadap para pegawainya
Hilangnya peran investor dalam perusahaan
Harga saham menurun secara signifikan

2. Dampak Positif
Dengan adanya deflasi maka nilai mata uang menjadi semakin menguat dari sebelumnya
Dapat membuat kesadaran masyarakat bahwa menabung merupakan hal yang penting untuk dilakukan
Masyarakat dapat menghemat uang yang akan digunakan untuk membeli sesuatu

Baca juga: Perusahaan: Definisi, Unsur-unsur, Jenis dan Contoh Perusahaan


Cara Untuk Mengatasi Deflasi

Kita dapat mengambil kesimpulan dari penjelasan sebelumnya bahwa deflasi merupakan kondisi yang tidak bisa dianggap sepele. Berikut adalah beberapa cara atau upaya untuk mengatasi adanya kondisi deflasi pada suatu negara.

1. Menurunkan tingkat suku bunga
Apabila tingkat suku bunga diturunkan maka jumlah peredaran uang pun akan semakin meningkat. Sejumlah masyarakat mungkin akan lebih memilih menyimpan uangnya sendiri ketimbang harus menyimpannya di Bank. Tahukah anda bahwa hal tersebut dapat membuat jumlah pembelian barang semakin meningkat sehingga deflasi dapat teratasi.

2. Menerapkan kebijakan moneter
Cara lain yang dapat mengatasi adanya kondisi deflasi pada suatu negara adalah dengan menerapkan kebijakan ini biasanya akan dikeluarkan oleh pihak Bank Sentral. Adapun tujuan dari adanya kebijakan ini adalah untuk meningkatkan peredaran uang.

Di dalam kebijakan ini, terdapat sebuah istilah yang sering disebut sebagai politik diskonto, yaitu suatu kebijakan yang berkaitan dengan penurunan tingkat suku bunga. Kebijakan ini dapat membuat masyarakat untuk menarik uang yang mereka simpan di dalam Bank.

3. Menerapkan kebijakan fiskal
Selain kebijakan moneter, ada pula kebijakan fiskal. Kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Jika kebijakan moneter hanya diberlakukan oleh pihak swasta maka kebijakan fiskal dapat diberlakukan oleh pihak pemerintah. Kebijakan-kebijakan tersebut dapat mengatasi adanya deflasi.

4. Menerapkan kebijakan non-moneter
Sebagian masyarakat mungkin sudah mendengar istilah yang satu ini. Kebijakan ini sering disebut sebagai cara yang ampuh untuk mengatasi adanya deflasi.

Demikian penjelasan porosilmu.com mengenai definisi, faktor penyebab, dampak, upaya dan pembahasan lengkap tentang deflasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya. Terima kasih telah membaca.


Loading...