Sabtu, 06 Juli 2019

Kemasan: Definisi, fungsi, manfaat, bentuk-bentuk kemasan, penjelasan lengkap

Definisi Kemasan

Secara umum, definisi kemasan adalah pembungkus untuk melindungi produk dari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pendapat lain mengatakan bahwa kemasan merupakan sistem yang telah disusun semaksimal mungkin agar produk dapat disalurkan, dijual dan lain sebagainya.

Jadi, dari penjelasan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa hal yang paling penting dari kemasan tersebut adalah melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan dan lain sebagainya. Selain itu, kemasan akan menjadi sebuah daya tarik sendiri bagi konsumennya.

Baca juga: (ERP) Enterprise Resource Planning: Definisi, manfaat dan kelebihannya

Definisi Kemasan Menurut Para ahli

Berikut adalah beberapa ahli yang ikut mengemukakan pendapatnya mengenai definisi kemasan. Simak dibawah ini:

1. Kotler dan Amstrong
Menurut pendapat Kotler dan Amstrong (2012), definisi kemasan adalah hal-hal yang meliputi suatu desain dan produk agar terlindungi .

2. Rodriguez
Menurut pendapat Rodriguez (2008), definisi kemasan adalah tempat atau wadah yang dapat memberikan efek penyimpanan lebih lama serta kualitas keamanan yang terjaga.

3. Titik Wijayanti 
Menurut pendapat Titik Wijayanti (2012), definisi kemasan adalah bagian dari upaya dari perusahaan, dengan adanya kemasan maka suatu produk dapat dikenali dengan berbagai macam informasi yang tersedia.

4. Klimchuk dan Krasovec
Menurut pendapat Klimchuk dan Krasovec (2006), definisi kemasan adalah suatu ide kreatif atas penggabungan desain dengan informasi.

5. Cahyorini dan Rusfian
Menurut Cahyorini dan Rusfian (2011), definisi kemasan adalah salah satu tindakan yang dilakukan oleh perusahaan, hal itu mencakup segala desain dan informasi.

Baca juga: Teori Kendala: Definisi, bentuk-bentuk, konsep, faktor dan tahapan teori kendala

Fungsi Kemasan 

Ada beberapa fungsi umum dari kemasan yang harus anda ketahui, simak berikut ini:

Inovational Opportunity: Fungsi ini lebih kepada tindakan yang inovatif sehingga dapat memberikan keuntungan bagi siapa saja.

Company and Brand Image: Fungsi inilah yang akan membedakan produk milik perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.

Consumer Affluence: Apabila produsen dapat membuat kemasan yang dapat menarik perhatian konsumennya maka mereka akan bersedia mengorbankan uang berapa pun hanya untuk produk tersebut.

Self Service: Fungsi yang satu ini lebih memberikan ciri khas bagi produk yang akan dijual kepada konsumen. Jadi, setiap produk memiliki ciri khasnya masing-masing.

Sedangkan menurut Simamora, ada 2 fungsi utama dari suatu kemasan, antara lain:

1. Sebagai pelindung
Dengan adanya kemasan tersebut maka produk dapat terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan, cacat produk dan lain sebagainya yang dapat merugikan banyak orang

2. Media Promosi
Salah satu hal yang dapat menjadi daya tarik bagi seorang konsumen adalah dengan adanya pengemasan yang unik, warna yang bagus, ukuran yang pas dan lain sebagainya.

Baca juga: Holding Company: Definisi, tujuan, ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan beserta contoh holding company

Manfaat Kemasan

Menurut pendapat Louw dan Klimber (2007), ada 7 manfaat kemasan yang harus anda ketahui, yaitu:

1. Physical Production: Manfaat yang pertama adalah untuk melindungi produk dari sesuatu yang membahayakan seperti getaran, tekanan, suhu, guncangan dan lain-lain.

2. Barrier Protection: Manfaat yang kedua adalah untuk melindungi produk dari sesuatu yang membahayakan seperti debu, uap air dan lain-lain.

3. Containment / Agglomeration: Manfaat yang satu ini lebih kepada pengelompokan produk berdasarkan kemasan tertentu.

4. Information Transmission: Manfaat yang satu ini lebih kepada memberikan informasi tertentu mengenai suatu produk yang akan dijual.

5. Reducing Theft: Manfaat yang satu ini akan mencegah barang dari aksi pencurian dan lain sebagainya dengan cara melihat apakah ada kerusakan yang terjadi pada produk dan lain-lain.

6. Convenience: Manfaat yang satu ini lebih kepada memberi kenyamanan pada jalannya pendistribusian barang , tutupan produk, tampilan dan lain-lain.

7. Marketing: Manfaat yang satu ini juga dapat disebut sebagai istilah promosi atau iklan, bagaimana caranya agar konsumen dapat membeli produk yang anda jual dan lain sebagainya.

Bentuk - bentuk Kemasan

Pada kemasan ini terdapat 3 kategori bentuk kemasan, simak dibawah ini:

1. Berdasarkan isi
Kemasan primer: kemasan ini digunakan langsung untuk bahan makanan yang ada, seperti botol minuman dan lain sebagainya.
Kemasan sekunder: kemasan ini digunakan untuk mengelompokkan berbagai macam produk yang ada menjadi satu kesatuan, seperti kardus untuk menyimpan botol minuman, kayu untuk menyimpan sayur-sayuran.
Kemasan tersier: kemasan ini digunakan hanya untuk proses pendistribusian berlangsung.

2. Berdasarkan Frekuensi pemakaian
Kemasan semi disposable: kemasan ini dapat bermanfaat bagi konsumen sehingga sering kali ketika konsumen membeli suatu produk maka produk tersebut tidak langsung dibuang begitu saja. 
Kemasan multi trip: kemasan ini pada umumnya dapat digunakan berkali-kali seperti botol minuman dan lain-lain.
Kemasan disposable: kemasan ini hanya boleh digunakan satu kali saja. Contohnya seperti bungkus daun pisang, koran, plastik dan lain-lain.

3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan
Siap pakai: kemasan ini sudah tidak perlu lagi menggunakan tahapan tertentu. Jadi, kemasannya sudah langsung bisa digunakan. Contohnya seperti botol dan lain sebagainya.
Siap dirakit: kemasan ini umumnya memerlukan tahapan-tahapan untuk dapat mengemas suatu produk. Contohnya seperti plastik, aluminium foil dan lain-lain.

Demikian penjelasan mengenai kemasan. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat bagi semuanya. Terimakasih telah membaca.


Loading...