Senin, 17 Juni 2019

Pelaku Ekonomi: Definisi dan Fungsi Pelaku Ekonomi

Definisi Pelaku Ekonomi

Apa yang anda ketahui dari istilah tersebut? Secara umum, definisi pelaku ekonomi adalah orang-orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ekonomi itu sendiri. Misalnya seperti kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi yang dilakukan oleh masing-masing individu atau kelompok organisasi tertentu baik yang bersifat pemerintah maupun tidak. 

Setiap pelaku tersebut pun memiliki perannya masing-masing dan tujuan yang berbeda-beda. Akan tetapi, satu yang perlu kita ingat bahwa semua pelaku tersebut sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Baca juga: Pasar Monopolistik: Definisi, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan pasar monopolistik

Fungsi Pelaku Ekonomi

Berikut adalah pihak-pihak yang merupakan bagian dari pelaku ekonomi, antara lain konsumen, produsen, lembaga keuangan, pemerintah dan masyarakat luar negeri. Berikut adalah penjelasannya:

1. Konsumen (rumah tangga keluarga)
Pelaku ekonomi yang satu ini merupakan pelaku (individu atau pun kelompok) yang berada di ruang lingkup yang lebih kecil. Kita tahu bahwa di dalam rumah tangga keluarga tersebut ada beberapa pelaku ekonomi yang sudah tidak asing lagi untuk kita dengar seperti halnya ibu, bapak, kakek, nenek, tante, paman, asisten rumah tangga dan lain-lain.

Semua pelaku ekonomi tersebut pastinya membutuhkan sesuatu yang dinamakan dengan produk barang ataupun jasa untuk keberlangsungan hidupnya. Maka dari itu, mereka pasti akan mengeluarkan uang untuk membelinya. Dengan hanya membelinya maka mereka dapat disebut sebagai pelaku ekonomi. 

Namun, bagaimana jika mereka tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Ada beberapa faktor produksi yang dapat mereka manfaatkan seperti salah satunya adalah dengan menggunakan soft skill yang mereka punya. Mereka dapat menggunakan soft skill tersebut untuk mencari pekerjaan dan sebagainya. 

Berikut ini adalah kegiatan pokok atau fungsi yang dilakukan oleh rumah tangga keluarga.

Mendapatkan upah, gaji, laba, sewa, atau bahkan bunga dari perusahaan atau produsen
Membelanjakan uang yang mereka hasilkan atau dapatkan di pasar barang
Membayar pajak kepada pemerintah, dengan begitu uang kas negara pun juga akan bertambah.

Mendapatkan bunga dari lembangan keuangan karena mereka mungkin telah menyimpan barang atau sebagainya.
Transaksi yang terjadi antara mereka (rumah tangga keluarga) dengan para produsen atau penjual yang ada di pasar.
Penghasilan yang mereka dapatkan akan ditabung ke lembaga keuangan

Baca juga: Etika Bisnis: Definisi, Tujuan, Prinsip beserta Contoh Etika Bisnis

2. Produsen (perusahaan)
Semua yang menjalankan usaha atau bisnis dalam jangka waktu yang panjang juga disebut sebagai pelaku ekonomi. Tujuan utama dari para pelaku ini biasanya adalah untuk mencari laba atau keuntungan. Berikut adalah kegiatan atau fungsi dari pelaku perusahaan / produsen ini:

Menghasilkan produk berupa barang atau pun jasa
Sebagai pemasok produk
Mengembangkan atau membangun usaha dengan cara kredit modal
Membayar pajak terhadap negara

3. Lembaga Keuangan
Setiap orang yang melakukan transaksi dan lain-lain melalui bank atau pun bukan bank dapat dikatakan sebagai pelaku ekonomi. Hal tersebut juga dapat meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian negara. Berikut adalah kegiatan atau fungsi dari pelaku lembaga keuangan ini:

Menerima dana dari masyarakat
Menyediakan kredit modal usaha bagi masyarakat yang ingin membuka usaha baru atau pun yang ingin meningkatkan usahanya
Lembaga ini juga menyediakan uang giral agar dapat mempermudah jalannya transaksi keuangan

4. Pemerintah
Seperti apa yang telah kita ketahui pada penjelasannya sebelumnya bahwa setiap yang melakukan atau menghasilkan produksi harus membayar pajak terhadap pemerintah. 

Tahukah anda, bahwa wajib pajak tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan berbagai kalangan masyarakat? Maka dari itu pemerintah mempunyai peran penting sebagai pelaku ekonomi disini.

Berikut beberapa fungsi dari pemerintah jika dilihat sebagai pelaku ekonomi. 

Mengatur jalannya kebijakan fiskal seperti pendapatan dan pengeluaran negara
Selain itu, pemerintah juga dapat mengatur kebijakan moneternya agar negara dapat mengendalikan laju inflasi yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat dan berbagai pihak lainnya
Mengatur kebijakan tentang keuangan yang berada dalam ruang lingkup internasional. Jadi, kerjasama ekonomi dengan negara lain, perdagangan internasional dan sebagainya akan diatur oleh pemerintah
Menerima wajib pajak dari berbagai pihak tertentu

Membelanjakan apa saja yang menjadi kebutuhan dalam pemerintahannya
Pemerintah ini juga dapat meminjam uang dari negara lain
Membuka lowongan pekerjaan untuk membantu tugas para pemerintah
Pemerintah menyediakan uang kartal 

Baca juga: Motif Ekonomi: Definisi, Tujuan dan Jenis-jenis Motif Ekonomi

5. Masyarakat luar negeri
Sebagai manusia kita pasti akan membutuhkan satu sama lain. Tak terkecualikan pada negara,  dengan adanya perbedaan sumber daya alam pada masing-masing negara membuat satu dengan yang  lainnya menjadi ketergantungan dan saling membutuhkan. 

Oleh sebab itu, perdagangan luar negeri ini diadakan. Adapun fungsi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri ini sebagai pelaku ekonomi, yaitu:

Menyediakan produk barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh negara lain dan begitupun sebaliknya. Sehingga membuat kedua negara atau bahkan lebih melakukan kegiatan ekspor impor.
Penghubung pasar uang dalam dan luar negeri

Demikian penjelasan mengenai definisi dan fungsi dari pelaku ekonomi. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat bagi anda. Terimakasih telah membaca.


Loading...

Jangan lupa LIKE FP kami