Rabu, 19 Juni 2019

Logistik: Definisi, Tujuan dan Manfaat serta Aktivitas dari Logistik

Definisi Logistik

Secara umum, definisi logistik adalah salah satu dari sekian banyak ilmu pengetahuan yang ada. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan menghapus, memelihara dan menyalurkan produk terhadap masyarakat atau pihak yang membutuhkannya.

Pendapat lain mengatakan bahwa definisi logistik ini merupakan keseluruhan dari proses kegiatan tertentu. Hal ini mencakup bagaimana rencana ditata sedemikian rupa, bagaimana penerapannya serta bagaimana suatu produk baik barang atau jasa, energi dan sebagainya dapat diawasi dengan baik sampai pada tangan konsumen atau pihak tertentu.

Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa logistik itu merupakan bagian dari ilmu manajemen karena kegiatannya dilakukan secara bertahap dan teliti. Jadi sebelum kita melakukan kegiatan tertentu, alangkah baiknya jika kita melakukan logistik terlebih dahulu agar semuanya dapat berjalan dengan teratur dan maksimal.

Baca juga: Motif Ekonomi: Definisi, Tujuan dan Jenis-jenis Motif Ekonomi

Definisi Logistik Menurut Para Ahli

Selain definisi-definisi diatas, beberapa pendapat para ahli juga ikut mengemukakan pendapatnya mengenai definisi logistik ini, seperti Burg, Christopher dan Donald Walters. Simak berikut ini:

1. Burg (Lysons: 2000)
Menurut pendapat beliau, definisi logistik adalah suatu integrasi yang dilakukan oleh pihak tertentu agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen atau pelanggan. Hal itu dapat mencakup penyediaan, fasilitas transportasi, aktivitas dalam gudang dan sebagainya. 

2. Christopher, 2005
Menurut pendapat beliau, definisi logistik adalah salah satu strategi yang digunakan untuk memaksimalkan permintaan pasar. Dalam strategi itu, kita dapat memikirkan bagaimana caranya mengelola penyimpanan internal, aliran informasi, pergerakan, pengadaan, suku cadang dan barang jadi melalui pihak tertentu namun tetap dapat memperoleh keuntungan.

3. Donald Walters (2003: 3-4)
Menurut pendapat beliau, logistik akan mengatur perpindahan barang dari pemasok ke tangan konsumen atau pengguna akhir dari produk tersebut. Tak hanya mengatur perpindahannya saja, bahkan keamanan barang yang akan dikirim pun akan diatur dalam logistik ini.

Baca juga: Produksi: Definisi, Tujuan dan Fungsi serta Bentuk-bentuk Produksi

Tujuan dan Manfaat Logistik

Tujuan utama dari adanya logistik ini yaitu menyediakan barang sesegera mungkin. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa  logistik merupakan suatu hal yang harus dilakukan secara tepat. Hal itu meliputi pengadaan barang (procurement), kegiatan produksi (manufacturing support) dan distribusi (physical distribution). 

Tahukan anda bahwa didalam logistik ini terdapat standar performa yang harus dipenuhi? Standar performa yang dimaksud yaitu keseimbangan yang terjadi diantara berbagai macam kualitas pelayanan. 

Kualitas pelayanan ini biasanya dapat mempengaruhi kenyamanan seorang konsumen atau pelanggan. Maka dari itu, pihak yang melakukan logistik ini harus benar-benar tepat dalam menyusun strateginya atau pengelolaannya.

Ada dua faktor utama yang dapat mempengaruhi standar performa logistik menurut Bowersox, antara lain yaitu faktor pelayanan (service) seperti apa yang telah dijelaskan sebelumnya dan faktor biaya (cost) seperti berapa biaya yang dikeluarkan untuk melayani konsumen tersebut.

Baca juga: Bisnis: Definisi, Tujuan, Fungsi dan Jenis-jenis Bisnis

Aktivitas Logistik

Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan dalam kegiatan logistik ini. Berikut adalah aktivitas yang dikemukakan oleh Gunawan.

Melayani pelanggan (Customer service): Mereka akan mendata semua yang dibutuhkan oleh para konsumennya
Memprediksi permintaan pasar (Demand forecasting): Dalam hal ini, logistik akan memprediksi permintaan pasar karena hal tersebut akan mempengaruhi kondisi perusahaannya

Mengelola persediaan barang yang dibutuhkan (Inventory management): Logistik ini akan mengatur apa saja produk barang yang harus segera di sediakan untuk konsumen
Komunikasi logistik (Logistic communication)

Menangani bahan-bahan material (Material handling)
Terlibat dalam proses pemesanan (Order processing): Mereka juga turut ikut dalam proses ini, sekaligus mengawasi.

Terlibat dlam suatu proses pengemasan (Packaging)
Mencakup bagian dan pelayanan pendukung (Parts and service support)

Memilih lokasi pabrik dan gudang unruk menyimpang barang (Plant and warehouse site selection)
Usaha untuk mendapatkan atau membeli sesuatu (Procurement / purchasing) 

Melakukan strategi: Dalam logistik, strategi sangat perlu dilakukan karena hal itu akan mempengaruhi jalannya suatu proses atau kegiatan
Transportasi (Transportation): Logistik akan mengatur bagaiman produk dapat dikirim dengan aman dan tepat waktu kepada tangan konsumen

Tempat penyimpanan atau gudang (Storage or warehousing): Logistik akan mengatur dan merencanakan bagaimana suatu barang dapat disimpan dan dikeluarkan pada periode-periode tertentu

Demikian penjelasan mengenai definisi, tujuan dan manfaat serta aktivitas dari logistik. Semoga artikel dapat memberi manfaat bagi semuanya. Terimakasih telah membaca.


Loading...