Sabtu, 20 April 2019

Manajemen Strategi: Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya dalam Bisnis

Pengertian Manajemen Strategi

Manajemen strategi merupakan suatu proses atau rangkaian aktivitas pengambilan keputusan yang sifatnya mendasar serta menyeluruh. Proses tersebut disertai dengan penetapan cara pelaksanaannya,yang dibuat oleh pimpinan organisasi serta dilaksanakan oleh seluruh jajaran dalam organisasi tersebut guna mencapai tujuan.

Oleh beberapa ahli, manajemen strategi didefinisikan sebagai sebuah seni maupun ilmu pengetahuan dalam merumuskan, melaksanakan, juga evaluasi terhadap berbagai keputusan lintas fungsional yang memungkinkan sebuah organisasi dapat mencapai tujuan.

Fokus manajemen strategi pada proses penetapan tujuan sebuah organisasi, membuat dan mengembangkan kebijakan dan perencanaan guna mencapai tujuan. Selain itu juga, mengalokasikan sumber daya guna menerapkan kebijakan serta merencanakan pencapaian tujuan organisasi.

Penerapan strategi yang baik serta tepat sasaran sangat dibutuhkan guna kegiatan apapun, terutama dalam menjalankan bisnis. Strategi yang tepat serta juga disusun dengan terorganisir dapat membuat sebuah organisasi bisa lebih mudah merealisasikan misi untuk meraih tujuan.

Baca juga: Pengertian Pasar Modal, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Instrumen Pasar Modal

Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa definisi manajemen strategis, menurut beberapa ahli bidang manajemen. Beberapa definisi tersebut sebagai berikut:

1. J. David Hunger
Definisi dari manajemen strategi menurut J. David Hunger ialah serangkaian keputusan serta tindakan manajerial yang menentukan kinerja dari sebuah perusahaan dalam jangka waktu yang lama.

Intinya definisi dari manajemen strategi merupakan tindakan perencanaan serta pengaturan strategi yang efektif, dan dilakukan supaya tujuan bisnis tercapai. Tentu bisnis dapat berlangsung dalam waktu lama.

2. Thomas Wheelen and Co (2010)
Definisi pengertian manajemen strategi menurut Thomas Wheelen merupakan serangkaian keputusan manajerial serta berbagai kegiatan yang menentukan keberhasilan perusahaan guna jangka panjang. Aktivitas itu termasuk perencanaan strategi, pelaksanaan strategi, serta juga evaluasi.

3. Nawawi
Definisi manajemen strategi menurut Nawawi merupakan suatu perencanaan dengan skala besar yang berorientasi untuk mencapai tujuan masa depan, serta diartikan sebagai keputusan yang fundamental.

Perencanaan itu memungkinkan organisasi menjalankan misi dalam upaya menghasilkan sesuatu, kualitas, serta juga optimasi agar mencapai tujuan strategis organisasi.

4. Bambang Haryadi (2003)
Definisi manajemen strategi menurut Bambang Haryadi merupakan suatu proses yang disusun secara sistematis oleh manajemen guna merumuskan strategi, melaksanakan strategi, serta melakukan evaluasi terhadap strategi yang dilaksanakan. Semua rangkaian aktivitas itu memiliki tujuan guna mewujudkan visi serta misi suatu organisasi.

5. Mulyadi (2001)
Definisi manajemen strategi menurut mulyadi ialah suatu proses yang dilakukan oleh manajer serta pegawai guna merumuskan juga melaksanakan strategi dalam penyediaan customer value terbaik guna mewujudkan visi organisasi.

Tujuan Manajemen Strategi

Jika telah dibahas di atas bahwa semua rangkaian kegiatan atau aktivitas memiliki tujuan. Tugas mencapai tujuan dalam manajemen strategi, adalah tugas dari seorang manajer. Manajer bertugas menyusun rangkaian strategi perusahaan yang biasanya cenderung dikaitkan dengan pemasaran.

Manajer yang bertugas menyusun, mengatur, melaksanakan serta mengevaluasi strategi strategi yang telah disepakati dengan tujuan mencapai target.

Berikut ini adalah 4 tujuan utama dari manajemen startegi dalam bisnis:
1. Memberi arah yang jelas dalam mencapai tujuan.
2. Menjaga kepentingan berbagai pihak, dengan mempertemukan kebutuhan masing masing pihak. Pihak pihak tersebut ialah supplier, karyawan, pemegang saham, perbankan serta juga masyarakat luas.
3. Mengantisipasi tiap perubahan secara merata. Guna memperluas kerangka berpikir.
4. Guna dapat bekerja secara efektif serta efisiensi agar mendapat hasil maksimal.

Implementasi dari tujuan manajemen strategis adalah sebagai berikut:
• Guna merealisasikan serta evaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif juga efisien.
• Guna mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji ulang, melakukan koreksi serta penyesuaian jika ditemukan penyimpangan dalam implementasi strategi
• Guna membuat strategi baru, yang dirumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal.
• Guna meninjau ulang kekuatan serta kelemahan organisasi, melihat peluang juga ancaman dalam bisnis.
• Guna membuat organisasi dapat berinovasi atas produk atau produk atau layanan sehingga dapat terus diterima oleh konsumen.

Baca juga: Pengertian Merger, Alasan, Tujuan, Jenis, dan Contoh Perusahaan Merger

Manfaat Manajemen Strategi

Manajemen strategi sangat dibutuhkan agar dapat mencapai tujuan dengan baik, jika merujuk pada penjelasan di atas. Lalu apa saja manfaatnya? Berikut ini beberapa manfaat dari manajemen strategi:

1. Dapat memberi keputusan terbaik bagi organisasi.
2. Dapat meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan.
3. Dapat membuat pegawai mengertia serta menghargai produktivitas yang bermuara akhir pada motivasi kerja.
4. Dapat membuat organisasi menjadi lebih peka pada segala ancaman dari luar.
5. Dapat membantu mengantisipasi berbagai masalah yang berasal dari dalam maupun luar.
6. Dapat membuat proses operasional organisasi menjadi lebiih efektif serta lebih efisien.
7. Dapat membantu perusahaan untuk dapat beradaptasi pada perubahan.
8. Dapat membuat organisasi lebih profitable daripada organisasi yang tidak menerapkan manajemen strategi.

Proses dan Tahapan Manajemen Strategi

Orang yang baru memulai bisnis pertama kali biasanya memiliki kecenderungan abai terhadap dasar dasar dalam melakukan bisnis, ditambah lag jika usaha tersebut berskala kecil. Mereka cenderung memulai tanpa membuat perencanaan terlebih dahulu, hanya membuat sasaran tanpa membuat strategi.

Menyusun manajemen strategi sangat dibutuhkan terutama untuk bisnis komersial. Terdapat tiga tahapan dalam proses menyusun manajemen strategi. Berikut ini tiga tahapan tersebut:

1. Merumuskan Strategi
Tahapan pertama ialah merumuskan strategi. Ditahap ini organisasi melakukan pengembangan visi juga misi, menganalisa dengan metode SWOT, menentukan serta menetapkan tujuan jangka panjang organisasi, dan juga beberapa strategi alternatif lain.

2. Menerapkan Strategi
Tahap kedua ialah menerapkan strategi. Ditahap ini organisasi mengimplementasikan strategi yang telah ditetapkan.

3. Mengevaluasi Strategi
Tahap terakhir yakni mengevaluasi strategi. Evaluasi penting karena lingkungan terus berubah dari waktu ke waktu. Tujuan dari evaluasi untuk melihat faktor faktor secara internal ataupun eksternal dari perusahaan.
Dalam hal evaluasi strategi, terdapat tiga kegiatan utama di dalamnya. Kegiatan tersebut antara lain:
• Mengkaji ulang berbagai faktor internal serta eksternal menjadi landasan perumusan strategi yang telah diterapkan sebelumnya.
• Mengukur kinerja telah terjadi saat ini.
• Melakukan upaya perbaikan pada kekurangan dari kinerja sebelumnya untuk keberhasilan di masa depan.

Baca juga: Pengertian Revaluasi, contoh dan Dampak Revaluasi pada Bisnis

Cara Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif

Jika sudah memahami pengertian manajemen strategi serta pentingnya strategi dalam bisnis, maka kita tinggal menyusun strategi yang efektif. Berikut ini terdapat cara menyusun strategi bisnis yang efektif:

1. Berpikir Kritis
2. Berpikir Kreatif
3. Berani Mengambil Resiko
4. Berpikir Terbuka dan Oportunis
5. Menjadi Orisinil

Demikian penjelasan mengenai manajemen strategi dalam bisnis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian semua.


Loading...