Jumat, 16 Juni 2017

Seni: Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang - Cabangnya

PENGERTIAN SENI

Pada awalnya seni sering diangap sebagai sesuatu yang terkesan indah, halus, dan luhur. Dengan adanya perkembangan zaman banyak ahli seni yang berpendapat mengenai pengertian seni yang sesungguhnya berdasarkan pengalaman dan ekspresi mereka yang memiliki nilai estetika sehingga menjadikannya sebagai media komunikasi manusia.

Berikut adalah beberapa pendapat mengenai pengertian seni oleh beberapa ahli dari zaman ke zaman :
  1. Menurut Plato yang merupakan seorang filosof Yunani ( 428 – 348 SM ) berpendapat bahwa seni merupakan hasil tiruan dari alam atau yang sering disebut sebagai art imitator natural. 
  2. Kemudian disusul dengan pendapat Bendetto Croce ( abad ke - 19 ) yakni seni merupakan ungkapan dari apa yang dirasakan.
  3. S. Sugjojo yang berprofesi sebagai pelukis ternama dari Indonesia mengatakan bahwa seni merupakan jiwa yang terlihat.
  4. Ki Hajar Dewantoro, Seni merupakan seluruh aktivitas manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan memiliki nilai estetika sehingga bisa menggerakan jiwa perasaan manusia.


Seni: Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang - Cabangnya

SIFAT - SIFAT DASAR SENI

Seni juga memiliki beberapa sifat yang mendasar sebagai ciri khasnya antara lain sebaga berikut :
  1. Kreatif, seni terkenal dengan kreatifitasnya karena belum pernah diciptakan sebelumnya atau sebagai hal baru.
  2. Ekspresif, karya seni mempunyai emosi yang tampak sehingga bisa menarik perhatian orang lain.
  3. Universal, karya seni diciptakan sebagai wujud dedikasi kepada masyarakat sepanjang zaman.
  4. Individualistis, karya seni diciptakan untuk mengekspresikan perasaan penciptanya sehingga bisa menimbulkan ciri khas dari pencipta itu sendiri.
  5. Abadi, sebuah karya seni yang diciptakan akan bersifat abadi meskipun suatu saat nanti penciptanya sudah meninggal namu hasil karyanya akan tetap memiliki nilai estetis.


FUNGSI - FUNGSI SENI

Terciptanya sebuah karya seni merupakan cerminan dari perasaan sang penciptanya tentunya hal tersebut memiliki tujuan tersendiri. Bahkan seni juga memiliki fungsi yang sangat berperan dan fungsi tersebut terbagai menjadi 2 yaitu : 

1. Fungsi Individual Seni
Dalam fungsi ini masih terbagi menjadi dua bagian yaitu fungsi dalam memenuhi kebutuhan fisik dan kebutuhan emosional. 

a. Seni sebagai alat pemenuh kebutuhan fisik
Maka seni berperan untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia, dalam hal ini sering disebut seni terapan. Contohnya seorang desainer perhiasan menciptakan sebuah kalung dengan model yang elegan maka banyak orang yang akan tertarik untuk membelinya maka dalam kasus ini seni memenuhi kebutuhan fisik manusia.

b. Seni sebagai alat pemenuh kebutuhan emosional manusia.
Seni adalah media untuk mengekspresikan perasaan penciptanya, sehingga bisa menimbulkan daya tarik para apresiator yang menikmati seni tersebut. Dalam hal ini pencipta seakan-akan menceritakan  apa yang sudah ia rasakan.

2. Fungsi Sosial Seni
Dalam fungsi sosial seni terbagi menjadi empat bagian, antara lain :

a. Seni adalah media pendidikan
Dalam proses pembelajaran tidak selalu mengedepankan penyampaian secara formal terkadang banyak pihak yang menggunakan seni sebagai media pembelajaran sehingga proses penyampaian pelajaran tidak membosankan.

b. Seni adalah media hiburan
Fungsi utama dari seni adalah sebagai hiburan bagi penikmat seni, sehingga seni bisa membawa kebahagiaan bagi penikmatnya.

c. Seni adalah media agama
Pada zaman dahulu dalam penyebarannya agama juga menggunakan seni untuk mempermudah penyebaran agama keberbagai daerah, contohnya dalam melakukan dakwah juga menggunakan seni agar mudah dalam proses penyampaiannya, bukan hanya itu bahkan dalam membaca Al-Quran juga terdapat seni yakni irama dalam membacanya, dan terdapat nasyid yang bertujuan untuk menyampaikan ajaran agama akan tetapi menggunakan syair sehingga terlihat seninya.

d. Seni adalah media penerangan
Terkadang dalam menyampaikan sebuah pemahaman kepada orang lain akan mudah dimengerti apabila penyampaiannya tersebut menyenangkan dan berbeda dari sebelumnya, maka seni diterapkan dalam penyampaian tersebut.

CABANG DARI SENI

Seni mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan berjalanya waktu seni terus berkembang dari faktor waktu, pemahaman, dan kebutuhan manusia. Maka di zaman ini banyaknya seni baru yang diciptakan oleh generasi baru, maka dari itu Oswald Kulpe membagi seni dalam beberapa cabang yaitu :

1. Visual Art (melalui pengelihatan)
Dalam menikmati seni tersebut mementingkan indra pengelihatan sebagai media pengapresiasian karya seni. Dalam visual art ini seni masih terbagi menjadi tiga yaitu, seni dua dimensi, tiga dimensi, serta seni integral.

a. Seni dua dimensi: merupakan seni yang memiliki panjang dan lebar saja, seni ini mementingkan indra pengelihatan kita. Seni dua dimensi bisa dibedakan antara seni dua dimensi tanpa gerak atau seni rupa layaknya sebuah lukisan dan seni dua dimensi dengan gerak atau seni perfilman.

b. Seni tiga dimensi: Seni tiga dimensi adalah seni dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau dengan kata lain seni tersebut memiliki volume, seni tiga dimensi juga dibagi menjadi seni tiga dimensi tanpa gerak yaitu seni pahat dan ukir, serta seni tiga dimensi dengan gerak yaitu seni tari dan pantonim.

c. Seni Integral: seni ini perpaduan antara tekstur dan bentuk contohnya arsitektur.

2. Auditory Art (melalui pendengaran)
Seni ini mementingkan indra pendengaran dalam menikmati sebuah karya seni, karena seni tersebut didominasi oleh suara. Auditory art terbagi dalam tiga bentuk yaitu :

a. Seni Kata: seni ini berisi ribuan kata yang memiliki nilai estetika sehingga ketika dirancang dan disempurnakan akan menjadi karya tulis yang indah, maka seni ini harus disampaikan secara lisan  kepada penikmat seni. Contohnya sajak, novel, dan cerpen.

b. Seni nada: seni ini didominasi kumpulan not yag nantinya akan menghasilkan bunyi yang indah. Seni ini terbagi dalam musik  instrumental tunggal ( biola, piano, gitar ) dan musik instrumental gabungan ( orkestra dan band )

c. Seni Integral: seni ini merupakan perpaduan antara kata dan nada, keduanya dirancang sedemikian rupa hingga menghasilkan seni yang bisa dinikmati. Contohnya lagu, tembang, dan musikalisai puisi.

3. Auditory & Visual Art
Seni ini merupakan perpaduan antara visual dan audiotory art, maka dalam menikmati seni tersebut dibutuhkan indra pengelihatan dan pendengaran. Seni tersebut terbagi dalam tiga jenis antara lain :
a. Seni dengan gerak dan nada : tarian dan dance
b. Seni dengan gerak, mimik, dan kata : teater dan drama
c. Seni dengan gerak, mimik, kata, serta nada : opera

Pada dasarnya cabang seni yang lebih umum terbagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni gerak, seni musik, seni teater. 

1. Seni rupa adalah seni yang terdiri dari seni dua dimensi dan seni tiga dimensi, seni rupa dibagi menjadi kedalam dua kelompok yakni seni rupa terapan yang merupakan seni yang dihasilkan tidak terlalu mementingkan nilai estetisnya akan tetapi lebih mengutamakan nilai ergonomisnya untuk bisa dimanfaatkan sehari-hari, contohnya kincir angin, tas, gelang, dll  dan seni rupa murni yang merupakan seni yang dihasilkan dengan mementingkan nilai estetisnya agar menciptakan sensasi yang memukau bagi apresiatornya, contohnya patung, lukisan, relief, dll.

Tentunya dalam seni rupa terdapat beberapa unsur yang mendasar, disana terdapat delapan unsur dasar dalam seni rupa yaitu titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. 

Dengan adanya unsur tersebut maka sebuah seni bisa diciptakan dengan beragam bentuk dan bukan hanya mementingkan unsur dasar saja akan tetapi dalam pembuatannya harus memperhatikan beberapa prinsip seni rupa diantaranya kesatuan, keselarasan, penekanan, irama, gradasi, proporsi, keserasian, komposisi, keseimbangan, serta aksentuasi.

2. Seni Gerak adalah seni yang bersifat tiga dimensi dengan didominasi gerak tubuh dari manusia atau yang sering disebut dengan tarian , tarian bukan hanya sekedar gerak yang timbul dari penari akan tetapi memiliki makna yang tersirat disetiap gerakannya karena gerakan tersebut tercipta karena penciptanya ingin mengekspresikan perasaannya kemudian diperhalus dengan nilai estetika.

Nah, seni tari bukan hanya terdiri dari seni tari saja tetapi masih terbagi menjadi empat jeis tari yaitu seni tari tradisional, seni tari klasik, seni tari kreasi baru dan seni tari modern yang sangat digemari oleh generasi sekarang misalnya dance, shuffle, capoera, dll. 

Tentunya seni tari juga memiliki beberapa unsur yang menjadi tolak ukur dalam penciptaannya, dan unsur seni tari terbagi menjadi dua antara lain :

a. Unsur keindahan
Unsur keindahan ini adalah unsur-unsur yang mempertimbangkan nilai estetikanya sehingga bisa memukau penikmat seni. Unsur keindahan ini terdiri dari gerakan, tema, tata rias, tata busana, iringan ( internal atau eksternal ), panggung.

b. Unsur Penilaian Tari
Unsur tersebut cenderung kepada tingkat penilaian atau penghayatan dari seni tersebut yang akan disajikan. Unsur tersebut terdiri dari wiraga, wirasa, wirama.

3. Seni Musik adalah seni yang dalam penciptaannya melalui media bunyi untuk menyalurkan ekspresi penciptanya, seni ini didominasi dengan bunyi. Kata seni musik itu sendiri berasal  dari bahasa inggris yatu music dan bahasa Belanda muziek. Musik juga terbagi dalam beberapa jenis yaitu  musik tradisional, klasik, blues, jazz, pop, rock, R&B, dll. 

Bukan hanya itu, banyak ahli sejarah yang mengatakan bahwa seni musik adalah kumpulan dari nama dewi kesenian yaitu musae yang berasal dari Yunani Purba. Seni musik memiliki beberapa unsur dasar yaitu :
a. Vokal: kumpulan beberapa nada yang disajikan dengan bantuan suara manusia sehingga penyanyi tersebut harus pandai dalam menghayati lagu yang dinyanyikan.
b. Instrumental: kumpulan dari berbagai nada yang disajikan dengan bantuan alat musik yang dibutuhkan baik tunggal atau gabungan. 

4. Seni Sastra adalah seni yang terdiri dari kumpulan ide dan imajinasi yang timbul dari sang pencipta untuk mengekspresikan diri ataupun peristiwa dalam bentuk naskah atau tulisan. 

Seni  Sastra mempunyai arti mengajar, memberi petunjuk, dan mengarahkan dalam bahasa indonesia. Dan terdapat pendapat dari Fananie bahwa sastra merupakan karya seni yang mencerminkan kehidupan. 

Dalam seni ini terdapat bermacam-macam seni yaitu sajak, puisi, pantun, cerpen, novel dan prosa. Bahkan bahasa antara satu karya dengan yang lain sangatlah berbeda tergantung penciptanya yang memilih gaya bahasanya sendiri dalam mengekspresikan jiwanya sehingga menjadikannya sebagai ciri khas.

Seni sastra memiliki pedoman dasar dalam penciptaannya sehingga karya yang dihasilkan sesuai dengan kaidah yang berlaku yaitu ide atau gagasan, perasaan, pengalaman, kepercayaan, ekspresi, dan semangat.

5. Seni Teater adalah seni yang merupakan gabungan dari beberapa cabang seni, seni ini memiliki gerak tubuh, suara, kata, dan iringan tersendiri dalam penyajiannya sehingga seni tersebut sangat lengkap. 

Seni teater terbagi dalam beberapa jenis yaitu :
a. Seni Teater lama
b. Seni Teater Baru
c. Seni Teater Komedi
d. Seni Teater Sendratasik ( seni drama dan musik )

Dan seni teater memiliki beberapa unsur yang mendominasi dalam penciptaannya, antara lain Naskah, sutradara, pemain, properti, penataan, serta penonton.