Apa Saja yang Ada di Soal TOEFL ITP



Di era sekarang ini kemampuan dalam berbahasa Inggris semakin dihargai. Katanya sih agar lebih mampu dalam menaklukkan persaingan global. Tak ayal, berbagai perusahaan, dan juga sekolah dan perguruan tinggi pun banyak yang mencantumkan syarat kemampuan bahasa Inggris.

Cara paling mudah untuk membuktikan kemampuan bahasa Inggris seseorang adalah dengan sertifikat tes bahasa Inggris seperti TOEFL. Tes TOEFL menjadi standar penilaian kemampuan bahasa Inggris yang paling umum digunakan dan dipersyaratkan. Lantas, seperti apa sih TOEFL itu?

Sebetulnya TOEFL itu adalah kepanjangan dari “Test of English as a Foreign Language”. Tes TOEFL sendiri adalah sebuah trade mark dengan yang bergerak khusus untuk mengadakan tes dalam menentukan kemampuan berbahasa Inggris seseorang yang bukan native speaker.

Eh, by the way, sudah tahu arti dari native speaker? Bagi yang belum tahu nih, native speaker digunakan untuk menyebut orang-orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu-nya, alias tidak tinggal di negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama kesehariannya.

TOEFL ini pun ternyata juga tidak hanya ada satu jenis. Ada TOEFL IBt, TOEFL ITP, bahkan ada juga TOEFL-like. Bedanya apa? Nih, PorosIlmu jelasin secara singkat ya. Kalau TOEFL IBt adalah TOEFL Internet Based Test. Jenis TOEFL IBt ini dilakukan secara online oleh lembaga khusus, dan hasilnya bisa digunakan secara internasional.

TOEFL ITP adalah TOEFL Institutional Test Proficiency yang merupakan paper based test atau menggunakan kertas. TOEFL ITP hanya digunakan sebagai administrasi dalam suatu institusi dan hanya berlaku di dalam negara dimana tes tersebut dilakukan.

TOEFL ITP juga tidak bisa dilakukan oleh sembarang lembaga test bahasa, melainkan harus yang tersertifikasi dan diakui, sama halnya dengan TOEFL IBt. Tapi kalau di Indonesia, tempat tes resmi TOEFL ITP ini jumlahnya relatif lebih banyak ketimbang TOEFL IBt.

Nah, kalau yang namanya TOEFL Like itu adalah test yang biasanya dilakukan oleh lembaga-lembaga bahasa Inggris, yang sifatnya mirip dengan TOEFL. TOEFL jenis ini pun juga dapat digunakan untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris. 

Hanya saja, tidak semua perusahaan, lembaga atau institusi yang mengakui TOEFL jenis ini karena TOEFL Like ini dapat dilakukan oleh sembarang institusi bahasa Inggris.

Nah, yang akan kita bahasa lebih detail kali ini adalah tentang seperti apa soal pada TEOFL ITP. Kenapa ITP yang dipilih? Karena TOEFL inilah yang paling banyak diakui oleh institusi, perusahaan, pemerintahan atau lembaga lain di Indonesia. 

Selain itu, lembaga tes tersertifikasi ITP juga cukup banyak dan dengan harga relatif lebih murah pula dibanding IBt. Kita-kira sih seperti itu.

Apa itu TOEFL ITP?

Tadi sih sudah dijelaskan secara singkat ya tentang TOEFL ITP. Jadi, TOEFL ini bisa digunakan untuk menentukan tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris, mengevaluasi program kursus, penempatan pembelajaran, untuk potensi beasiswa, atau untuk melengkapi persyaratan kelulusan, dan bisa juga untuk melamar pekerjaan ya.

Meski demikian, TOEFL ITP tidak bisa menggantikan actual TOEFL yang merupakan sebuah trade mark tersendiri. Tapi, TOEFL ITP umumnya berlaku untuk proses administrasi di berbagai insitusi.

Untuk mengikuti TOEFL ITP, kamu bisa mendaftarkan di lembaga-lembaga terdaftar di kota kamu. Biasanya sih jumlahnya tidak banyak di tiap-tiap kota. 

Umumnya, TOEFL ITP dapat diselenggarakan di perguruan tinggi (terutama perguruan tinggi negeri), dan lembaga bimbingan bahasa Inggris yang besar, seperti ELTI Gramedia. Kalau actual TOEFL sih memang biaya lebih mahal, bisa sampai berkali lipat.

Seperti apa Soal TOEFL ITP?

Soal TOEFL ITP memiliki tiga komponen utama di dalam tes. Komponen atau skill yang diuji dalam TOEFL ITP yakni (1) Listening Comprehension (kemampuan mendengarkan), (2) Structure and Written Expression (struktur dan pernyataan tertulis), dan (3) Reading Comprehension (kemampuan memahami bacaan).

Untuk listening comprehension terdiri dari 50 soal dikerjakan dalam waktu 35 menit dengan rentang skor 31 – 68. Untuk structure and written expression terdiri dari 40 soal, dikerjakan dalam waktu 25 menit dengan skor 31 – 68. Untuk reading comprehension terdiri dari 50 soal dikerjakan dalam waktu 55 menit dengan skor 31-67.

Jadi, rentang nilai untuk TOEFL ITP ini adalah 310 sampai 677. Jika kamu betul semua, nilai kamu 677 ya? Wah, luar biasa kalau bisa dapet 677. Nilai TOEFL ITP yang sudah dianggap bagus sih sekitar 450. Tapi, kalau ingin dianggap cukup ahli, maka nilai TOEFL setidaknya di atas 500.


Listening Comprehension

Listening comprehension terdiri dari materi soal yang telah direkam. Di dalam soal listening ini terdiri atas vocabulary (kosakata) dan idiomatic expression (pernyataan ungkapan) yang merupakan tipe-tipe pernyataan yang sering diucapkan dalam bahasa Inggris.

Listening comprehension juga mencakup penilaian dalam penggunaan konstruksi grammar (tata bahasa) bahasa Inggris. Di dalam tes ini, terdapat percakapan singkat, percakapan yang panjang dan narasi monolog.

Percakapan singkat atau dialog dilakukan oleh dua orang, yang masing-masingnya mengungkapkan hanya satu sampai dua kalimat saja. Contoh percakapan dalam listening test ini misalnya (ingat! Tidak dibaca tapi mendengarkan rekaman):

  • (woman) : I don’t like this painting very much (Saya sangat tidak suka lukisan ini)
  • (man) : Neither do I (saja juga tidak)
  • (narrator) : What does the man mean? (Apa yang dimaksud pria tersebut?)

Setelah mendengarkan rekaman percakapan seperti di atas, kemudian kamu lihat di buku soal dan perhatikan pilihan jawaban yang ada, yakni :

A. He doesn’t like the painting either
B. He doesn’t know how to paint
C. He doesn’t have any paintings
D. He doesn’t know what to do

Jika diperhatikan dari pertanyaannya, maka jawaban yang tepat adalah (A) he doesn’t like the painting either, karena dalam percakapannya diungkapkan bahwa si wanita tidak suka, dan si pria setuju dengan hal tersebut.

Pada bagian kedua, percakapan akan lebih panjang dan digunakan untuk menjawab beberapa soal sekaligus (biasanya 3 sampai 5 soal). Pada listening part C maka akan didengarkan sebuah narasi monolog, dimana satu orang berbicara tentang suatu hal dan narasi ini nanti yang digunakan untuk menjawab beberapa soal berikutnya (biasanya 3 hingga 5 soal).

Baca juga: Perbedaan Further dan Farther Plus Contoh Kalimatnya

Structure and Written Expression

Dalam bagian ini, tes berguna untuk menentukan kemampuan kamu dalam mengenali sebuah pernyataan atau kalimat yang tepat sesuai standar penulisan baku bahasa Inggris. Terdapat dua tipe pertanyaan di dalam bagian ini, dengan perintah yang berbeda pula.

Pada bagian structure, kamu akan diminta untuk melengkapi kalimat yang rumpang. Akan terdapat satu atau beberapa kalimat dengan bagian yang masih kosong atau belum diisi, tugas kamu adalah melengkapi bagian yang kosong tersebut sehingga menjadi kalimat yang dapat dimengerti dan benar. Berikut contohnya :

Example :

Geysers have often been compare to volcanoes …………… they both emit hot liquids from below the Earth’s surface.

A. due to
B. because
C. in spite of
D. regardless of

Dari pertanyaan di atas, jawaban untuk mengisi sehingga membentuk kalimat yang paling tepat dan bermakna sesuai tata bahasa adalah because (karena). Sehingga pilih jawaban (B).

Pada bagian written expression, kamu akan dihadapkan pada kalimat yang sudah utuh, hanya saja ada satu bagian yang tidak sesuai grammar dari kalimat tersebut. Tugas kamu adalah menemukan bagian mana yang salah. Berikut contohnya:

Example :

Serving (A) several term (B) in Congress, Andrew Matthew became an important (C) United States politician (D).

Kalau dilihat bedasarkan grammar, kalimat yang tepat seharusnya adalah Serving several terms in Congress, Andrew Matthew became an important United States politician. Karena term seharusnya terms, jadi jawaban yang seharusnya dipilih adalah (B).

Reading Comprehension

Pada bagian reading, akan ada sebuah bacaan yang terdiri dari beberapa paragraf. Bacaan tersebut adalah bacaan umum yang bersifat akademis, yang didesain untuk menilai kemampuan kamu dalam memahami berbagai topik akademik yang biasa digunakan dalam institusi pendidikan tinggi.

Meski bacaan yang digunakan adalah bacaan yang umumnya bersifat akademis, tapi kamu tidak perlu keahlian khusus dalam bidang akademis tersebut karena setiap jawaban yang diperlukan dari pertanyaan telah terdapat di dalam bacaan. Cukup cari saja dari bacaan yang ada.

Satu bacaan, umumnya digunakan untuk menjawab beberapa pertanyaan, umumnya 3 hingga 6 pertanyaan. Pertanyaan umum yang paling sering muncul dalam reading comprehension adalah tentang main idea (ide pokok), hal yang dibahas, sinonim dan antonim kata, dan the word ‘…’ refers to (merujuk pada suatu subjek tertentu).


Diberdayakan oleh Blogger.