Minggu, 23 Juli 2017

Kumpulan Contoh Teks Deskripsi Singkat

Ada beragam jenis teks yang kita pelajari dalam bahasa Indonesia. Salah satu contoh teks tersebut adalah teks deskripsi. Mengenai pengertian teks deskripsi dan penjelasannya sudah pernah dibahas dalam artikel sebelumnya. 

Nah, kali ini, yang akan kita bahas lebih lanjut adalah mengenai contoh teks deskripsi singkat. Adapun tema teks deskripsi yang akan kita bahas meliputi:

Sebagai pengantar singkat mengenai teks deskripsi ini, maka kita harus memahami bahwa teks ini berguna untuk mengetahui informasi rinci terkait suatu objek tertentu. Objek ini bisa banyak macamnya, bisa berupa barang, tempat, peristiwa atau pun hal lain. 

Dengan teks deskripsi inilah, kita bisa mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai suatu objek. Berikut ini terdapat contoh teks deskripsi tentang objek tertentu. 


Contoh Teks Deskripsi Singkat

Contoh Teks Deskripsi tentang Sekolah

Sekolahku
Aku sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 99 Yogyakarta. Sekolahku sangat luas. Begitu pula dengan halaman sekolahku yang juga sangat luas. Ada banyak pepohonan yang ditanam di sepanjang tepi halaman sekolah. Meski sangat luas dan banyak pepohonan, tapi lingkungan sekolahku selalu tampak bersih. Ada juga tempat parkir yang bisa menampung hingga seribu sepeda motor dan sepeda.  

Sekolahku memiliki lima gedung utama yang digunakan sebagai tempat pembelajaran siswa dan fasilitas pendukung lain. Gedung utama itu dinamai gedung unit I, unit II, unit III, unit IV, dan unit V. Masing –masing gedung memiliki tiga lantai. Di masing –masing lantainya, terdapat kantin mini. Suasana di setiap gedung juga sangat sejuk. Sebab, di setiap lantainya dihiasi dengan aneka tanaman hijau yang diletakkan di dalam pot.

Unit I, II dan III digunakan sebagai tempat pembelajaran. Unit IV dan V berisi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Fasilitas pendukung tersebut di antaranya : perpustakaan, laboratorium, tempat praktikum, ruang guru, tempat olahraga, uks, unit siswa, tempat ibadah dan aula. 

Aula yang ada di unit V adalah ruangan paling besar yang dimiliki sekolahku. Aula sekolahku bisa memuat lebih dari 1000 orang. Biasanya, aula tersebut digunakan untuk acara wisuda, rapat besar, dan terkadang juga disewakan untuk acara pernikahan.

Sekolahku memang sangat nyaman. Sekolahku juga selalu tampak cerah dan terang. Apalagi, tembok sekolah dan lantainya juga banyak diwarnai dengan warna –warna mencolok. Satu warna yang paling mendominasi di sekolahku adalah warna ungu. Sebab, bagi orang Jawa, warna ungu di anggap warna yang berwibawa, karena melambangkan “wungu” yang berarti “bangun”.

Contoh Teks Deskripsi tentang Rumah

Rumah Lisa
Aku memiliki sahabat bernama Lisa. Rumah Lisa ada di samping rumahku. Halaman rumah Lisa sangat luas dan hijau. Ada beragam tanaman yang ditanam di sana, seperti : Pohon Rambutan, Pohon Jambu, Pohon Mangga, Pohon Jeruk, dan aneka bunga –bunga indah. 

Sepanjang tahun, ada saja pohon yang berbuah. Bunga –bunga juga bermekaran sepanjang tahun. Bunga yang paling sering mekar adalah bunga melati. Karena banyak bunga melati, halaman rumah Lisa jadi tampak indah dan wangi. 

Dinding rumah Lisa diwarnai dengan warna hijau. Sedangkan pintu dan jendela di sana berwarna kuning. Lantainya berupa lantai keramik berwarna putih dengan garis –garis hijau cerah. Perpaduan warna yang indah ini membuat rumah Lisa menjadi sedap dipandang dan semakin nyaman.

Apalagi, rumah Lisa selalu dirawat dengan baik. Barang –barang ditata dengan rapi. Halaman rumah yang luas juga selalu disapu setiap pagi dan sore hari. Rumah Lisa sangat nyaman sehingga aku pun senang bermain di sana.

Contoh Teks Deskripsi tentang Kucing

Whinni
Aku mempunyai seekor kucing yang kuberi nama Whinni. Whinni adalah kucing jantan berbulu panjang. Whinni mempunyai bulu yang seluruhnya berwarna putih bersih. Mata Whinni berwarna merah menyala. Ekor Whinni sangat panjang dan dipenuhi dengan bulu –bulu yang panjang dan halus.

Whinni adalah kucing yang lincah. Ia senang bermain –main. Tapi, Whinni tidak suka di tempat kotor. Ia senang bermain di tempat yang bersih. Bulu –bulunya pun jadi selalu bersih. Ia juga pintar menjaga kebersihan. Ia tidak pernah buang kotoran sembarangan. Aku sayang Whinni.

Contoh Teks Deskripsi tentang Alam

Bengawan Solo
Bengawan Solo adalah sungai terpanjang di pulau Jawa. Bengawan Solo melintasi banyak sekali kota dan daerah di Pulau Jawa. Sungai ini melintas dari ujung timur Pulau Jawa hingga hampir ke ujung barat Pulau Jawa. Hampir setiap daerah yang dilewati sungai ini mendapat berkah karena menjadi subur.

Sungai ini memiliki air yang sangat banyak. Sungai ini juga selalu terisi air. Jika di musim kemarau, Sungai Bengawan Solo masih memiliki air meskipun tinggal sedikit. Lalu ketika musim penghujan tiba, air sungainya bertambah sangat banyak. Terkadang, air sungai Bengawan Solo ini bisa meluap. Jika sedang musim hujan, air sungai ini bisa membanjiri wilayah di sekitarnya.

Contoh Teks Deskripsi tentang Benda

Lemari
Ayahku adalah penggemar lemari antik. Ada satu lemari antik yang cantik yang diletakkan di ruang tamu. Lemari itu terbuat dari kayu besi. Lemari itu memiliki warna gelap dan agak kusam. Mungkin warna kusam itu karena umur lemari yang memang sudah tua. Meski pun sedikit kusam, tapi lemari itu tetap terlihat menarik.

Lemari itu memiliki dua pintu. Di pintu sebelah kanan, terdapat cermin berbentuk oval. Di tepian lemari juga terdapat ukir –ukiran yang cantik. Ukiran itu berbentuk seperti lekukan bunga dan naga. Setiap hari, ayahku membersihkan lemari itu dengan kain basah.

Senin, 17 Juli 2017

Pengertian dan Syarat Syarat Peta

Dalam ilmu sosial, peta adalah hal yang sangat penting. Peta membantu kita dapat lebih mengenali dunia serta kondisi geografis atau alam yang ada di permukaan bumi. 

Dari peta, kita dapat memperoleh banyak keterangan yang bermanfaat. Tapi, tentu saja kita harus bisa membaca peta dengan benar dan betul – betul memahami penggunaan peta itu sendiri.

Mempelajari peta secara umum pada dasarnya mudah. Akan tetapi untuk membuat peta, diperlukan keahlian khusus. Ada ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari peta, yang disebut dengan kartografi. Sedangkan orang yang ahli dalam bidang perpetaan dinamakan sebagai kartograf.

Pengertian Peta

Pengertian peta adalah gambaran permukaan bumi yang diperkecil, yang melukiskan keadaan suatu tempat yang dilihat dari atas. 

Melalui peta, kita dapat mengetahui banyak hal tentang keadaan daerah di bumi ini. Peta dapat menunjukkan banyak hal mulai dari letak suatu negara, letak laut, rawa, sungi, pegunungan, danau dan masih banyak lagi kondisi geografis lain.

Di dalam peta, dikenal pula dua unsur yang dilukiskan di dalamnya, yakni unsur alami dan unsur buatan manusia. Sungai, laut, bukit, rawa, gunung api dan sejenisnya yang dilukiskan pada peta dinamakan sebagai unsur alami. Sementara itu, jalan kereta api, lapangan terbang, daerah pertanian dan sejenisnya dinamakan sebagai unsur buatan manusia.




Syarat Syarat Peta

Untuk memahami peta, kita juga perlu untuk mengetahui syarat – syarat peta. Syarat – syarat peta ini merupakan hal – hal yang harus ada dalam peta. Artinya, suatu peta dapat dikatakan baik atau memenuhi syarat bila terdapat beberapa unsur. Unsur peta sebagai syarat peta tersebut adalah :

1. Judul peta
Setiap peta tentu harus memiliki judul. Judul ini menunjukkan tentang lokasi peta dan keterangan utama lain, misal jenis peta. 

Judul peta umumnya ditulis besar dan jelas serta diletakkan di bagian atas peta, sehingga mudah terlihat. Contoh judul peta misalnya : Peta Kepualauan Maluku, Peta Penyebaran Hasil Tambang di Indonesia.

2. Legenda
Legenda dalam peta merupakan keterangan dari lambang – lambang yang terdapat pada peta supaya lebih mudah dibaca. 

Misalnya saja seperti kota yang dilambangkan dengan titik atau bulatan, jalan kerata api dilambangkan dengan garis hitam putih serta jalan raya yang dilambangkan dengan garis merah.

3. Simbol peta
Simbol peta merupakan tanda – tanda khusus yang umumnya digunakan pada semua peta. Simbol dalam peta dapat diklasifikasikan dalam beberapa bentuk, yakni: 


  • Titik, dalam berbagai ukuran dan bentuk
  • Garis, misalnya dalam bentuk tebal, tipis, sejajar, dan terputus – pitis
  • Warna, misalnya merah, hijau, kuning, biru dan coklat
  • Daerah, misalnya untuk menunjukkan daerah pertanian, dan daerah rawa, dan lain – lain.

Baca juga: Daftar Monumen di Indonesia Lengkap

4. Penunjuk arah mata angin
Penunjuk arah mata angin ini snagat penting artinya untuk dapat membaca peta. Dengan adanya penunjuk arah tersebut, maka pembaca dapat mengetahui arah timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut, utara, dan timur laut.

Umumnya, arah utara ditunjukkan dengan tanda panah yang dengan ujung huruf U.

5. Skala peta
Skala peta adalah angka yang menyatakan perbandingan jarak di dalam peta dengan jarak sebenarnya di lapangan. Penulisan skala peta biasanya diletakkan di bawah peta atau judul peta. 

Dengan skala, pembaca dapat mengetahui jarak yang sebenarnya di lapangan. Cara membaca skala peta misalnya, bila skala diketahui 1 : 500.000, maka artinya setiap satu centimeter pada peta tersebut sama dengan 500.000 cm di lapangan.

6. Lettering
Lettering merupakan semua tulisan dan angka yang berfungsi untuk memperjelas arti dari lambang atau simbol yang ada. Sebagai contoh, judul ditulis dengan huruf capital tegak semua. 

Kota ditulis dengan huruf capital tegak dan bagian air seperti laut, sungai atau danau, ditulis dengan huruf miring. 

7. Inset
Inset adalah peta kecil yang terdapat di dalam peta yang fungsinya untuk penunjuk lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukannya dengan daerah sekitar yang lebih luas lagi. 

Tujuan memberikan inset ini adalah untuk memperjelas salah satu bagian dari peta dan menunjukkan lokasi yang penting, tetapi kurang jelas di dalam peta. 

8. Garis astronomis
Garis astronomis adalah garis yang digunakan untuk menentukan lokasi dari suatu tempat di muka bumi ini. Biasanya, garis astronomis ini berupa garis lintang dan garis bujur yang dilengkapi dengan angka derajat di tepi peta.

9. Sumber peta dan tahun pembuatan peta
Sumber peta ini juga perlu dicantumkan agar pembaca dapat mengetahui dari mana peta tersebut diperoleh. Tahun pembuatan peta yang terdapat pada peta juga melukiskan data yang mudah berubah. 

Hal ini misalnya pada peta hasil perkebunan, hasil pertanian dan penyebaran penduduk yang dapat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Rabu, 05 Juli 2017

Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia

Selamat datang di porosilmu.com kali ini akan ada pembahasan mengenai kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Di blog ini akan membahas dari proses masuknya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia, kebijakan pemerintah, pengaruh dan munculnya golongan yang melawan kolonialisme dan imperialisme di indonesia.

Pengertian Kolonialisme

Secara etimologi, kata kolonialisme berasal dari kata colunus ( menguasai ), maka kolonialisme adalah usaha untuk menguasai bangsa lain di luar wilayahnya sendiri untuk mencari kekuasaan dalam bidang ekonomi, SDA, SDM, dan politik.

Sedangkan imperialisme berasal dari kata imperare ( memerintah ), maka imperialisme merupakan usaha untuk memerintah bangsa lain di luar wilayahnya sendiri untuk mencapai cita-cita bangsa yang melakukan imperialisme.

Kolonialisme dan imperialisme dilakukan oleh bangsa barat untuk memenuhi kebutuhannya berupa 3G ( Gold, Glory, dan Gospel ) di seluruh penjuru dunia.

Proses masuk kolonialisme dan imperialisme 

Peristwa masuknya kolonialisme dan imperialisme dilatar berlakangi oleh revolusi industry di Eropa. 

Pada awalnya bangsa eropa memasuki bangsa indonesia dengan sikap ramah dan memperkenalkan diri sebagai pedagang, akan tetapi lama-kelamaan bangsa eropa mulai menguasai praktik perdagangan di indonesia dan mengekspolitasinya secara besar-besaran.

1. Latar belakang 
Datangnya bangsa eropa ke indonesia bertujuan untuk merebut dan menguasai pemerintahan bangsa indonesia. Kedatangannya disebabkan terjadinya beberapa peristiwa seperti terjadinya perang salib (1070 – 1291) yang melibatkan bangsa eropa dengan agama kristen melawan bangsa turki utsmani yag beragama islam. Pada akhirnya bangsa eropa kalah dan membuat bangsa eropa sulit memperoleh rempah-rempah.

Maka untuk bertahan hidup bangsa eropa mencari bangsa lain yang akan dijadikan sumber pendapatan rempah-rempah.  Bangsa eropa melakukan perjalanan yang jauh dengan tujuan 3G (Gold, Glory, dan Gospel) serta semangat pembalasan dendam kepada kaum muslim dimanapun berada (reqonguestea).

2. Bangsa eropa melakukan kolonialisme dan imperialisme

Portugis
Sebelumnya terdapat bangsa-bangsa yang melakukan tindak kolonialisme dan imperilaisme yaitu Spanyol, Portugis, Belanda dan Inggris.

Pada awalnya bangsa Portugis melakukan penjajahan yang dipimpin oleh Bartholomeu Diaz tahun 1450 – 1500.  Dan kepemimpinan berlanjut dengan Vasco da Gama tahun 1469 – 1524, dan yang terakhir adalah Alfonso d’ Albuquerque tahun 1453 – 1515.

Spanyol
Setelah bangsa Portugis, terdapat bangsa Spanyol yang melakukan tindak kolonialisme dan imperialisme dengan misi yang sama. Untuk pertama kalinya dipimpin oleh Christoper Colombus dan Amerigo Vespucci tahun 1451 – 1506, lalu disusul oleh Ferdinand Magelhaens tahun 1519 – 1521. Dan selanjutnya adalah Ferdinand Cortez tahun 1519, dan yang terakhir adalah Pizzaro tahun 1530.

Inggris
Bangsa Inggris melakukan berbagai invasi dengan mendatangkan beberapa tokoh penjajah berkebangsaan Inggris, yaitu Sir Francis Drake tahun 1577 – 1580, lalu disusul oleh Pilgrim Fathers  tahun 1607, dan yang terakhir adalah Sir James Lancester tahun 1591.

Belanda
Bangsa Belanda dalam menjajah Indonesia ditandai oleh Barentz tahun 1594, dan kemudia dipimpin oleh Cornelis de Houtman ahun 1596 dan yang terakhir adalah Jacob van Neck tahun 1598.

Belanda juga ikut andil dalam membentuk kongsi dagang dengan nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) dengan tujuan memonopoli perdagangan di indonesia. Dan VOC memperoleh hak istimewa dari pemerintahan belanda yaitu:
  1. Hak dalam melakukan monopoli perdagangan
  2. Hak untuk membuat perjanjian kerjasama secara langsung dengan kekuasaan di wilayah tersebut.
  3. Hak membuat dan mempunyai mata uang sendiri.
  4. Hak mempunyai kekuasaan tentara sendiri dan mendirikan benteng pertahanan.


Hak istimewa tersebut memberika pemerintah belanda kekuasaan untuk melakukan monopoli perdagangan kepada penduduk pribumi.

Kebijakan pemerintah kolonial 

Permerintahan kolonial mengeluarkan beberpa kebijakan dalam menjalankan aksinya, tentunya kebijakan tersebut membawa dampak terhadap kehidupan rakyat indonesia.

1. Pemerintahan Herman Willem Deandles
Bangsa belanda diperintah oleh  Napoleon Bonaparte  yang merupakan orang Perancis dengan kata lain bangsa Belanda merupakan anggota sekutu dari Perancis. 

Ketika menjajah bangsa indonesia Napoleon menunjuk Gubernur Jendral yaitu Herman Willem Deandels untuk memperkokoh kekuasaan di Indonesia dari serangan inggris dan mengumpulkan uang sebanyak mungkin untuk keperluan perang dan memperbaiki kondisi keuangan yang memburuk.

Setelah menerima perintah, Deandles langsung merekrut tentara dan mendirikan benteng pertahanan, mendirikan pabrik senjata yang berlokasi di Surabaya dan Semarang, membuat jalan dari anyer sampai panarukan dengan jarak 1100 km, mendirikan pelabuhan di anyer dan ujung kulon, mendirikan rumah sakit tentara, Deandles juga merubah sistem pemerintahan yang sebelumnya kerajaan menjadi sistem pemerintahan yang berlaku di eropa, dengan hasil pulau jawa dibagi menjadi sembilan wilayah (perfektur), dan setiap wilayah dipimpin oleh residen yang membawahi beberapa bupati.

Deandles memiliki jiwa kepemimpinan yang keras dan tegas, tidak sedikit rakyat pribumi yang membenciya, dia juga menerapkan sistem kerja rodi sehingga menimbulkan perlawan dari berbagai wilayah. 

Untuk menghadapi hal tersebut Deandles membutuhkan banyak dana untuk mengatasi perlawanan dengan menjual tanah negara kepada swasta  sehingga menimbulkan kerugian, karena hal tersebut Deandles ditarik oleh Raja Napoleon Bonaparte dari kekuasaannya dan digantikan oleh Jan Willem Janssen.

2. Pemerintahan Jan Willem Janssen.
Dengan pemerintahan yang baru, pengaruh belanda dan perancis mulai berkurang karena pola pemerintahan saat ini kurang taktis dan lemah, sehingga Jan Willem Janssen menyerah kepada Inggris. 

Pada awalnya inggris menyerang bangsa Indonesia dan Jan Willem Janssens tidak bisa memenangkan pertarungan sehingga dia menyetujui Perjanjian Kapitulasi Tuntang tahun 1811 yang berisi bahwa “ militer belanda yang berada di Asia Timur jatuh ke tangan militer Inggris, wilayah pulau jawa dan madura serta seluruh pelabuhan milik Belanda menjadi milik Inggris.” Sehingga bangsa Indonesia jatuh ketangan Inggris yang dipimpin oleh Gubernur Jendral Thomas Stamford Raffless.

3. Pemerintahan Thomas Stamford Raffless.
Setelah lepas dari pemerintahan Belanda sekarang bangsa Indonesia dikuasai oleh bangsa Inggris dan ketika pemerintahan Thomas dia menghapuskan berbagai kebijakan yang diterapkan oleh Deandles dalam segi ekonomi. Antara lain:
  1. Penghapusan sistem monopoli
  2. Penghapusan sistem kerja rodi
  3. Penghapusan pajak dan sistem wajib menyerahkan hasil bumi
  4. Penghapusan sistem penyerahan upeti kepada Belanda dan diganti menjadi sistem sewa tanah.


Thomas juga melakukan perubahan pada sistem pemerintahannya yaitu pulau jawa tetap dibagi menjadi 16 keresidenan dan dipimpin oleh bupati tetapi pada masa pemerintahannya, Thomas telah terbentuk system pengadilan berdasarkan pengadilan di Inggris di setiap wilayahnya.

Menyerahnya Napoleon Bonaparte kepada Inggris membuat Belanda terlepas dari Perancis, maka dari itulah terbentuk perjanjian “ Convention of London “ yang berisi bahwa penyerahan kembali daerah kekuasaan Belanda yang direbut oleh Inggris kepada Belanda. 

Pada tanggal 19 Agustus 1816 terjadi penyerahan kekuasaan Hindia Belanda kepada pemerintahan Belanda di Batavia, disana pihak Inggris diwakili oleh John Fendall dan pihak Belanda diwakili Mr. Ellout, Van de Capellen, dan Buyskeys.

4. Pemerintahan van Den Bosch
Setelah pemerintahan Belanda menguasai Indonesia, maka Van Den Bosch menjabat sebagai Gubernur Jendral pada saat pemerintahannya dia membuat beberapa kebijakan yang merugikan bangsa Indonesia, antara lain dia memberlakukan sistem tanam paksa untuk menyelesaikan hutang dan kas pemerintahan, tanam paksa yaitu kewajiban bagi setiap pemilik lahan untuk menanam tanaman yang laku dipasaran internasional (lada, teh, kina, dll). Pelaksanaan sistem tanam paksa tertulis di Staatblat No. 22 tahun 1834.

Dalam kenyataannya pelaksanaan sistem tanam paksa memperoleh kritikan keras dari berbagai pihak baik dari rakyat pribumi, atau pihak Belanda yaitu pihak humanis dan liberal. Maka sistem tanam paksa dihapuskan oleh pemerintah Belanda tahun 1870.

Pemerintah Belanda menggantikan sistem tanam paksa dengan sistem politik terbuka dengan memberikan hak untuk rakyat pribumi mempunyai lahan dengan syarat para petani wajib menyewakan lahan untuk pemerintah sehingga pemerintah bisa menyewakan kepada pihak swasta selama 75 tahun.

Perbedaan pengaruh kolonialisme dan imperialisme

Perbedaan antara kolonialisme dan imperialisme terdapat pada kebijakan yang diterapkan bangsa eropa yang seharusnya diambil  berdasarkan kebijakan pemerintahan pusat di negara asalnya. 

Adanya perbedaan karena beberapa sumber daya alam dan sumer daya manusia yang dimiliki oleh masing-masing wailayah dan letak startegis yang diduduki oleh wilayah tersebut.

Munculnya berbagai perlawanan 

Karena permerintahan yang tidak memperdulikan peri kemanusia dan sangat merugikan rakyat pribumi maka timbulah banyak perlawanan dikalangan masyarakat. Perlawanan tersebut dibuktikan dengan adanya perlawanan sebagai berikut:

1. Perlawan terhadap Portugis
Perlawanan ini terjadi dengan peristiwa diangkatnya senjata oleh Malaka (Pate Kadir) dan Demak (Pati Unus) tahun 1512 dan melancarkan perlawanan yang sengit kepada Portugis. 

Dan tahun 1513 Aceh mulai menyerang Portugis yang berorientasi terhadap agama, rakyat Aceh bahkan meminta bantuan kepada kerajaan Turki. Dan disusul dengan perlawanan rakyat Tidore  tahun 1529 dengan bantuan Spanyol.


2. Perlawanan terhadap VOC
Mengingat kebijakan yang diterapkan oleh VOC mulai menimbulkan beberapa perlawanan di berbagai wilayah. Maluku menjadi pelopor dalam melawan VOC kemudian disusul dengan rakyat Makasar  dan yang terakhir perlawanan dari Tarunajaya yang dipimpin oleh Pangeran Adipati Anom.

3. Perlawanan terhadap Belanda
Tindak sewenang wenang selalu dilihatkan oleh pemerintah Belanda, sehingga menimbulkan penderitaan dan kerugian terhadap rakyat pribumi. Rakyat Maluku akhirnya memberontak , karena sistem wajib menyerahkan upeti kepada pemerintah membuat Pattimura berani memimpin rakyat Saparua melakukan perlawanan. Mengetahui hal tersebut pemerintah Belanda menangkap Pattimura dan memberikan hukuman gantung.


Pada tahun 1815 – 1837 kaum padri dan kaum adat di Sumatera Barat melakukan perlawanan terhadap Belanda yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dan dibantu oleh Sentot Alibasyah.

Dan kemudian disusul peristiwa perang Diponegoro tahun 1825 – 1820 yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro dengan strategi gerilya, akan tetapi strategi tersebut berhasil digagalkan oleh Belanda dengan siasat Benteng Stelsel.

Dan yang terakhir adalah perang Japarag Ameletus di Bali tahun 1849. Perang ini bermula saat kapal Belanda terjebak di Buleleng karena masyarakat setempat mematuhi hukum yang ada, maka kapal yang masuk ke daerah tersebut harus menjadi hak milik kerajaan Buleleng, akantetapi Belanda menolak hal tersebut dan terjadilah perang antara kerajaan Bulelelng dengan Belanda yang dipimpin oleh Gusti Ketut Jelantik.

Selasa, 04 Juli 2017

Pengertian dan Fungsi Hukum Kepler

Selamat datang di porosilmu.com blog yang akan memberikan informasi yang menambah wawasan. Pada kali ini akan membahas mengenai pengertian, fungsi dan bunyi dari hukum kepler I, II, III.

Sering kita mendengar mengenai hukum kepler akan tetapi kita tidak memahaminya, nah maka dari itu bisa disimak informasi mengenai hukum kepler dibawah ini. 

Pertama mengenai asal usul dari hukum kepler yakni ditemukan oleh Johannes Kepler seorang matematikawan yang merupakan astronom  yang berasal dari Jerman (1571 – 1630). Penemuan tersebut berdasarkan data  yang sudah diamati oleh Tycho Brahe yang merupakan astronom dari Denmark pada tahun 1546 – 1601.

Pengertian dan Fungsi Hukum Kepler

Sebelum ditemukannya hukum kepler dahulunya manusia menganut paham geosentris yang menyatakan bahwa bumi adalah pusat alam semesta. 

Paham tersebut didasari oleh pengalaman indrawi manusia yang terbatas ketika setiap harinya mengamati matahari, bulan dan bintang yang bergerak sedangkan bumi dianggap diam. 

Paham tersebut dikuatkan oleh astronom dari Yunani Claudius Ptolemeus (100 – 170 M) bahwa bumi merupakan pusat dari tata surya dengan matahari dan planet mengitari bumi dalam lintasan melingkar.

Begitu banyak pendapat mengenai sistem tata surya,  nah pada tahun 1543 Nicolaus Copernicus seorang astronom dari Polandia  mulai mencetuskan model heliosentris yang artinya adalah bumi dan planet lainnya mengitari matahari dengan lintasan yang melingkar. 

Pendapat tersebut belum sempurna, dan pada akhirnya pada tahun 1596 kepler meluncurkan buku pertama dalam bidang astronomi yang berjudul “ The Mysteri of the Universe “ buku tersebut menjelaskan kekurangan dari tidak adanya keselarasan antara lintasan orbit planet dari data pengamatan Tycho Brahe. 

Di tahun  1609  telah ditemukan bentuk orbit yang cocok dengan data yang pengamatan Brahe yaitu berbentuk lonjong yang akhirnya penemuan tersebut dipublikasikan dalam buku yang berjudul “ Astronomia Nova “ dan hukum kapler yang selanjutnya adalah buku berjudul “ Harmonices Mudi “.

Hukum Kepler I
Lintasan planet ketika mengitari matahari, berbentuk lonjong dan matahri berada pada salah satu fokusnya.
Hukum Kepler II
Setiap planet yang bergerak sedemikian rupa sehingga garis khayal yang ditarik dari matahari ke planet tersebut mencapai daerah yang memiliki luas yang sama dalam waktu yang sama.
Hukum Kepler III
Kuadrat perioda planet sebanding dengan pangkat tiga antara jarak rata-ratanya dari matahari

Fungsi Hukum Kepler

Hukum kepler memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan modern ini, yaitu digunakan untuk memperkirakan lintasan planet dan benda luar angkasa yang mengorbit matahari, contohnya asteroid. 

Bukan hanya dalam pengorbitan matahari hukum kepler juga digunakan dalam pengorbitan lainnya misalnya bulan yang mengorbit bumi dan bahkan pada saat ini telah ditemukan ada benda luar angkasa lain yang mengorbit bumi selain bulan yaitu asteroid 2014 OL339 dengan ukuran 150 meter yang memerlukan waktu 364, 92 hari untuk mengorbit matahari.

Pengertian, Fungsi dan Jenis Seni Tari

Pembahasan selanjutnya adalah bertemakan budaya yaitu seni tari pada kali ini kita akan mempelajari mengenai seni tari baik dari pengertiannya, fungsi, unsur hingga jenis dari seni tari tersebut. 

Pengertian Seni Tari

Berkembangnya zaman akan membuat pola pikir manusia semakin berkembang, sejenak ketika terdengar kata seni tari pasti akan terbayang gerakan anggota tubuh yang diiringi oleh musik.

Tetapi bukan hanya sekedar itu saja, ada banyak pendapat dari para ahli mengenai seni tari yakni:

Yulianti Parani
gerakan ritmis sebagian atau seluruh tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang diikuti oleh ekspresi tertentu.
Soedarsono
ekspersi dari jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak tubuh secara ritmis dan indah.
Curts Sachs
kumpulan dari gerak yang ritmis.

Maka dari ketiga pendapat tersebut bisa disimpulkan bahwa seni tari adalah kumpulan dari gerakan yang ritmis yang berasal dari gerka tubuh dalam mengungkapkan perasaan dari penari yang dilengkapi dengan iringan musik.

Pengertian, Fungsi dan Jenis Seni Tari

Fungsi Seni Tari

Selain menjadi sarana dalam mengungkapkan perasaan manusia, seni tari memiliki fungsi yang lebih dari itu, diantaranya seni tari berfungsi sebagai berikut :

1. Sebagai sarana keagamaan
Pada zaman dahulu seni tari erat kaitannya dalam upacara keagamaan yang bersifat sakral atau sebagai sarana dalam komunikasi dengan Tuhan. Contohnya di Indonesia terdapat tari Kecak, Sang Hyang, Rejang, dan Keris.

Seni tari yang digunakan sebagai upacara adat dibedakan menjadi dua yaitu :

a. Peristiwa alamiah: tarian upacara adat yang bersifat alami selalu berhubungan dengan peristiwa alam. Misalnya tarian dalam upacara  menanam padi (tari ngaseuk), tarian untuk meminta kesuburan tanah dan meminta hujan, tarian untuk meminta keselamatan dan tolak bala.

b. Peristiwa kehidupan: tarian yang digunaka dalam upacara adat pada peristiwa kehidupan erat kaitannya dengan kehidupan yang dijalani manusia. Misalnya dalam perkawinan (tari wolane: Maluku), kematian (tari ngaben: Bali), kelahiran (tari holana: NTT) dan khitanan (tari Sisingaan: Jawa Barat).

2. Sebagai sarana pergaulan
Manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan interaksi dengan orang lain. Maka untuk mempermudah dalam pergaulan ada tari pergaulan yang menjadi sarana untuk  akrab dengan orang lain. Contohnya tari jaipongan, tari  adu jago: surabaya, tari tayub : jawa timur, dan tari manduda: sumatera barat.

3. Sebagai hiburan
Fungsi utama dari seni tari adalah sebagai hiburan dan dipertontonkan untuk orang banyak dan hampir setiap daerah memiliki tarian masing-masing dan bertujuan untuk menghibur masyarakatnya sendiri.


Unsur seni tari

Seni tari terdiri dari beberapa unsur lainnya yang membuat tarian tersebut menjadi indah, maka unsur seni tari itulah yang menjadi pedoman dalam pembuatannya. Berikut adalah unsur seni tari:

1. Ragam gerak
Gerak adalah unsur utama dalam seni tari yang timbul dari anggota tubuh dan memiliki nilai estetika. Penari seolah-olah mengungkapkan perasaannya melalui gerak ketika menari. Maka dari itu seorang seniman tidak asal dalam mengerakan tubuh saja, tetapi mempertimbangkan makna dari gerak tersebut.

2. Bentuk iringan
Iringan dalam seni tari dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, internal dan eksternal. Iringan internal berupa iringan yang muncul dari dalam diri penari (hentakan tangan, tepuk tangan) dan sedangkan iringan eksternal berupa iringan yang timbul dari alat musik (musik gamelan).

3. Kostum 
Kostum merupakan penunjang dalam seni tari dengan adanya kostum bisa menambah nilai estetik tari yang dibawakan. Kostum yang digunakan tentunya juga harus dicocokan dengan tarian yang dibawakan misalnya jika tarian upacara adat maka menggunakan kostum yang sederhana, sedangkan untuk tarian modern bisa menggunakan kostum yang menonjolkan keindahan.

4. Pola lantai
Pola lantai juga menjadi unsur yang penting dalam seni tari, pola lantai merupakan posisi yang dilakukan oleh penari sehingga gerakan yang disajikan akan terarah. Pola lantai yang digunakan bisa bersifat asimetris, simetris, garis lurus, lengkungan, dan lingkaran.

Pada tarian upacara adat sering menggunakan pola lantai lingkaran yang diyakini erat kaitannya dengan hal sacral dan mistis. Contohnya tari kecak : Bali.


Konsep seni tari

Di indonesia tidak hanya terdapat satu atau dua seni tari, bahkan setiap daerah memiliki seni tari yang berbeda-beda. Meskipun antara satu dengan yang lain sangat berbeda tetapi ada kesamaan yaitu ruang, tenaga, dan waktu.

1. Ruang gerak
Ruang gerak sangat dibutuhan dalam seni tari ketika tarian tersebut disajikan, dan ruang gerak dalam seni tari dibedakan menjadi dua yaitu, ruang gerak sempit (pribadi) merupakan ruang gerak yang dibutuhkan ketika penari tidak melakukan perpindahan dan ruang gerak luas (umum) merupakan ruang gerak yang diperlukan jika penari melakukan perpidahan tempat.

2. Tenaga
Dalam gerakan tari juga membutuhkan tenaga, sehingga dalam penyajiannya terkesan indah dan tercipta kesan kompak, ritmis, dan dinamis. Nah, dalam menyajikan tarian penari akan menggunakan tenaga dengan intensitas lemah, sedang, dan kuat.

3. Waktu
Waktu dalam seni tari lebih tepatnya menggunakan istilah tempo, karena dalam melakukan gerakan penari harus memperhatikan cepat lambatnya gerakan tersebut. fungsi tempo dalam seni tari adalah untuk menimbulkan kesan dinamis.

Jenis seni tari

Jenis tarian yang ada di indonesia terbagi menjadi tari tradisional, tari kreasi baru, dan tari kontemporer. Untuk lebih jelasnya maka bisa disimak dibawah ini:

1. Tari tradisional
Tari tradisional merupakan tarian yang berasal dari daerah yang kemudian secara turun temurun menjadi budaya daerah setempat. Tari tradisional berhubungan erat dengan keagamaan dan kepahlawanan. Nah, tari tradisional terbagi menjadi dua:

a. Tari keraton
Tari keraton muncul dan berkembang dari kaum bangsawan keraton. Maka tarian tersebut tidak diperbolehkan bagi sembarangan orang untuk menyajikan tarian tersebut karena tari keraton mempunyai aturan yang baku.

b. Tari rakyat
Tari yang muncul dan berkembang di kalangan masyarakat setempat, masyarakat kebanyakan menciptakan tarian tersebut atas bentuk syukur. Contohnya tari dalam menyambut hasil panen padi. Tarian tersebut akan berkembang dan menjadi budaya setempat.

2. Tari kreasi baru
Tarian ini merupakan perkembangan dari tari tradisional, pada awalnya seniman melakukan pengembangan atau modifikasi beberapa gerak  tarian yang bisa dinikmati oleh umum. Misalnya tari rapai terdiri dari gerakan tari seudati, saman dan zapin.

3. Tari kontemporer
Tarian ini adalah tarian moderen yang mengalami perkembangan pesat di indonesia, tari kontemporer lahir dari pengembangan tari kreasi yang telah mencapai puncak akhir dalam pengembangan teknisnya. Tari kontemporer memiliki gerakan yang bervariasi dan unik serta iringannya pun modern.

Pengertian dan Macam Macam Alat Optik

Haii, selamat datang di porosilmu.com blog yang penuh dengan berbagai macam informasi sehingga membantu untuk memahami dan menambah wawasan kita semua. 

Pada kali ini porosilmu.com akan berbagi informasi mengenai alat optik. Disini akan dibahas mengenai pengertian hingga macam-macam dari alat optik.

Pengertian Alat Optik

Alat optik merupakan alat yang bekerja dengan prinsip cahaya sebagai dasarnya. Hal tersebut mempermudah manusia dalam bekerja untuk menganalisis atau mengabadikan sesuatu.

Pengertian dan Macam Macam Alat Optik

Macam - macam Alat Optik

Berikut adalah macam - macam alat optik yang terdapat didalam tubuh manusia, sebagai berikut :

1. Mata 
Mata merupakan alat optik tercanggih yang dimiliki oleh manusia, dengan adanya mata manusia bisa melihat sesuatu yang nampak. Dengan adanya mata manusia bisa mengamati dan menikmati sesuatu hal yang bermanfaat, tanpa adanya mata manusia tidak bisa melihat dan hanya nampak gelap. Mata memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi yang berbeda dan saling mendukung yaitu sebagai berikut:

Kornea
bagian terluar dari mata dengan tekstur yang tipis, lunak dan transparan. Ini berfungsi untuk meneruskan cahaya yang ditangkap mata dan melindungi bagian sensitif mata.
Pupil
celah kecil yang berbentuk lingkaran sebagai jalan masuknya cahaya ke dalam mata.
Iris
selaput yang berwarna hitam, coklat, atau biru yang berguna untuk mengatur besar kecilnya cahaya dipupil.
Aquaeus Humour
cairan yang terdapat di lensa mata untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata.
Lensa mata
lensa mata berbentuk cembung, elastis, bening dan berserat berguna untuk membiaskan cahaya dari benda agar terbentuk bayangan di retina.
Retina
tempat terbetuknya bayangan suatu benda. Retina terletak di bagian belakang mata.
Bintik kuning
bagian dari retina mata yang berguna untuk pembentukan cahaya dengan jelas.
Bintik buta
bagian dari mata yang apabila cahaya jatuh dibagian ini akan terlihat kabur.
Syaraf mata
jalur yang menyalurkan bayangan dari retina menuju otak.
Otot akomodasi
otot yang melekat di lensa mata untuk mengatur tebal tipisnya lensa mata.
Vitreous humour
cairan yang terdapat pada bola mata yang berguna untuk meneruskan cahaya dari lensa mata ke retina.

Daya akomodasi mata 
Jarak antara lensa mata ke retina selalu tetap, sehingga bayangan yang terbentuk selalu tetap meskipun jarak benda yang kita lihat selalu berbeda. 

Kita bisa melihat benda dengan jarak bayangan yang terbentuk tetap meskipun jarak benda yang dilihat berubah, dengan cara mengubah jarak fokus lensa mata yaitu mengubah kecembung lensa mata. Dengan cara tersebut kia bisa melihat benda dengan jarak berbeda tanpa kesulitan. 

Terjadinya perubahan tebal dan tipisnya lensa karena pengaruh otot akomodasi (otot siliar), otot tersebut akan menegang sehingga membuat lensa cembung jika melihat benda yang letaknya dekat sedangkan untuk melihat benda jauh maka otot siliar akan mengendur sehingga membuat lensa pipih.

Cacat mata 
Tidak semua manusia memiliki mata yang normal, bahkan tidak semuanya bisa membentuk bayangan tepat pada retina yang disebabkan karena daya akomodasi mata sudah berkurang yang mengakibatkan titik jauh dan titik dekat mata bergeser.

Hipermetropi
rabun dekat merupakan cacat mata dimana hanya bisa melihat benda dengan jarak jauh ( mata terang jauh ) hal tersebut disebabkan karena lensa mata pipih dan bayangan jatuh di belakang retina.
Miopi
rabun jauh kondisi dimana mata hanya bisa melihat benda dengan jarak dekat. Hal ini disebabkan karena lensa mata teralu cembung  dan bayangan jatuh di depan retina.
astigmatisma
cacat mata yang disebabkan karena kelengkungan mata selaput bening sehingga cahaya yang ditangkap mata tidak bisa terpusat dengan baik.
presbiopi
mata tua merupakan cacat mata yang diakibatkan karena faktor usia yang mulai menua. Pada saat ini titik dekatnya lebih jauh daripada titik dekat mata normal dan titik jauhnya lebih dekat daripada titik jauh mata normal.

2. LUP
Lup atau yang lebih dikenal sebagai kacamata pembesar adalah alat optik yang memiliki lensa cembung untuk melihat dan mengamati benda kecil agar terlihat jelas. 

Penggunaan LUP tidak bisa sembarangan, berikut terdapat dua cara dalam menggunakan lup yaitu, dengan mata tidak berakomodasi dan dengan mata berakomodasi. Akan tetapi dengan menggunakan mata yang berakomodasi maksimum membuat mata cepat lelah.

3. Kamera 
Kamera merupakan alat yang berfungsi untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pada kehidupan sehari-hari kamera digunakan untuk mengabadikan moment istimewa bagi penggunanya.

Berikut merupakan bagian-bagian dari kamera :

Lensa cembung
berguna untuk membiaskan cahaya yang diterima dan membentuk bayangan nyata, diperkecil, dan terbalik.
Diafragma
berguna sebagai pengatur banyak cahaya yang masuk ke lensa dengan bentuk seperti lubang kecil yang bisa diatur lebarnya.
Pelat film
berguna untuk tempat dimana bayangan menghasilkan gambar negatif.
Apertur
berguna untuk mengatur besar kecilnya diafragma.

4. Mikroskop
Mikroskop adalah alat yang berfungsi untuk mengamati benda kecil agar terlihat jelas. Mikrsokop terdiri dari dua lensa cembung (mikroskop cahaya lensa ganda) yaitu lensa objektif dan lensa okuler. 

Lensa objektif adalah lensa yang dekat dengan objek yang diamati dan lensa okuler adalah lensa yang dekat dengan pengamat. Karena terdiri dari dua buah lensa positif maka lensa objektif mikroskop akan diperkuat daripada lenda okuler  agar mikroskop bisa lebih praktis sehingga benda yang diamati terlihat besar dan jelas. 

Agar mendapatkan bayangan yang maksimal, lensa okuler bisa digeser dengan memutar tombol pengatur agar bayangan nampak terang, dan dibawah objek terdapat cermin cekung sebagai pengumpul cahaya yang diarahkan ke objek. Berikut adalah sifat-sifat dari bayang yang terbentuk pada mikroskop antara lain: 

Lensa okuler
diperbesar, maya, dan tegak
Lensa objektif
diperbesar, nyata, dan terbalik
Mikroskop
diperbesar, maya, dan terbalik terhadap bendanya.

5. Teropong
Teropong atau yang dikenal sebagai teleskop merupkan alat yang berguna untuk melihat benda dengan jarak jauh supaya terlihat jelas dan dekat.
Teropong ditinjau dari objeknya dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

a. teropong medan: dengan nama lain teropong bumi yang digunakan untuk mengamati benda dengan jarak jauh pada permukaan bumi. Teropong ini terdiri dari tiga lensa cembung (lensa okuler, lensa objektif, dan lensa pembalik) yang memiliki fungsi tersendiri yaitu:

Lensa okuler
berperan sebagai lup
Lensa objektif
berperan sebagai pembentuk bayangan
Lensa pembalik
berperan sebagai pembalik bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif.

Bayangan yang terbentuk oleh teropong medan adalah tegak, diperbesar dan maya.

b. teropong bintang: dengan nama lain teropong astronomi yang berguna untuk mengamati benda langit (planet, satelit, asteroid, dan bintang). Teropong ini dibedakan menjadi teropong pantul dan teropong bias.

1. Teropong bias
Teropong tersebut memiliki dua lensa cembung yaitu lensa okuler dan objektif. Teropong ini disebut biasa karena hanya membiaskan cahaya yang diterima oleh teropong tersebut.

2. Teropong pantul
Teropong ini dinamakan teropong pantul karena sinar yang diterima teropong tersebut dengan cara memantul. Dengan cara ini cahaya yang dikumpulkan cermin melengkung yang besar dan akhirnya cahaya akan dipantulkan ke mata.

6. Periskop
Periskop merupakan teropong yang terdapat dikapal selam, periskop berguna untuk mengamati benda di permukaan laut yang terdiri dari dua lensa cembung dan dua prisma siku-siku sama kaki.

Proses jalannya sinar pada priskop antara lain sebagai berikut:
a. Cahaya sejajar dari benda dengan jarak yang jauh menuju lensa objektif.
b. Prisma P1 akan memantulkan cahaya dari lensa objektif menuju prisma P2.
c. Setelah diterima oleh prisma P2 cahay akan dipantulkan dan bersilang di depan lensa okuler tepat di titik fokus lensa okuler.

7. proyek slide
Proyek slide merupakan alat yang berguna utuk memproyeksikan gambar diapositif agar mendapatkan bayangan nyata dan diperbesar pada layar. 

Proyektor slide memiliki bagian terpenting antara lain lampu kecil untuk memancarkan sinar kuat melalui pusat kaca, cermin cekung berguna sebagai reflektor cahaya, slide (gambar diapositif), dan lensa cembung berperan membentuk bayangan pada layar.

8. Optalmoskup 
Optalmoskup merupakan alat yang digunakan untuk memeriksa retina mata. Cara kinerja optalmoskup sebagai berikut berkas cahaya yang diterima dari sumber cahaya yang terdapat di fokus lensa akan dibiaskan sejajar ke cermin. 

Setelah itu cermin akan memantulkan sinar ke mata. Sehingga pengamat bisa mengamati retina melalui lubang ditengah cermin dan lensa berperan sebagai lup.