Kamis, 14 September 2017

Bentuk Bentuk Pemerintahan Negara di Dunia Berdasarkan Kontrol Kekuasaan

Setiap negara pasti memiliki pemerintahan. Salah satu syarat berdirinya negara adalah adanya pemerintah. Meski pun pemerintah adalah hal yang pasti dimiliki oleh setiap negara, tapi bukan berarti bentuk pemerintahan negara di dunia ini semuanya sama. Ada banyak bentuk pemerintahan yang bisa dianut oleh setiap negara.
Setiap negara pun bebas memilih bentuk pemerintahan seperti apa yang paling sesuai untuk diterapkan di negaranya. Karena ada banyak bentuk pemerintahan negara di dunia ini, maka ada baiknya kita mengetahui satu per satu apa saja bentuk pemerintahan yang ada tersebut.
Tapi, perlu dipahami bahwa setiap bentuk pemerintahan ini pada dasarnya tidaklah berlaku rigid atau kaku. Suatu negara bisa menggubah sistem pemerintahan yang ada dengan menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi di negaranya, sekaligus bisa menggabungkan dua atau lebih sistem pemerintahan yang ada.
Jadi, berikut ini adalah beberapa sistem pemerintahan negara -negara yang ada di dunia, berdasarkan pada kontrol kekuasaan yang ada.

# Otokrasi (Autocracy)

Bentuk pemerintahan otokrasi adalah pemerintahan yang kekuasaannya berpusat hanya pada satu individu saja. Jadi, pemimpin puncak ini tidak tunduk terhadap apa pun, juga tidak memiliki batasan dalam melakukan kontrol pemerintahan di negaranya.

# Geniokrasi (Geniocracy)

Di dalam Geniokrasi, pemerintahan dijalankan berdasarkan pada pemimpin yang dianggap sebagai kelompok orang bijaksana dan cerdas. Bentuk pemerintahan ini diajukan oleh Rael, yang merupakan pemimpin gerakan Raelian pada tahun 1977.
Konsep yang diajukan adalah kepemimpinan dari mereka yang memiliki kreativitas, serta kemampuan untuk memecahkan masalah dengan baik, dan bekal IQ yang tinggi. mereka dengan kriteria yang memenuhi persyaratan saja yang dapat duduk di pemerintahan.

# Bankokrasi (Bankocracy)

Bentuk pemerintahan bankokrasi adalah suatu pemerintahan dengan sistem kekuasaan, di mana para pembuat undan -undang diserahkan kepada pihak perbankan dan lembaga keuangan.

# Kratokrasi (Kratocracy)

Bentuk pemerintahan kratokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dengan pemimpin yang berusaha mempertahankan kekuasaan yang dimiliki dengan menggunakan kekuatan. Untuk naik dan mempertahankan kepemimpinan, para pemimpin dapat melakukan segala cara, termasuk dengan melakukan intimidasi dan menakuti sehingga bisa tetap berkuasa.

# Teknokrasi (Technocracy)

Bentuk pemerintahan teknokrasi, orang -orang yang menjalankan pemerintahan dipilih dari kalangan dokter, insinyur dan atau arsitek. Dalam sistem pemerintahan ini, posisi penting diberikan kepada para professional yang telah mempunyai keahlian tertentu.

# Meritokrasi (Meritocracy)

Bentuk pemerintahan negara meritokrasi ini pemegang pemerintahan yang ada diberikan kepada para pemimpin berdasarkan pada kemampuan, keterampilan dan kontribusi yang dilakukan demi masyarakat.

# Despotisme (Despotism)

Bentuk pemerintahan despotism pada dasarnya menyerupai autokrasi, yang memiliki pemimpin puncak seorang individu tunggal dengan kekuasaan penuh. Hanya saja, pada despotism, penguasa negara ini memperlakukan warga negara layaknya budak, dan sering melakukan genosida serta pembunuhan massal. Contoh bentuk pemerintahan despotik pernah dilakukan di Amin di Uganda pada tahun 1970-an.

# Kediktatoran (Dictatorship)

Bentuk pemerintahan kediktatoran memiliki pemimpin puncak seorang individu yang mempunyai kendali penuh serta mutlak terhadap negaranya. Pemimpin puncak yang disebut sebagai dictator ini mendapatkan kekuasaannya dengan cara melakukan kudeta militer. Dapat pula kekuasaan didapatkan dengan dipilih oleh penguasa yang ada pada pemerintahan yang berbeda, lalu merebut kekuasaan. Contoh kediktatoran yang pernah ada di dunia adalah Adolf Hitler pada era Nazi Jerman.

# Fasisme (Fascism)

Fasisme adalah bentuk negara yang didasarkan pada propaganda nasionalisme serta kebanggaan patriotik. Kepemimpinan dijalankan oleh seorang pemimpin tunggal sebagai bagian kelompok yang lebih besar, yang juga mengikuti filosofi yang sama.
Pada pemerintahan fasisme, sentimen nasionalisme menjadi faktor penting dalam menguasai orang-orang dan digunakan untuk menindas kebebasan rakyat. Contoh fasisme adalah pemerintahan Italia di bawah diktator Benito Mussolini.

# Monarki Absolut (Absolute Monarchy)

Bentuk pemerintahan monarki absolut menempatkan raja sebagai kepala negara dan sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Jadi, raja memimpin dan mengontrol pemerintahan secara mutlak. Pada bentuk pemerintahan ini pun seringkali tidak membutuhkan adanya konstitusi formal. Contoh monarki absolut pernah dilakukan di negara Brunei, Swaziland dan Oman.

# Monarki Konstitusional (Constitutional Monarchy)

Bentuk pemerintahan monarki konstitusional menempatkan raja -raja sebagai pemimpin negara tertinggi. Hanya saja, hak -hak serta kekuasaan raja dibatasi dengan adanya konstitusi. Contoh negara monarki konstitusional yang masih berlangsung adalah Jepang, Selandia Baru dan Denmark.

# Monarki Federal (Federal Monarchy)

Sistem monarki federal merupakan suatu bentuk federasi negara yang mempunyai raja atau kepala negara yang berbeda, akan tetapi diperintah oleh seorang raja saja. Raja inilah yang disebut kepala dari seluruh federasi. Contoh negara monarki federal adalah Kerajaan Belgia dan Kerajaan Spanyol.

# Korporatokrasi (Corporatocracy)

Bentuk pemerintahan korporatokrasi ini memiliki sistem pemerintahan yang dijalankan oleh perusahaan, karena perusahaan telah mengambil alih pemerintahan. Penggambaran fiksi dalam bentuk negara korporatokrasi ini dapat dilihat dalam film Aliens (1986). Dalam film itu digambarkan bahwa perusahaan Weyland- Yutani berusaha menguasai sebagian besar dunia serta mendanai eksplorasi luar angkasa.

# Mobokrasi (Mobocracy)

Bentuk pemerintahan mobokrasi ini dilakukan oleh massa atau gerombolan. Jadi, sistem pemerintahan ini menempatkan populasi umum yang mengambil alih pemerintahan untuk diperintah di bawah tangan mereka sendiri. Kondisi ini umumnya bisa terjadi dalam konteks negatif. Jadi, ketika hukum dan ketertiban dalam suatu negara rusak, kemudian massa pun melakukan kekerasan dan pemberontakan terhadap otoritas negaranya.

# Dwikekuasaan (Diarchy)

Sistem pemerintahan yang berlangsung pada dwikekuasaan ini termasuk jenis monarki. Hanya saja, negara berada di bawah kekuasaan dua kepala negara. Para pemimpin ini mendelegasikan sebagian tanggung jawab yang dimiliki kepada orang lain. selain itu, pemerintahan yang dijalankan selalu berada di bawag kedua pemimpin. Contoh modern dari bentuk dwikekuasaan adalah Andorra, dengan dua kepala negara, yakni Presiden Perancis dan Uskup Urgell.

Jadi, demikianlah bentuk bentuk pemerintahan negara di dunia yang didasarkan pada kontrol kekuasaan yang ada. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Rabu, 13 September 2017

Jenis Jenis Hutan Berdasarkan Fungsi dan Lainnya

Bagi bumi, hutan adalah hal yang amat penting. Kita tentu pernah mendengar bahwa hutan adalah paru paru dunia bukan? Nah, karenanya, sudah sewajarnya kalau kita selalu melestarikan hutan yang ada di muka bumi ini. Selain itu, ada baiknya kita juga lebih mengenal jenis jenis hutan yang ada di dunia.
Jenis jenis hutan ini ada banyak macam pembagiannya. Pembagian jenis jenis hutan juga didasarkan pada berbagai hal, seperti berdasarkan fungsi, jenis pohon, proses terjadi, tempat dan lainnya. Agar lebih mengenalnya, mari kita coba mempelajari jenis jenis hutan berikut ini.
Jenis Jenis Hutan

Jenis hutan menurut fungsinya

Jenis jenis hutan menurut fungsinya meliputi empat macam : hutan lindung, hutan suaka alam, hutan produksi dan hutan wisata, dengan penjelasan sebagai berikut.
- Hutan Lindung
Hutan Lindung memiliki fungsi untuk melindungi serta menjaga kelestarian tanah dan air yang terdapat pada suatu wilayah. Gundulnya pepohonan yang ada di hutan lindung dapat mengakibatkan tanah yang di sekitar hutan tersebut mudah tererosi sehingga  air hutan yang meresap dalam tanah sangat sedikit.
Jika demikian, mata air di daerah kawasan tersebut dapat menjadi kering dan permukaan air tanah pun juga lebih dalam. Artinya, wilayah tersebut akan rawan banjir. Selaiknya, tata air yang buruk juga dapat mengakibatkan banjir.
- Hutan Suaka Alam
Hutan suaka alam yang berupa kawasan hutan dengan sifat-sifat khas ini berfungsi untuk melindungi kondisi alam hayati atau jenis tumbuhan serta ekosistem juga hewan tertentu. Ada dua jenis hutan suaka alam, yaitu hutan hutan cagar alam dan hutan suaka margasatwa.
Hutan cagar alam berfungsi melindungi berbagai jenis tumbuhan, dengan kondisi alamnya yang khas agar tumbuhan dapat berkembang secara alami dalam ekosistem alaminya. Adapun hutan suaka margasatwa berfungsi untuk melindungi aneka hewan di habitan asli atau alaminya, karena kawasan hutan suaka margasatwa yang khas dan memiliki keunikan dan keanekaragaman jenis satwa.
- Hutan Wisata
Hutan wisata berfungsi untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan masyarakat dalam hal pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata ada beberapa, yakni berupa taman wisata, taman baru serta taman laut.
Taman wisata umumnya memiliki panorama alam khas dan tampak indah, dengan keindahan nabati, hewani dan alam yang menarik sehingga sesuai untuk dimanfaatkan dalam rangka rekreasi dan kebudayaan.
Taman Baru berfungsi untuk tujuan wisata yang khas karena memiliki aneka satwa baru yang hidup sehingga memungkinkan diselenggarakan perburuan secara teratur demi kepentingan rekreasi.
Taman Laut adalah kawasan laut atau lepas pantai di dalam batas wilayah laut Indonesia, dengan keadaan alam yang khas dan menarik, bebatuan kosong atau biota laut lain yang khas. Selaligus kondisinya memungkinkan untuk dijadikan tempat tujuan rekreasi.
- Hutan Produksi
Hutan Produksi berfungsi untuk diambil hasilnya, atau untuk menghasilkan suatu produk hutan, seperti kayu atau non kayu, industri kayu dan obat-obatan, dan sebagainya.

Jenis Hutan Berdasarkan Jenis Pohonnya

Jenis hutan berdasarkan jenis pohon yang hidup di dalamnya dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu : hutan homogen dan hutan heterogen.
- Hutan Homogen
Hutan Homogen merupakan hutan dengan tanaman yang hidup di dalamnya hanya satu jenis saja, atau seluruh tanamannya seragam. Hutan homogen umumnya berupa hutan buatan yang sengaja dibuat khusus untuk tujuan tertentu, seperti produksi, reboisasi, atau keperluan perluasan industri dan lainnya. Contoh hutan homogen bisa berupa hutan jati, hutan cemara, hutan bakau, hutan kayu putih dan hutan pinus.
- Hutan Heterogen
Hutan Heterogen adalah hutan dengan jenis tanaman yang hidup di dalamnya bervariasi, atau banyak jenisnya. Contoh hutan homogen yang paling populer adalah hutan rimba, hutan lindung, dan hutan suaka alam.
Kebanyakan hutan heterogen ditemukan di wilayah tropis yang mempunyai jumlah curah hujan tinggi, seperti di Amerika Selatan, Amerika Tengah, Afrika, Asia Tenggara dan Australia Timur Laut. Hutan -hutan heterogen ini umumnya mempunyai pepohonan yang menjuang tinggi dan berdaun lebar.
Contoh hutan heterogen di Indonesia, adalah hutan hutan yagg ada di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Irian Jaya.

Jenis Hutan Berdasarkan Proses Terjadinya

Jenis hutan berdasarkan pada proses terjadinya atau terbentuknya, meliputi : hutan asli atau hutan alami dan hutan buatan.
- Hutan Asli atau hutan alami
Hutan asli atau hutan alami adalah hutan yang proses terjadinya secara alami, atau tanpa bantuan manusia. Contoh hutan alami adalah hutan rimba.
- Hutan Buatan
Hutan buatan adalah hutan yang terjadnya disebabkan oleh bantuan manusia karena dengan sengaja dibuat. Hutan buatan umumnya hanya terdiri dari satu jenis pohon, dan biasanya khusus untuk tujuan tertentu.
Contoh hutan buatan adalah hutan jati, hutan kayu putih dan lainnya, yang biasanya sengaja dibuat untuk tujuan produksi demi memenuhi kepentingan ekonomi.
Akan tetapi, ada juga hutan homogen yang bukan hutan buatan, yakni hutan mangrove atau hutan bakau pada umumnya, yang biasanya merupakan hutan alami. Ada juga hutan mangrove yang merupakan hutan alami, yang biasanya dibuat untuk melindungi tanah yang ada di sekitar pantai dari ombak, atau abrasi.

Jenis Hutan Berdasarkan Tempatnya

Jenis hutan berdasarkan tempatnya ada sangat banyak dan sangat mudah dikenali. Sebab, hutan -hutan ini dinamai atau disebut sesuai dengan di mana kawasan hutan tersebut berada. Umumnya, hutan -hutan seperti ini adalah hutan yang ada di wilayah tropis, yang memiliki curah hujan tinggi.
Contohnya, hutan yang tumbuh di kawasan rawa dinamai hutan rawa, hutan yang tumbuh di daerah pantai dinamai hutan pantai, hutan yang tumbuh di wilayah pegunungan dinamai hutan pegunungan dan lainnya.

Jenis Hutan Berdasarkan Iklimnya

Jenis hutan berdasarkan pada iklim terdapat berbagai jenis, seperti :
- Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis merupakan jenis hutan yang terdapat di daerah dengan iklim tropis basah dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Ciri khas tumbuhan-tumbuhan yang tumbuh di wilayah hutan hujan tropis umumnya memiliki ukuran pohon tinggi, dengan daun lebar, selalu tampak hijau dan umumnya merupakan jenis pohon besar. Hutan hujan tropis biasanya kaya akan hewan Vertebrata dan Invertebrata.
Contoh hutan hujan tropis banyak terdapat di wilayah Amerika Tengah dan Selatan, wilayah Australia timur Laut, wilayah Afrika dan juga di wilayah Asia Tenggara.
- Hutan Musim Tropik
Hutan musim tropik umumnya banyak terdapat di daerah yang memiliki iklim tropis basah, dengan musim kemarau panjang. Ciri khas pepohonan yang ada di hutan musim tropis umumnya menggugurkan daunnya ketika musim kemarau. Contoh hutan musim tropik banyak ditemukan di daerah India dan Asia Tenggara, dan termasuk Indonesia.
- Hutan Hujan Iklim Sedang
Hutan hujan iklim sedang adalah jenis hutan raksasa yang terdapat di wilayah dengan iklim sedang dengan curah hujan yang tinggi. Hutan hujan iklim sedang di wilayah Australia dan di sepanjang pantai Pasifik Amerika Utara serta California sampai ke negara bagian Washington. Hutan hujan iklim sedang yang terdapat di wilayah Australia diketahui sebagai hutan dengan pohon-pohon tertinggi di dunia.
- Hutan Pegunungan Tropik
Hutan Pegunungan Tropik memiliki ciri khas yang menyerupai hutan hujan iklim sedang. Bedanya, hutan ini memiliki struktur dan karakteristik yang berbeda di letaknya, karena hutan ini berada di wilayah pegunungan yang ada di daerah tropis.
- Hutan Hujan Iklim Sedang yang selalu hijau
Hutan hujan iklim sedang memiliki ciri khas dengan warna yang selalu hijau. Hutan ini dapat ditemukan di wilayah yang memiliki iklim sedang. Kita bisa menemukan hutan jenis ini di kawasan Amerika Serikat dan Eropa yang memiliki iklim kontinen.
- Hutan Gugur Iklim Sedang
Hutan Gugur Iklim Sedang adalah hutan yang biasa terdapat di daerah dengan iklim kontinen sedang, namun agak basah dengan musim hujan yang berlangsung ketika musim panas, dan  musim dingin yang biasanya berlangsung keras.
Pohon-pohon yang mendominasi hutan gugur iklim sedang berupa pohon-pohon berdaun lebar yang menggugurkan daunnya pada musim dingin. Hutan ini banyak terdapat di dearah Amerika Serikat, Amerika Tengah, Asia Timur, Chile, dan Eropa.
- Taiga
Taiga adalah hutan yang memiliki tumbuhan berupa aneka jenis conifer. Hutan ini banyak terdapat di wilayah terdingin yang ada di iklim hutan. Taiga terbesar terdapat di wilayah Amerika Utara, Eropa dan Asia.
- Hutan Lumut
Hutan lumut adalah komunitas pegunungan tropik dengan ciri khas adanya struktur lumut dan banyak ditemukan pada wilayah dengan ketinggian sekitar 2500 meter atau lebih. Ciri khas hutan lumut adalah pohon-pohonnya yang pendek, atau bahkan kerdil dengan ditumbuhi lumut serta lumut kerak.
- Sabana
Sabana adalah daerah padang rumput tropis dengan ciri khas adanya pohon-pohon besar. Hutan sabana umumnya berada pada daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. Kebanyakan sabana terdapat di wilayah Australia dan Brasilia.
- Gurun
Gurun adalah wilayah daratan dengan ciri khas yang kering dan di wilayahnya tidak terdapat jenis tumbuhan apa pun, kecuali beberapa jenis kaktus saja. Umumnya, gurun terdapat di wilayah dengan iklim sangat panas dengan suhu yang tinggi, dan curah hujan rendah sehingga tidak banyak tumbuhan yang dapat bertahan hidup di wilayah gurun.
Beberapa jenis tumbuhan yang mampu bertahan hidup di sana adalah kaktus dan hanya beberapa jenis saja.

Jenis Hutan Berdasarkan Tujuannya

Jenis hutan berdasarkan tujuannya, meliputi :
- Hutan Konservasi dan Taman Nasional, adalah hutan yang dibuat dengan tujuan konservasi dan juga taman nasional.
- Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Tetap, adalah hutan yang dibuat dengan tujuan untuk diambil hasil produksinya.
- Hutan Lindung, adalah hutan yang dibuat dengan tujuan melindungi ekosistem tertentu.
- Hutan Konversi, adalah hutan yang dibuat dengan tujuan konversi.
Jadi, jenis jenis hutan memang ada banyak yang bisa dilihat dari berbagai faktor. Untuk itu, kita perlu mempelajari aneka jenis hutan berdasarkan pada aneka faktor yang ada. Semoga tidak bingung dengan penjelasannya ya.

Referensi :
https://portal-ilmu.com/jenis-jenis-hutan/
http://www.pusatbiologi.com/2013/03/jenis-jsnis-hutan-dan-fungsinya_15.html

Mulyo, Bambang Nianto dan Purwadi Suhandini. 2015. Geografi untuk Kelas XI SMA dan MA. Solo : Global Tiga Serangkai.

Senin, 11 September 2017

Apa Beda Tenses dan Grammar?

Ketika kita mulai belajar bahasa Inggris, maka kita akan sering mendengar istilah tenses dan juga grammar. Apakah keduanya sama? Hmm, sama sekali tidak. Pada dasarnya, tenses dan grammar itu berbeda. Lalu, apa bedanya tenses dan grammar?
Tidak sedikit orang yang bingung mengenai apa beda tenses dan grammar. Bahkan, ada juga yang menganggap tenses itu sama dengan grammar. Bahwa materi pembelajaran pada tenses dan grammar itu ya sama saja. Jadi, kenapa harus bingung memilih mana yang harus dipelajari lebih dulu?
Padahal, keduanya itu sebetulnya sama sekali berbeda loh. Lalu, apa bedanya. Mari kita ulas gambaran umum keduanya ya.
Beda Tenses dan Grammar

Apa itu Grammar?

Grammar merupakan tata bahasa dan sistem kebahasaan secara umum yang umumnya terdiri dari materi tata cara pembentuk kalimat dan kata. Dalam grammar, dipelajari mengenai keseluruhan tata bahasa yang dikenal dalam ejaan bahasa Inggris.
Jadi, dipelajari pula mengenai alphabet, vocabulary, word order, phonetic symbol, part of speech, termasuk tenses, dan sebagainya. Dari sini, tentunya kita bisa mendapat gambaran bahwa grammar cakupannya cukup luas ya. Bahkan, jelas lebih luas dari tenses karena tenses sendiri termasuk dalam materi pembelajaran grammar.

Apa itu Tenses?

Adapun tenses memiliki arti waktu atau masa. Sederhananya, tenses adalah sautu pola atau struktur yang membentuk kalimat, serta tersusun berdasarkan pada waktu terjadinya suatu peristiwa.
Di dalam tenses, hal paling utama untuk diperhatikan adalah bagian kata kerja atau verb. Verb adalah bagian yang selalu berubah di dalam tenses menurut pada waktu terjadinya peristiwa.
Sebagai contoh, untuk Verb 1 merupakan bentuk kata kerja yang khusus digunakan untuk menunjukkan suatu aksi atau situasi, yang berlangsung pada waktu sekarang (present). Sedangkan Verb 2 digunakan untuk menunjukkan suatu aksi atau situasi yang berlangsung pada waktu lampau atau telah lalu (past). Adapun Verb 3 menunjukkan suatu aksi atau situasi yang sudah dimulai pada masa lampau, akan tetapi masih berlanjut atau sudah selesai dan masih bisa dirasakan dampaknya pada waktu sekarang (Perfect).
 Lalu ada juga Verb-ing yang merupakan kata kerja yang menunjukkan aksi atau situasi yang tengah terjadi pada saat sekarang, tepatnya saat sedang berbicara (Progressive). Seperti itulah kira -kira gambaran tenses.

Jadi, sudah tahu bukan apa beda grammar dan tenses? Pada dasarnya, keduanya tidaklah sama. Tenses merupakan struktur pembentuk kalima dan merupakan salah satu bagian yang dipelajari dalam grammar, sedangkan grammar adalah bagian pembelajaran bahasa Inggris yang berisi materi kebahasaan dengan cakupan jauh lebih luas dari pada tenses

Senin, 28 Agustus 2017

Contoh Teks Prosedur Kompleks Singkat

Bahasa Indonesia memang pelajaran yang sangat menarik. Di dalamnya, kita akan diajak untuk mempelajari aneka jenis teks, termasuk teks prosedur. Lalu, apa itu teks prosedur? Secara sederhana, teks prosedur dapat dipahami sebagai suatu teks yang memuat keterangan prosedur atau runtutan kerja untuk tujuan membuat atau menghasilkan sesuatu.

Pengertian teks prosedur dan penjelasan lain yang lebih mendetail dijabarkan dalam artikel tersendiri pada website ini ya. Sebab, kali ini kita akan membahas lebih dalam pada bagian contoh teks prosedur saja. Tepatnya, berupa contoh teks prosedur kompleks singkat. 

Agar lebih jelas, contoh teks prosedur tersebut dibagi ke dalam meberapa tema sempit. Adapun tema yang akan diambil meliputi: membuat makanan, dan melakukan sesuatu.

Langsung saja lihat contoh di bawah ini:

Contoh Teks Prosedur Membuat Makanan


Cara Memasak Nasi Goreng Mawut
Siapa yang tidak kenal dengan nasi goreng? Ada banyak sekali penggemar nasi goreng di dunia ini. Sebab, rasa dan tampilan nasi goreng sangatlah nikmat. Apalagi, nasi goreng dapat dikreasikan ke dalam aneka bentuk, rupa dan rasa. Salah satu kreasi menarik nasi goreng adalah nasi gorng mawut.

Nasi goreng mawut ini khas sekali rasanya. Dulu, nasi goreng mawut banyak terdapat di daerah Jawa Timur, seperti di Surabaya dan Malang. Tapi, kini nasi goreng mawut mulai banyak ditemukan di berbagai tempat di Indonesia.

Nasi goreng mawut memang sangat sedap. Bagi Anda yang juga senang menikmati sedapnya nasi mawut, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut ini adalah contoh resep atau contoh teks proosdur komplek singkat:



Bahan:

  1. Nasi Secukupnya
  2. Telur
  3. Bumbu Nasi Goreng Instan
  4. Minyak goreng atau mentega secukupnya
  5. Mie kuning
  6. Bakso
  7. Sosis
  8. Cap jay
  9. Sayuran

Langkah langkah:

  1. Panaskan minyak goreng di atas wajan dengan api kecil.
  2. Masukkan telur ke dalamnya, lalu kocok rata.
  3. Masukkan nasi. Aduk rata.
  4. Tambahkan bumbu nasi goreng, sedikit mie kuning yang sudah direndam air.
  5. Masukkan irisan sosis,bakso dan cap jay. Aduk rata.
  6. Tambahkan sayuran, aduk perlaha hingga sayuran layu.
  7. Angkat dan siap disajikan.

Cara Membuat Agar -agar




Agar -agar adalah jenis makanan yang cukup lezat. Ada banyak orang yang suka menikmati agar-agar. Meskipun sudah sangat populer, tidak ada salahnya kita kembali mengulas tentang cara membuat agar -agar. Berikut adalah caranya :


Bahan :
1) 1 bungkus agar -
2) 1 gelas gula pasir
3) 3 gelas ar

Cara membuat :
1) Masukkan ar dalam panci.
2) Masukkan agar -agar dan gula pasir,
3) Panaskan di atas kompor sambil terus diaduk. Tunggu sampai sedkit mengental.
4) Angkat. Tuangkan ke dalam wadah -wadah kecil.
5) Tunggu hingga agar -agar mengeras dan siap dinikmati.

Selasa, 08 Agustus 2017

Karakteristik dan 3 Macam Bentuk Galaksi

Tidak ada yang meragukan bahwa jagat raya ini adalah sesuatu yang teramat luas. Bahkan, batas dari jagat raya itu sendiri masih belum ada yang mengetahui. Namun, banyak pakar yang meyakini bahwa jagat raya yang luas ini memiliki sifat tanpa batas.

Galaksi

Jika dibandingkan dengan jagat raya ini, bumi hanyalah satu di antara bagian yang sangat kecil dari jagat raya. Lalu di dalam luasnya jagat raya ini, masih terdapat begitu banyak planet yang mendiami masing -masing sistem seperti tata surya dan juga galaksi. Ya, galaksi adalah salah satu contoh benda langit yang cukup besar. Lalu, apa yang disebut dengan galaksi ini?

Galaksi adalah suatu sistem bintang atau tatanan bintang yang terdiri dari banyak bintang, planet, meteor, dan benda -benda langit lain yang tersusun secara menggerombol. Masing -masing galaksi yang ada mempunyai daya tarik / gravitasnya sendiri.

Ada banyak sekali jumlah galaksi yang terdapat di jagat raya ini. Salah satunya adalah galaksi bima sakti (Milky Way Galaxy) yang merupakan bentuk galaksi spiral, dan menjadi letak bumi dan sistem Tata Surya kita berada. Selain galaksi bima sakti, masih ada galaksi -galaksi lain yang terdapat dalam jagat raya ini.

Karakteristik Galaksi
Masing -masing dari galaksi yang ada pada dasarnya memiliki karakteristik tersendiri sehingga ia bisa disebut sebagai galaksi. Karakteristik galaksi meliputi:
  • Galaksi memiliki cahaya sendiri, atau bukan merupakan cahaya pantulan.
  • Galaksi - galaksi lain dapat terlihat berada di luar galaksi bima sakti.
  • Jarak antargalaksi berkisar hingga jutaan tahun cahaya.
  • Galaksi memiliki bentuk tertentu, seperti bentuk spiral, elips, atau tidak beraturan (irregular galaxis).
  • Galaksi memiliki lubang hitam (black hole).

Contoh Galaksi
Ada beraneka macam galaksi yang sejauh ini berhasil ditemukan dan dikenal. Beberapa contoh galaksi yang cukup populer seperti :
  • Galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti adalah galaksi tempat bumi berada. Galaksi ini memiliki bentuk spiral dengan diameter sekitar 100.000 tahun cahaya.
  • Galaksi Magellan. Galaksi Magellan merupakan galaksi yang berada paling dekat dengan galaksi Bimasakti. Jarak kedua galaksi ini sekitar 150.000 tahun cahaya dan berada di sekitar belahan langit selatan.
  • Galaksi Ursa Mayor. Galaksi ini berjarak sekitar 10.000.000 tahun cahaya dari Galaksi Bimasakti. Galaksi Ursa Mayor berbentuk elips.
  • Galaksi Jauh. Galaksi Jauh adalah galaksi -galaksi yang letaknya lebih dari 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti. Contoh dari galaksi Jauh adalah Galaksi Sivery, Galaksi Triangulum, dan Galaksi Whirpool.

Bentuk Bentuk Galaksi
Bentuk galaksi ada bermacam -macam. Setidaknya, ada tiga bentuk galaksi yang dikenal. Macam bentuk galaksi tersebut adalah galaksi tidak beraturan, galaksi elips, dan galaksi spiral.

1) Galaksi tidak beraturan
Galaksi tidak beraturan ini artinya tidak mempunyai bentuk khusus. Galaksi ini memiliki banyak materi antar bintang yang terdiri dari gas dan debu. Contoh galaksi tidak beraturan adalah Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil.

2) Galaksi Elips
Galaksi elips adalah galaksi yang memiliki bentuk bundar hingga berbentuk bola pepat. Galaksi bentuk ini sangat sedikit mengandung materi antar bintang dan anggotanya adalah bintang -bintang tua. Contoh galaksi berbentuk elips adalah galaksi M87 atau galaksi elips raksassa di rasi Virgo.

3) Galaksi Spiral
Galaksi berbentuk spiral ini mempunyai beberapa bagian utama. Yakni halo, bidang galaksi (termasuk tenga spiral) dan budge atau bagian pusat galaksi yang menonjol. Galaksi bentuk ini berotasi sangat cepat sehingga memipih dan membentuk bidang galaksi. Contoh galaksi spiral adalah galaksi Andromeda dan Galaksi Bimasakti.

Minggu, 23 Juli 2017

Kumpulan Contoh Teks Deskripsi Singkat

Ada beragam jenis teks yang kita pelajari dalam bahasa Indonesia. Salah satu contoh teks tersebut adalah teks deskripsi. Mengenai pengertian teks deskripsi dan penjelasannya sudah pernah dibahas dalam artikel sebelumnya. 

Nah, kali ini, yang akan kita bahas lebih lanjut adalah mengenai contoh teks deskripsi singkat. Adapun tema teks deskripsi yang akan kita bahas meliputi:

Sebagai pengantar singkat mengenai teks deskripsi ini, maka kita harus memahami bahwa teks ini berguna untuk mengetahui informasi rinci terkait suatu objek tertentu. Objek ini bisa banyak macamnya, bisa berupa barang, tempat, peristiwa atau pun hal lain. 

Dengan teks deskripsi inilah, kita bisa mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai suatu objek. Berikut ini terdapat contoh teks deskripsi tentang objek tertentu. 


Contoh Teks Deskripsi Singkat

Contoh Teks Deskripsi tentang Sekolah

Sekolahku
Aku sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 99 Yogyakarta. Sekolahku sangat luas. Begitu pula dengan halaman sekolahku yang juga sangat luas. Ada banyak pepohonan yang ditanam di sepanjang tepi halaman sekolah. Meski sangat luas dan banyak pepohonan, tapi lingkungan sekolahku selalu tampak bersih. Ada juga tempat parkir yang bisa menampung hingga seribu sepeda motor dan sepeda.  

Sekolahku memiliki lima gedung utama yang digunakan sebagai tempat pembelajaran siswa dan fasilitas pendukung lain. Gedung utama itu dinamai gedung unit I, unit II, unit III, unit IV, dan unit V. Masing –masing gedung memiliki tiga lantai. Di masing –masing lantainya, terdapat kantin mini. Suasana di setiap gedung juga sangat sejuk. Sebab, di setiap lantainya dihiasi dengan aneka tanaman hijau yang diletakkan di dalam pot.

Unit I, II dan III digunakan sebagai tempat pembelajaran. Unit IV dan V berisi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Fasilitas pendukung tersebut di antaranya : perpustakaan, laboratorium, tempat praktikum, ruang guru, tempat olahraga, uks, unit siswa, tempat ibadah dan aula. 

Aula yang ada di unit V adalah ruangan paling besar yang dimiliki sekolahku. Aula sekolahku bisa memuat lebih dari 1000 orang. Biasanya, aula tersebut digunakan untuk acara wisuda, rapat besar, dan terkadang juga disewakan untuk acara pernikahan.

Sekolahku memang sangat nyaman. Sekolahku juga selalu tampak cerah dan terang. Apalagi, tembok sekolah dan lantainya juga banyak diwarnai dengan warna –warna mencolok. Satu warna yang paling mendominasi di sekolahku adalah warna ungu. Sebab, bagi orang Jawa, warna ungu di anggap warna yang berwibawa, karena melambangkan “wungu” yang berarti “bangun”.

Contoh Teks Deskripsi tentang Rumah

Rumah Lisa
Aku memiliki sahabat bernama Lisa. Rumah Lisa ada di samping rumahku. Halaman rumah Lisa sangat luas dan hijau. Ada beragam tanaman yang ditanam di sana, seperti : Pohon Rambutan, Pohon Jambu, Pohon Mangga, Pohon Jeruk, dan aneka bunga –bunga indah. 

Sepanjang tahun, ada saja pohon yang berbuah. Bunga –bunga juga bermekaran sepanjang tahun. Bunga yang paling sering mekar adalah bunga melati. Karena banyak bunga melati, halaman rumah Lisa jadi tampak indah dan wangi. 

Dinding rumah Lisa diwarnai dengan warna hijau. Sedangkan pintu dan jendela di sana berwarna kuning. Lantainya berupa lantai keramik berwarna putih dengan garis –garis hijau cerah. Perpaduan warna yang indah ini membuat rumah Lisa menjadi sedap dipandang dan semakin nyaman.

Apalagi, rumah Lisa selalu dirawat dengan baik. Barang –barang ditata dengan rapi. Halaman rumah yang luas juga selalu disapu setiap pagi dan sore hari. Rumah Lisa sangat nyaman sehingga aku pun senang bermain di sana.

Contoh Teks Deskripsi tentang Kucing

Whinni
Aku mempunyai seekor kucing yang kuberi nama Whinni. Whinni adalah kucing jantan berbulu panjang. Whinni mempunyai bulu yang seluruhnya berwarna putih bersih. Mata Whinni berwarna merah menyala. Ekor Whinni sangat panjang dan dipenuhi dengan bulu –bulu yang panjang dan halus.

Whinni adalah kucing yang lincah. Ia senang bermain –main. Tapi, Whinni tidak suka di tempat kotor. Ia senang bermain di tempat yang bersih. Bulu –bulunya pun jadi selalu bersih. Ia juga pintar menjaga kebersihan. Ia tidak pernah buang kotoran sembarangan. Aku sayang Whinni.

Contoh Teks Deskripsi tentang Alam

Bengawan Solo
Bengawan Solo adalah sungai terpanjang di pulau Jawa. Bengawan Solo melintasi banyak sekali kota dan daerah di Pulau Jawa. Sungai ini melintas dari ujung timur Pulau Jawa hingga hampir ke ujung barat Pulau Jawa. Hampir setiap daerah yang dilewati sungai ini mendapat berkah karena menjadi subur.

Sungai ini memiliki air yang sangat banyak. Sungai ini juga selalu terisi air. Jika di musim kemarau, Sungai Bengawan Solo masih memiliki air meskipun tinggal sedikit. Lalu ketika musim penghujan tiba, air sungainya bertambah sangat banyak. Terkadang, air sungai Bengawan Solo ini bisa meluap. Jika sedang musim hujan, air sungai ini bisa membanjiri wilayah di sekitarnya.

Contoh Teks Deskripsi tentang Benda

Lemari
Ayahku adalah penggemar lemari antik. Ada satu lemari antik yang cantik yang diletakkan di ruang tamu. Lemari itu terbuat dari kayu besi. Lemari itu memiliki warna gelap dan agak kusam. Mungkin warna kusam itu karena umur lemari yang memang sudah tua. Meski pun sedikit kusam, tapi lemari itu tetap terlihat menarik.

Lemari itu memiliki dua pintu. Di pintu sebelah kanan, terdapat cermin berbentuk oval. Di tepian lemari juga terdapat ukir –ukiran yang cantik. Ukiran itu berbentuk seperti lekukan bunga dan naga. Setiap hari, ayahku membersihkan lemari itu dengan kain basah.

Senin, 17 Juli 2017

Pengertian dan Syarat Syarat Peta

Dalam ilmu sosial, peta adalah hal yang sangat penting. Peta membantu kita dapat lebih mengenali dunia serta kondisi geografis atau alam yang ada di permukaan bumi. 

Dari peta, kita dapat memperoleh banyak keterangan yang bermanfaat. Tapi, tentu saja kita harus bisa membaca peta dengan benar dan betul – betul memahami penggunaan peta itu sendiri.

Mempelajari peta secara umum pada dasarnya mudah. Akan tetapi untuk membuat peta, diperlukan keahlian khusus. Ada ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari peta, yang disebut dengan kartografi. Sedangkan orang yang ahli dalam bidang perpetaan dinamakan sebagai kartograf.

Pengertian Peta

Pengertian peta adalah gambaran permukaan bumi yang diperkecil, yang melukiskan keadaan suatu tempat yang dilihat dari atas. 

Melalui peta, kita dapat mengetahui banyak hal tentang keadaan daerah di bumi ini. Peta dapat menunjukkan banyak hal mulai dari letak suatu negara, letak laut, rawa, sungi, pegunungan, danau dan masih banyak lagi kondisi geografis lain.

Di dalam peta, dikenal pula dua unsur yang dilukiskan di dalamnya, yakni unsur alami dan unsur buatan manusia. Sungai, laut, bukit, rawa, gunung api dan sejenisnya yang dilukiskan pada peta dinamakan sebagai unsur alami. Sementara itu, jalan kereta api, lapangan terbang, daerah pertanian dan sejenisnya dinamakan sebagai unsur buatan manusia.




Syarat Syarat Peta

Untuk memahami peta, kita juga perlu untuk mengetahui syarat – syarat peta. Syarat – syarat peta ini merupakan hal – hal yang harus ada dalam peta. Artinya, suatu peta dapat dikatakan baik atau memenuhi syarat bila terdapat beberapa unsur. Unsur peta sebagai syarat peta tersebut adalah :

1. Judul peta
Setiap peta tentu harus memiliki judul. Judul ini menunjukkan tentang lokasi peta dan keterangan utama lain, misal jenis peta. 

Judul peta umumnya ditulis besar dan jelas serta diletakkan di bagian atas peta, sehingga mudah terlihat. Contoh judul peta misalnya : Peta Kepualauan Maluku, Peta Penyebaran Hasil Tambang di Indonesia.

2. Legenda
Legenda dalam peta merupakan keterangan dari lambang – lambang yang terdapat pada peta supaya lebih mudah dibaca. 

Misalnya saja seperti kota yang dilambangkan dengan titik atau bulatan, jalan kerata api dilambangkan dengan garis hitam putih serta jalan raya yang dilambangkan dengan garis merah.

3. Simbol peta
Simbol peta merupakan tanda – tanda khusus yang umumnya digunakan pada semua peta. Simbol dalam peta dapat diklasifikasikan dalam beberapa bentuk, yakni: 


  • Titik, dalam berbagai ukuran dan bentuk
  • Garis, misalnya dalam bentuk tebal, tipis, sejajar, dan terputus – pitis
  • Warna, misalnya merah, hijau, kuning, biru dan coklat
  • Daerah, misalnya untuk menunjukkan daerah pertanian, dan daerah rawa, dan lain – lain.

Baca juga: Daftar Monumen di Indonesia Lengkap

4. Penunjuk arah mata angin
Penunjuk arah mata angin ini snagat penting artinya untuk dapat membaca peta. Dengan adanya penunjuk arah tersebut, maka pembaca dapat mengetahui arah timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, barat laut, utara, dan timur laut.

Umumnya, arah utara ditunjukkan dengan tanda panah yang dengan ujung huruf U.

5. Skala peta
Skala peta adalah angka yang menyatakan perbandingan jarak di dalam peta dengan jarak sebenarnya di lapangan. Penulisan skala peta biasanya diletakkan di bawah peta atau judul peta. 

Dengan skala, pembaca dapat mengetahui jarak yang sebenarnya di lapangan. Cara membaca skala peta misalnya, bila skala diketahui 1 : 500.000, maka artinya setiap satu centimeter pada peta tersebut sama dengan 500.000 cm di lapangan.

6. Lettering
Lettering merupakan semua tulisan dan angka yang berfungsi untuk memperjelas arti dari lambang atau simbol yang ada. Sebagai contoh, judul ditulis dengan huruf capital tegak semua. 

Kota ditulis dengan huruf capital tegak dan bagian air seperti laut, sungai atau danau, ditulis dengan huruf miring. 

7. Inset
Inset adalah peta kecil yang terdapat di dalam peta yang fungsinya untuk penunjuk lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukannya dengan daerah sekitar yang lebih luas lagi. 

Tujuan memberikan inset ini adalah untuk memperjelas salah satu bagian dari peta dan menunjukkan lokasi yang penting, tetapi kurang jelas di dalam peta. 

8. Garis astronomis
Garis astronomis adalah garis yang digunakan untuk menentukan lokasi dari suatu tempat di muka bumi ini. Biasanya, garis astronomis ini berupa garis lintang dan garis bujur yang dilengkapi dengan angka derajat di tepi peta.

9. Sumber peta dan tahun pembuatan peta
Sumber peta ini juga perlu dicantumkan agar pembaca dapat mengetahui dari mana peta tersebut diperoleh. Tahun pembuatan peta yang terdapat pada peta juga melukiskan data yang mudah berubah. 

Hal ini misalnya pada peta hasil perkebunan, hasil pertanian dan penyebaran penduduk yang dapat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Rabu, 05 Juli 2017

Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia

Selamat datang di porosilmu.com kali ini akan ada pembahasan mengenai kolonialisme dan imperialisme di Indonesia. Di blog ini akan membahas dari proses masuknya kolonialisme dan imperialisme di Indonesia, kebijakan pemerintah, pengaruh dan munculnya golongan yang melawan kolonialisme dan imperialisme di indonesia.

Pengertian Kolonialisme

Secara etimologi, kata kolonialisme berasal dari kata colunus ( menguasai ), maka kolonialisme adalah usaha untuk menguasai bangsa lain di luar wilayahnya sendiri untuk mencari kekuasaan dalam bidang ekonomi, SDA, SDM, dan politik.

Sedangkan imperialisme berasal dari kata imperare ( memerintah ), maka imperialisme merupakan usaha untuk memerintah bangsa lain di luar wilayahnya sendiri untuk mencapai cita-cita bangsa yang melakukan imperialisme.

Kolonialisme dan imperialisme dilakukan oleh bangsa barat untuk memenuhi kebutuhannya berupa 3G ( Gold, Glory, dan Gospel ) di seluruh penjuru dunia.

Proses masuk kolonialisme dan imperialisme 

Peristwa masuknya kolonialisme dan imperialisme dilatar berlakangi oleh revolusi industry di Eropa. 

Pada awalnya bangsa eropa memasuki bangsa indonesia dengan sikap ramah dan memperkenalkan diri sebagai pedagang, akan tetapi lama-kelamaan bangsa eropa mulai menguasai praktik perdagangan di indonesia dan mengekspolitasinya secara besar-besaran.

1. Latar belakang 
Datangnya bangsa eropa ke indonesia bertujuan untuk merebut dan menguasai pemerintahan bangsa indonesia. Kedatangannya disebabkan terjadinya beberapa peristiwa seperti terjadinya perang salib (1070 – 1291) yang melibatkan bangsa eropa dengan agama kristen melawan bangsa turki utsmani yag beragama islam. Pada akhirnya bangsa eropa kalah dan membuat bangsa eropa sulit memperoleh rempah-rempah.

Maka untuk bertahan hidup bangsa eropa mencari bangsa lain yang akan dijadikan sumber pendapatan rempah-rempah.  Bangsa eropa melakukan perjalanan yang jauh dengan tujuan 3G (Gold, Glory, dan Gospel) serta semangat pembalasan dendam kepada kaum muslim dimanapun berada (reqonguestea).

2. Bangsa eropa melakukan kolonialisme dan imperialisme

Portugis
Sebelumnya terdapat bangsa-bangsa yang melakukan tindak kolonialisme dan imperilaisme yaitu Spanyol, Portugis, Belanda dan Inggris.

Pada awalnya bangsa Portugis melakukan penjajahan yang dipimpin oleh Bartholomeu Diaz tahun 1450 – 1500.  Dan kepemimpinan berlanjut dengan Vasco da Gama tahun 1469 – 1524, dan yang terakhir adalah Alfonso d’ Albuquerque tahun 1453 – 1515.

Spanyol
Setelah bangsa Portugis, terdapat bangsa Spanyol yang melakukan tindak kolonialisme dan imperialisme dengan misi yang sama. Untuk pertama kalinya dipimpin oleh Christoper Colombus dan Amerigo Vespucci tahun 1451 – 1506, lalu disusul oleh Ferdinand Magelhaens tahun 1519 – 1521. Dan selanjutnya adalah Ferdinand Cortez tahun 1519, dan yang terakhir adalah Pizzaro tahun 1530.

Inggris
Bangsa Inggris melakukan berbagai invasi dengan mendatangkan beberapa tokoh penjajah berkebangsaan Inggris, yaitu Sir Francis Drake tahun 1577 – 1580, lalu disusul oleh Pilgrim Fathers  tahun 1607, dan yang terakhir adalah Sir James Lancester tahun 1591.

Belanda
Bangsa Belanda dalam menjajah Indonesia ditandai oleh Barentz tahun 1594, dan kemudia dipimpin oleh Cornelis de Houtman ahun 1596 dan yang terakhir adalah Jacob van Neck tahun 1598.

Belanda juga ikut andil dalam membentuk kongsi dagang dengan nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) dengan tujuan memonopoli perdagangan di indonesia. Dan VOC memperoleh hak istimewa dari pemerintahan belanda yaitu:
  1. Hak dalam melakukan monopoli perdagangan
  2. Hak untuk membuat perjanjian kerjasama secara langsung dengan kekuasaan di wilayah tersebut.
  3. Hak membuat dan mempunyai mata uang sendiri.
  4. Hak mempunyai kekuasaan tentara sendiri dan mendirikan benteng pertahanan.


Hak istimewa tersebut memberika pemerintah belanda kekuasaan untuk melakukan monopoli perdagangan kepada penduduk pribumi.

Kebijakan pemerintah kolonial 

Permerintahan kolonial mengeluarkan beberpa kebijakan dalam menjalankan aksinya, tentunya kebijakan tersebut membawa dampak terhadap kehidupan rakyat indonesia.

1. Pemerintahan Herman Willem Deandles
Bangsa belanda diperintah oleh  Napoleon Bonaparte  yang merupakan orang Perancis dengan kata lain bangsa Belanda merupakan anggota sekutu dari Perancis. 

Ketika menjajah bangsa indonesia Napoleon menunjuk Gubernur Jendral yaitu Herman Willem Deandels untuk memperkokoh kekuasaan di Indonesia dari serangan inggris dan mengumpulkan uang sebanyak mungkin untuk keperluan perang dan memperbaiki kondisi keuangan yang memburuk.

Setelah menerima perintah, Deandles langsung merekrut tentara dan mendirikan benteng pertahanan, mendirikan pabrik senjata yang berlokasi di Surabaya dan Semarang, membuat jalan dari anyer sampai panarukan dengan jarak 1100 km, mendirikan pelabuhan di anyer dan ujung kulon, mendirikan rumah sakit tentara, Deandles juga merubah sistem pemerintahan yang sebelumnya kerajaan menjadi sistem pemerintahan yang berlaku di eropa, dengan hasil pulau jawa dibagi menjadi sembilan wilayah (perfektur), dan setiap wilayah dipimpin oleh residen yang membawahi beberapa bupati.

Deandles memiliki jiwa kepemimpinan yang keras dan tegas, tidak sedikit rakyat pribumi yang membenciya, dia juga menerapkan sistem kerja rodi sehingga menimbulkan perlawan dari berbagai wilayah. 

Untuk menghadapi hal tersebut Deandles membutuhkan banyak dana untuk mengatasi perlawanan dengan menjual tanah negara kepada swasta  sehingga menimbulkan kerugian, karena hal tersebut Deandles ditarik oleh Raja Napoleon Bonaparte dari kekuasaannya dan digantikan oleh Jan Willem Janssen.

2. Pemerintahan Jan Willem Janssen.
Dengan pemerintahan yang baru, pengaruh belanda dan perancis mulai berkurang karena pola pemerintahan saat ini kurang taktis dan lemah, sehingga Jan Willem Janssen menyerah kepada Inggris. 

Pada awalnya inggris menyerang bangsa Indonesia dan Jan Willem Janssens tidak bisa memenangkan pertarungan sehingga dia menyetujui Perjanjian Kapitulasi Tuntang tahun 1811 yang berisi bahwa “ militer belanda yang berada di Asia Timur jatuh ke tangan militer Inggris, wilayah pulau jawa dan madura serta seluruh pelabuhan milik Belanda menjadi milik Inggris.” Sehingga bangsa Indonesia jatuh ketangan Inggris yang dipimpin oleh Gubernur Jendral Thomas Stamford Raffless.

3. Pemerintahan Thomas Stamford Raffless.
Setelah lepas dari pemerintahan Belanda sekarang bangsa Indonesia dikuasai oleh bangsa Inggris dan ketika pemerintahan Thomas dia menghapuskan berbagai kebijakan yang diterapkan oleh Deandles dalam segi ekonomi. Antara lain:
  1. Penghapusan sistem monopoli
  2. Penghapusan sistem kerja rodi
  3. Penghapusan pajak dan sistem wajib menyerahkan hasil bumi
  4. Penghapusan sistem penyerahan upeti kepada Belanda dan diganti menjadi sistem sewa tanah.


Thomas juga melakukan perubahan pada sistem pemerintahannya yaitu pulau jawa tetap dibagi menjadi 16 keresidenan dan dipimpin oleh bupati tetapi pada masa pemerintahannya, Thomas telah terbentuk system pengadilan berdasarkan pengadilan di Inggris di setiap wilayahnya.

Menyerahnya Napoleon Bonaparte kepada Inggris membuat Belanda terlepas dari Perancis, maka dari itulah terbentuk perjanjian “ Convention of London “ yang berisi bahwa penyerahan kembali daerah kekuasaan Belanda yang direbut oleh Inggris kepada Belanda. 

Pada tanggal 19 Agustus 1816 terjadi penyerahan kekuasaan Hindia Belanda kepada pemerintahan Belanda di Batavia, disana pihak Inggris diwakili oleh John Fendall dan pihak Belanda diwakili Mr. Ellout, Van de Capellen, dan Buyskeys.

4. Pemerintahan van Den Bosch
Setelah pemerintahan Belanda menguasai Indonesia, maka Van Den Bosch menjabat sebagai Gubernur Jendral pada saat pemerintahannya dia membuat beberapa kebijakan yang merugikan bangsa Indonesia, antara lain dia memberlakukan sistem tanam paksa untuk menyelesaikan hutang dan kas pemerintahan, tanam paksa yaitu kewajiban bagi setiap pemilik lahan untuk menanam tanaman yang laku dipasaran internasional (lada, teh, kina, dll). Pelaksanaan sistem tanam paksa tertulis di Staatblat No. 22 tahun 1834.

Dalam kenyataannya pelaksanaan sistem tanam paksa memperoleh kritikan keras dari berbagai pihak baik dari rakyat pribumi, atau pihak Belanda yaitu pihak humanis dan liberal. Maka sistem tanam paksa dihapuskan oleh pemerintah Belanda tahun 1870.

Pemerintah Belanda menggantikan sistem tanam paksa dengan sistem politik terbuka dengan memberikan hak untuk rakyat pribumi mempunyai lahan dengan syarat para petani wajib menyewakan lahan untuk pemerintah sehingga pemerintah bisa menyewakan kepada pihak swasta selama 75 tahun.

Perbedaan pengaruh kolonialisme dan imperialisme

Perbedaan antara kolonialisme dan imperialisme terdapat pada kebijakan yang diterapkan bangsa eropa yang seharusnya diambil  berdasarkan kebijakan pemerintahan pusat di negara asalnya. 

Adanya perbedaan karena beberapa sumber daya alam dan sumer daya manusia yang dimiliki oleh masing-masing wailayah dan letak startegis yang diduduki oleh wilayah tersebut.

Munculnya berbagai perlawanan 

Karena permerintahan yang tidak memperdulikan peri kemanusia dan sangat merugikan rakyat pribumi maka timbulah banyak perlawanan dikalangan masyarakat. Perlawanan tersebut dibuktikan dengan adanya perlawanan sebagai berikut:

1. Perlawan terhadap Portugis
Perlawanan ini terjadi dengan peristiwa diangkatnya senjata oleh Malaka (Pate Kadir) dan Demak (Pati Unus) tahun 1512 dan melancarkan perlawanan yang sengit kepada Portugis. 

Dan tahun 1513 Aceh mulai menyerang Portugis yang berorientasi terhadap agama, rakyat Aceh bahkan meminta bantuan kepada kerajaan Turki. Dan disusul dengan perlawanan rakyat Tidore  tahun 1529 dengan bantuan Spanyol.


2. Perlawanan terhadap VOC
Mengingat kebijakan yang diterapkan oleh VOC mulai menimbulkan beberapa perlawanan di berbagai wilayah. Maluku menjadi pelopor dalam melawan VOC kemudian disusul dengan rakyat Makasar  dan yang terakhir perlawanan dari Tarunajaya yang dipimpin oleh Pangeran Adipati Anom.

3. Perlawanan terhadap Belanda
Tindak sewenang wenang selalu dilihatkan oleh pemerintah Belanda, sehingga menimbulkan penderitaan dan kerugian terhadap rakyat pribumi. Rakyat Maluku akhirnya memberontak , karena sistem wajib menyerahkan upeti kepada pemerintah membuat Pattimura berani memimpin rakyat Saparua melakukan perlawanan. Mengetahui hal tersebut pemerintah Belanda menangkap Pattimura dan memberikan hukuman gantung.


Pada tahun 1815 – 1837 kaum padri dan kaum adat di Sumatera Barat melakukan perlawanan terhadap Belanda yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dan dibantu oleh Sentot Alibasyah.

Dan kemudian disusul peristiwa perang Diponegoro tahun 1825 – 1820 yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro dengan strategi gerilya, akan tetapi strategi tersebut berhasil digagalkan oleh Belanda dengan siasat Benteng Stelsel.

Dan yang terakhir adalah perang Japarag Ameletus di Bali tahun 1849. Perang ini bermula saat kapal Belanda terjebak di Buleleng karena masyarakat setempat mematuhi hukum yang ada, maka kapal yang masuk ke daerah tersebut harus menjadi hak milik kerajaan Buleleng, akantetapi Belanda menolak hal tersebut dan terjadilah perang antara kerajaan Bulelelng dengan Belanda yang dipimpin oleh Gusti Ketut Jelantik.