Sabtu, 08 Juni 2019

Pertumbuhan Ekonomi: Definisi, Karakteristik Serta Faktor Yang Mempngaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Definisi Pertumbuhan Ekonomi

Secara umum, definisi dari pertumbuhan ekonomi adalah adanya peningkatan terhapadap barang dan jasa sehingga dapat menghasilkan suatu pendapatan tersendiri. Biasanya peningkatan tersebut bisa kita lihat dalam skema outputnya, perkembangan teknologi serta berbagai macam inovasi dibidang sosial.
 

Ada yang berpendapat lain bahwa pertumbuhan ekonomi adalah gerakan perubahan untuk menuju perekonomian yang jauh lebih baik dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan kapasitas produksi adalah salah satu hal yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi ini.

Ada indikasi bahwa, apabila ekonomi suatu negara bertumbuh dengan baik maka kehidupan masyarakatnya pun juga akan ikut membaik. Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara dapat mempengaruhi pertumbuhan pada bidang bisnis, karena bisnis tersebut berkaitan dengan suatu permintaan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat.
 

Baca juga: Koperasi Syariah: Definisi, Fungsi, Prinsip, Landasan dan Syarat Usaha Koperasi Syariah

Definisi Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

1. Adam SmithMenurut pendapat beliau, apabila penduduk dalam negaranya bertambah maka tingkat ekonominya juga akan bertambah.
 

2. Sadono Sukimo Menurut pendapat Sadono Sukimo (1985), pertumbuhan ekonomi merupakan tingkat perubahan kegiatan ekonomi dari tahun ke tahun. Selama periode tersebut, kita harus dapat meneliti sejauh mana perbandingan atas pendapatan yang diperoleh dan hal itu seringkali kita sebut sebagai laju pertumbuhan ekonomi.
 

3. BudionoMenurut pendapat beliau (1994), pertumbuhan ekonomi merupakan proses pertumbuhan output perkapita dalam waktu jangka yang lebih lama.
 

4. Prof. Simon KuznetsMenurut pendapat beliau, pertumbuhan ekonomi bisa dilihat dari kemampuan suatu negara dalam menyediakan berbagai macam produk baik barang maupun jasa kepada masyarakatnya dalam jangka waktu panjang. Kemampuan tersebut dapat didukung oleh teknologi yang canggih, atau bahkan suatu ideologi tertentu.
 

5. Ahli ekonom klasik dan neo klasikkMenurut pendapat dari ahli yang menganut paham ekonom klasik (Adam smith, David ricardo, Thomas robert malthus dan Jhon stuart Mill) serta para ahli ekonom neo klasik (Robert sollow dan Trevor swan) mengatakan bahwa ekonomi suatu negara dapat dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu jumlah stok barang modal, kemajuan teknologi, jumlah penduduk dan juga luas tanah serta kekayaan alamnya.
 

Baca juga: Wiraswasta: Pengertian, Karakteristik, Unsur dan Contohnya

Karakteristik Pertumbuhan Ekonomi

Berikut adalah 6 karakteristik dari pertumbuhan ekonomi menurut Prof. Simon Kuznets, yaitu:
1. Adanya laju pertumbuhan yang sangat cepat terhadap grafik produk perkapita dan para penduduknya.
2. Kegiatan produktivitas yang ada di masyarakat bertambah meningkat.
3. Adanya perubahan struktural
4. Terjadinya proses urbanisasi dalam sebuah negara  tertentu.
5. Melakukan ekspansi ke negara-negara maju.
6. Adanya pola arus yang terjadi pada barang, modal dan masyarakat internasional
 

Baca juga: Memorandum of Understanding (MoU): Definisi, Tujuan dan manfaat serta Jenis-jenis MoU

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Setelah mengetahui penjelasan mengenai definisi dari pertumbuhan ekonomi, lalu apa yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut? Simak berikut ini:
 

1. Sumber Daya Manusia (SDM)Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi baik secara cepat maupun lambat. Jadi, apabila kualitas sumber daya manusianya menurun maka pertumbuhan ekonominya juga akan menurun dan begitupun sebaliknya. 

Mengapa demikian? Karena ketika kulitas SDM menurun, hal itu akan menyebabkan tingkat pengangguran di suatu negara menjadi meningkat sehingga lapangan pekerjaan pun akan sulit untuk dicari. 

Ketika hal itu sudah terjadi maka tingkat kemiskinan pun akan semakin besar dan hal itu justru akan mempengaruhi tingkat permintaan produk. Mereka yang miskin tidak akan mampu membeli produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan tertentu. 

2. Sumber Daya Alam (SDA)Siapa yang tak kenal dengan Indonesia, negara dengan sejuta kekayaan alam. Namun, sayangnya indonesia belum mampu menyeimbangkan antara kekayaan alamnya dengan sumber manusia yang dimilikinya. Jadi, mereka belum mampu memanfaatkan kekayaan-kekayaan alam tersebut.
 

Sehingga sering kali kita dengar bahwa indonesia melakukan impor barang, sedangkan kegiatan mengimpor tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sehingga ketika dijual di dalam negeri, produk-produk tersebut tidak menarik perhatian masyarakat karena harganya yang sangat tinggi. Hal itu akan mengakibatkan permintaan terhadap suatu produk pun akan menurun.
 

3. Perkembangan IPTEKPerkembangan IPTEK ini dapat menjadi faktor yang akan mempengaruhi ekonomi dikarenakan proses produksinya jauh lebih efisien dan cepat serta meminimalisir biaya upah tenaga kerja. Apabila produksinya berjalan lancar maka pertumbuhan ekonomi pun akan berjalan stabil.
 

4. Laju InflasiKetika ada inflasi, maka akan dapat dipastikan harga-harga produk di pasaran akan meningkat drastis. Hal itu dapat terjadi karena peredaran rupiah sangat tidak terkendali di masyarakat. Alhasil, upah gaji, biaya operasi bahan baku dan sebagainya pun akan meningkat.
 

5. Tingkat Suku BungaKarena adanya peningkatan terhadap pendapatan masyarakat maka suku bunga pun akan meningkat. Akibatnya, dampak buruk akan terjadi pada bisnis atau perusahaan yang menggunakan modal pinjaman, permintaan investasi akan menurun, dan sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai pertumbuhan ekonomi, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya.


Loading...