Rabu, 13 Desember 2017

Pengertian dan 10 Contoh Majas Hiperbola

Pengertian dan Contoh Majas Hiperbola

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang kaya akan ungkapan. Salah satu bentuk ungkapan ini misalnya adalah majas. Majas ini pun ada banyak macamnya. Ada majas ironi, majas sarkasme, majas personifikasi, majas metafora, majas hiperbola dan masih banyak lagi jenis majas lain.

Dari sekian banyak majas ini, salah satu yang paling populer dan banyak digunakan adalah majas hiperbola. Nah, kali ini pun kita akan membahas mengenai majas hiperbola. Apa pengertian majas hiperbola dan contoh majas hiperbola akan dijelaskan dalam artikel ini. Selamat belajar.

Pengertian Majas Hiperbola

Pengertian majas hiperbola adalah majas yang di dalamnya mengunakan kata –kata yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, dan maknanya dilebih-lebihkan dari kondisi sebenarnya. Majas yang menggungkapkan sesuatu secara berlebihan ini cukup mudah dikenali. Sebab, majas ini memang sangat unik jika dilihat dari pilihan katanya. 

Perhatikan saja suatu kalimat yang mengadung majas. Jika makna yang diungkapkan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, melebih –lebihkan, dan cenderung tidak mungkin terjadi, maka hal itu adalah majas hiperbola.


Contoh Majas Hiperbola

Agar bisa lebih jelas dalam memahami majas hiperbola, akan lebih baik bila kita melihat dari contoh majas hiperbola berikat ini. 

1. Sejak ayah meninggal, ibu bekerja mati matian demi menghidupi kami sekeluarga.
Kata mati matian menunjukkan ungkapan yang berlebihan dalam bekerja, yang sesungguhnya adalah bekerja keras.

2. Jantungku serasa copot ketika naik roller coaster super cepat itu. 
Jantung yang copot sesungguhnya menunjukkan berdetak yang sangat cepat.

3. Pria tampan itu telah meluluhkan hati Andini sejak pertama kali kita bertemu.
Meluluhkan hati menunjukkan bagaimana adanya perasaan cinta yang dalam.

4. Dita sangat cekatan dalam mengetik hingga semua tugas dapat selesai secepat kilat.
Secepat kilat sesungguhnya menggambarkan sesuatu yang dilakukan dengan sangat cepat.

5. Kelakuan nakal anak itu telah menggoreskan luka yang dalam di hati kedua orang tuanya.
Menggoreskan luka berarti telah menyakiti hati.

6. Pelukan ibu melambungkan hatiku hingga naik ke angkasa.
Melambungkan hati bermakna membuat senang yang amat sangat.

7. Bu Guru telah mengulang penjelasannya mengenai majas beribu –ribu kali pada Dodi, tapi Dodi masih juga belum paham.
Beribu –ribu kali menunjukkan seuatu yang dilakukan berkali –kali.

8. Adik berteriak sangat kencang hingga membuat telingaku buntu.
Membuat telinga buntu menggambarkan telinga yang mendengar hal yang terlalu bising.

9. Inflasi yang terjadi bulan ini telah membuat rakyat tercekik.
Tercekik menunjukkan rakyat yang sangat menderita.

10. Wajah polos bayi itu bagaikan wajah malaikat dan membuat siapa pun yang melihatnya jatuh hati.
Kata wajah malaikat dan jatuh hati menunjukkan hal yang berlebihan tentang wajah bayi yang menyenangkan.