Sabtu, 24 Juni 2017

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai persebaran flora dan fauna yang terdapat di Indonesia, flora dan fauna tanpa kita sadari menjadi sumber yang penting dan tidak sedikit jenis dari flora dan fauna yang dilindungi. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat pembahasan berikut ini.

Persebaran  Flora 

Pembahasan pertama adalah mengenai persebaran flora yang ada di Indonesia, sebelumnya kita haru mengetahui apa itu flora?

Flora merupakan kumpulan dari jenis tumbuhan yang tumbuh dari daerah tertentu. Dimana flora tersebut ditemukan dengan jumlah banyak dan hanya tumbuh didaerah tertentu, maka daerah tersebut menjadi ciri khas dari flora tersebut. Flora yang terdapat di Indonesia merupakan kawasan Malesiana, yang didalamnya terdiri dari Indonesia, semenanjung malaya, papua, dan filipina. 

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Seperti yang kita ketahui bahwa banyak tumbuhan yang sengaja dilindungi oleh manusia, hal tersebut karena tumbuhan tersebut sangat mudah mati dan sangat rawan dalam pertumbuhannya yang di pengaruhi faktor cuaca, relief, biotik, jenis tanah, serta tinggi rendahnya permukaan bumi, terkadang tumbuhan tersebut hanya dapat dijumpai dalam jumlah sedikit ( langka ).

Mengapa faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap persebaran flora ? karena cuaca mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam suhu udara dan curah hujan di suatu daerah.  

Jika suatu daerah memiliki potensi curah hujan yang tinggi maka daerah tersebut akan memiliki hutan yang sangat lebat yang di dalamnya terdapat bermacam-macam jenis tanaman. 

Sedangkan untuk daerah dengan curah hujan yang rendah maka tidak memiliki hutan yang lebat, sehingga di dalamnya tidak begitu banyak jenis tanaman yang tumbuh.

Selain curah hujan, suhu udara juga berpengaruh terhadap persebaran flora, disana terdapat pembatasan wilayah flora yang terdapat di Indonesia sebagai berikut :
  1. Daerah panas ( 0 – 650 m ) merupakan daerah yang cocok untuk tumbuhan padi, jagung, kelapa, tebu dan karet.
  2. Daerah sedang ( 650 – 1500 m ) merupakan daerah yang cocok untuk tanaman tembakau, kopi, sayuran, dan kopi.
  3. Daerah sejuk ( 1500 – 2500 m ) merupakan daerah yang cocok untuk tumbuhan kina, pinus, sayuran, dan teh.
  4. Daerah dingin ( melebihi 2500 m ) daerah ini jarang dan kemungkinan tidak ada tanaman yang dibudidayakan.

Simak juga: Persebaran Flora dan Fauna Dunia

Dalam persebarannya flora di Indonesia terbagi menjadi empat, antara lain :

1. Hutan hujan tropis: adanya hutan hujan tropis dipengaruhi letak Indonesia yang dilalui garis katulistiwa sehingga indonesia memiliki iklim tropis. Hutan tersebut terdapat banyak tumbuhan pohon berukuran besar dan kecil ( pohon meranti, eboni, kemenyan, rotan, damar, dan kamper ) dengan ketinggian mencapai 60 meter. Daerah yang memiliki hutan hujan tropis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut memiliki hutan yang lebat, kondisinya lembab, serta heterogen. Contoh hutan hujan tropis di indonesia terdapat di sulawesi, jawa, sumatera, dan kalimantan.

2. Sabana: merupakan padang rumput yang dikelilingi oleh pohon dengan ketinggian rendah atau dikelilingi semak yang berkelompok. Contoh daerah yang memiliki sabana adalah Aceh dan Madura.

3. Stepa: merupakan padang rumput yang luas, stepa hampir mirip dengan sabana akan tetapi tidak dikelilingi pohon atau semak. Stepa terdapat di daerah dengan curah hujan yang rendah, sehingga sering terjadi musim kemarau dan sangat cocok untuk peternak kuda sandel, sapi, dan kuda bima. Contoh daerah yang terdapat stepa sumbawa, pulau sumba, timor, dan flores.

4. Hutan musim: merupakan kawasan hutan dengan satu  jenis tumbuhan yang hidup dihutan tersbut, tumbuhan tersebut adalah jati dan cemara yang akan gugur ketika musim kemarau. Hutan musim terdapat di pulau jawa ( jawa timur dan jawa barat ).

Persebaran Fauna

Setelah mengetahui apa itu flora, maka kali ini kita bahas mengenai apa itu fauna?

Fauna merupakan kumpulan hewan yang dipengaruhi oleh keadaan alam, rintangan alam, dan gerakan hewan. Berdasarkan Alferd Russel Wallace dan Max Carl Weber membagi persebaran fauna di indonesia terbagi menjadi 3 bagian yaitu :

1. Fauna tipe asiatis: tipe tersebut merupakan hewan menyusui dengan ukuran yang besar dan terdapat banyak kera dan ikan air tawar. Hewan tersebut berada di sumatera, jawa, bali, kalimantan, selat makasar, dan selat lombok.

Contoh hewan yang merupakan tipe asiatis adalah badak, harimau, gajah, burung heron, burung merak, beruang matahari, serta orang utan.

2. Fauna tipe australis: tipe ini merupakan hewan menyusui dengan ukuran yang kecil, di wilayah tersebut tidak dijumpai adanya kera, ikan air tawar dan jenis burung berwarna. Karena di daerah tersebut hanya ada kangguru, kakatua, kasuari, dan cenderawasih. 

Contoh daerah dengan hewan tipe australis adalah papua dan kepulauan aru.

3. Fauna peralihan: merupakan gabungan dari fauna asiatik dengan fauna australis, hewa tersebut berapa di daerah nusa tenggara dan sulawesi. Karena merupakan fauna peralihan maka karekternya juga sangat mirip dengan hewan asiatik dan australis.

Di daerah tersebut terdapat hewan kera, burung maleo, anoa, babi rusa, dan kuskus