Senin, 08 Mei 2017

Pengertian, Struktur dan Lapisan Litosfer

Pada kesempatan kali ini porosilmu.com akan membahas mengenai litosfer. Pembahasannya meliputi struktur litosfer, susunan bumi dan bagian bagian litosfer.


Struktur Lapisan Kulit Bumi (litosfer)

Secara etimologi litosfer berasala dari bahasa yunani yakni lithos yang berarti batuan dan sphere yang berarti lapisan. Sehingga litosfer berarti lapisan kerak bumi yang terluar dan terdiri atas batuan dimana ketebalan rata ratanya 2200 km.

Yang perlu kita ketahui bahwa batuan tersebut bukanlah benda keras saja seperti batu pada umumnya. Namun, juga berbentuk tanah liat, abu gunung api, pasir, kerikil dan lainnya. Ketebalan dari kulit bumi tidak merata, kulit bumi dibagian benua atau daratan memiliki ketebalan yang lebih tinggi dibanding di bawah samudra.


Pengertian, Struktur dan Lapisan Litosfer


Susunan Bumi

Bumi ini tersusun atas beberapa lapisan. Lapisan tersebut antara lain:
Barisfer yakni lapisan inti bumi. Barisfer merupakan bahan padat yang terdiri dari lapisan nife (niccolum = nikel dan ferum besi) sedangkan jari jari barisfer kurang lebih 3.470 km.

Lapisan antara merupakan lapisan yang berada di atas nife dengan tebal 1.700 km. lapisan tersebut juga disebut asthenosfer mautle/ mautel. Lapisan ini berupa bahan cari bersuhu tinggi dan juga berpijar. Lapisan ini memiliki berat jenis 5 gr/cm3.

Litosfer merupakan lapisan terluar yang berada di atas lapisan antara. Lapisan ini memiliki ketebalan 1.200 km dan memiliki berat jenis rata rata 2,8 gr/cm3.

Bagian bagian Litosfer
Litosfer juga disebut dengan kulit bumi. Litosfer terdiri dari dua bagian yakni lapisan sial dan lapisan sima. Berikut penjelasan dari dua lapisan tersebut:

1. Lapisan sial
Lapisan sial merupakan lapisan kulit bumi yang terdiri dari logam silisium dan juga alumunium, dimana senyawa lapisan sial dalam bentuk SiO2 dan AL 2 O3. Di lapisan sial (silisium dan alumunium) terdapat batuan sedimen, granit andesit, jenis batuan metamor dan batuan lain. Lapisan sial juga disebut dengan lapisan kerak bersifat padat dan batu bertebaran dengan rata rata ketebalan 35 km.

Lapisan sial sendiri dibagi menjadi 2 bagian yakni kerak benua dan kerak samudra. Kerak benua adalah benda padat yang terdiri atas batuan granit pada bagian atasnya dan batuan beku basalt pada bagian bawahnya. Sedangkan kerak samudra adalah benda padat yang terdiri atas endapan di laut pada bagian atas. Lalu di bawahnya terdapat batuan batuan vulkanik dan yang paling bawah terdiri dari batuan beku gabro dan peridolit.

2. Lapisan sima (silisium magnesium)
Lapisan sima tersusun dari logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa Si O2 dan Mg O. Lapisan sima memiliki berat jenis lebih besar dibanding lapisan sial. Hal tersebut dikarenakan lapisan sima mengandung besi dan juga magnesium, yakni mineral ferro magnesium dan batuan basalt dan lapisan ini memiliki ketebalan rata rata 65 km.

Demikian penjelasan porosilmu.com mengenai struktur litosfer, susunan bumi dan bagian bagian litosfer. Semoga dapat bermanfaat dan selamat belajar.

-- Materi Pelajaran --
Administrasi Perkantoran - Bahasa Indonesia - Bahasa Jawa - Bahasa Inggris - Biografi - Biologi - Kimia - Fisika - Matematika - Sejarah - Sosiologi - Ekonomi - Hukum - Politik - Keterampilan - Info