Strategi Harga Skimming



Bagi para konsumen, harga seringkali jadi faktor penentu utama dalam memutuskan untuk membeli sesuatu. Faktor pertimbangan harga ini rupanya juga tidak hanya mendapat perhatian khusus dari para konsumen saja. Bagi para produsen atau pihak penjual, faktor harga juga sering menjadi pertimbangan khusus dalam menjalankan bisnisnya.


Biasanya, perusahaan akan menggunakan strategi harga dengan maksud untuk menarik dan meraih para konsumen dan para pelanggannya. Tak hanya untuk menggaet konsumen, penerapan strategi harga jual ini terkadang juga digunakan sebagai jalan untuk mensiasati para pesaingnya.

Sebagai contoh, dengan jalan menetapkan harga di bawah harga pasar, maka seorang produsen bisa juga meraih pangsa pasar. Hal ini seperti yang dilakukan oleh kebanyakan produsen Tiongkok, termasuk produsen produk motor Tiongkok.

Produk motor Cina sengaja menetapkan harga motor di bawah harga motor buatan Jepang. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat meraih pangsa pasar. Apabila pangsa pasar sudah diraih dan dikuasai, maka loyalitas konsumen bisa beralih ke motor China.

Namun, strategi harga ini juga bisa ditetapkan dengan cara yang berkebalikan. Ada yang menetapkan harga di atas harga pasar yang tinggi. Hal ini dilakukan umumnya untuk produk - produk baru dengan penemuan-penemuan teknik rekayasa baru.

Mulanya, harga yang ditetapkan tinggi. Kemudiaan, apabila pasar sudah tergantung pada produk penemuan baru tersebut, maka tahap demi tahap harga akan dikurangi sesuai dengan masa dari hidup produk. Sebab, ada kemungkinan bahwa produk - produk tersebut suatu ketika akan mulai jenuh di pasar.

Strategi harga yang bisa ditetapkan oleh perusahaan - perusahaan ini bisa dalam berbagai bentuk. Salah satu strategi harga yang bisa digunakan adalah strategi harga skimming. Lantas, apa yang dimaksud dengan strategi harga skimming dan seperti apa penjelasannya?

Strategi Harga Skimming
Strategi harga skimming adalah strategi penetapan harga yang umumnya diterapkan pada produk - produk temuan baru, pada saat produk tersebut diluncurkan ke pasar. Strategi ini dilakukan dengan penetapan harga yang tinggi pada saat produk pertama kali diluncurkan ke pasar.

Tujuan dari penetapan harga tinggi ini adalah untuk menutupi biaya investasi, seperti riset dan pengembangan yang biasanya juga bernilai tinggi. Selanjutnya, harga tersebut akan dikurangi secara bertahap agar produk dapat bersaing.

Tujuan strategi ini adalah agar dapat memaksimumkan keuntungan jangka pendek dalam rangka menutupi biaya investasi. Jadi, perhitungan penetapan harganya memang harus tepat.

Syarat Penggunaan Strategi Harga Skimming
Namun, untuk bisa menetapkan strategi harga skimming, ada kondisi - kondisi tertentu yang harus dipenuhi. Sebab, harga skimming hanya dapat dilakukan pada suatu kondisi tertentu, yang meliputi :

(a) Produk dengan kualitas dan citra produk tinggi
Harga yang ditetapkan di awal pada strategi harga ini adalah harga yang tinggi. Karenanya, kualitas serta citra produk harus dapat mendukung harga yang mahal. Jika tidak, maka produk akan sangat sulit terjual di pasaran.

(b) Jumlah pembeli memadai
Perusahaan harus bisa melakukan analisa dan mengetahui bahwa jumlah pembeli yang menginginkan produk pada tersebut cukup memadai. Hal ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungan dari penjualan produk tersebut.

(c)  Biaya produksi dalam jumlah kecil rendah
Bila diproduksi dalam jumlah kecil, biaya produksi dari produk tersebut harus tidak terlalu tinggi. Hal ini untuk menjaring para pembeli yang mempunyai kecenderungan menunda memanfaatkan penerapan harga yang mahal.

(d)   Pesaing sulit memasuki pasar
Dalam strategi harga skimming, para pesaing harus berada pada kondisi yang sulit untuk memasuki pasar. Jadi, para pesaing tidak dapat masuk ke pasar tersebut dengan mudah dan menjual produknya dengan harga yang relatif rendah.


Persyaratan-persyaratan ini harus dipenuhi jika hendak menerapkan strategi harga skimming. Sebab jika tidak dipenuhi, penerapan harga skimming justru akan menimbulkan kerugian.


Diberdayakan oleh Blogger.