Minggu, 19 Agustus 2018

101+ Kumpulan Kata - kata Bijak Kehidupan yang Penuh Makna


Dalam kehidupan, ada kalanya kita membutuhkan suntikan motivasi. Hidup memang tidak selalu berjalan mulus. Itu sebabnya, motivasi kita dalam kehidupan pun bisa naik turun. Ketika semangat kita sedang melorot, bukan berarti kita bisa menyerah begitu saja.

Barangkali, Anda butuh kata-kata bijak yang dapat memotivasi Anda agar kembali bersemangat dalam menjalani kehidupan. Sebagai persembahan bagi Anda, berikut telah kami rangkumkan kumpulan kata-kata bijak kehidupan yang penuh makna bagi Anda. Semoga dapat bermanfaat dan menyuntikkan motivasi positif bagi Anda.

1) Merelakan bukan berarti menyerah, melainkan menyadari bahwa ada hal yang tidak bisa dipaksakan dalam kehidupan ini.
2) Seseorang yang luar biasa adalah dia yang sederhana dalam berucap, akan tetapi hebat dalam bertindak.
3) Berbahagialah! Bukan karena segala sesuatunya berjalan dengan baik, akan tetapi karena kamu dapat melihat hal baik dari segala sesuatu.
4) Belajar untuk tenang jika tidak ingin merasakan sesal karena terburu-buru.
5) Belajarlah untuk berhenti marah, agar tidak merasakan pahitnya penyesalan karena amarah.

6) Belajarlah ikhlas karena sesungguhnya Tuhan Maha Adil.
7) Ketika Kamu merasa telah tiba di akhir perjalanan, belajar memulai lagi, karena hidup terus berjalan.
8) Kebodohan dapat diperbaiki dengan belajar. Ketidakcakapan dapat diperbaiki dengan pengalaman. Namun, ketidakjujuran, sulit diperbaiki.
9) Mengeluh adalah jalan untuk membuat hidup kita tertekan. Bersyukur adalah jalan yang mengantarkan kita sampai ke jalan kemudahan.
10) Tuhan memang tidak menjanjikan langit selalu biru, bunga sealu mekar, dan mentari selalu terang. Namun, lihatlah bahwa Tuhan selalu menyusulkan pelangi setelah badai, tawa setelah air mata, berkah setelah cobaan, dan jawaban dari segala doa.

11) Kebahagiaan sejati tidak terletak dari apa yang ada di luar sana, melainkan dari dalam dirimu, dalam pikiranmu sendiri.
12) Betapa pun buruknya hari kemarin, semua itu telah berlalu dan tak akan berulang lagi. dari pada memilih untuk menyesalinya, kenapa tidak memperbaiki hari ini yang masih bisa kita nikmati?
13) Hari ini bukan untuk menyesali hari kemarin. Hari ini bukan hanya untuk fokus untuk mempersiapkan hari esok. Nikmati dan lakukan yang terbaik hari ini, maka esok akan menjadi lebih baik pula.
14) Luka adalah hal yang mendewasakan kita. Suka ataupun tidak.
15) Ketika kamu dihadang rasa kecewa dan lelah, saat itulah kamu mendapat kesempatan untuk belajar tentang arti kesungguhan.

16) Menyesali hari kemarin adalah kesia-siaan. Menyesalah untuk sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan di masa depan.
17) Seringkali, orang berhenti berjuang bukan karena ketidakmampuannya, melainkan karena menghindari luka.
18) Masa depan bukanlah tujuan utama untuk apa yang kamu lakukan hari ini. Masa depan adalah hadiah atas apa yang kamu lakukan hari ini. Tapi hari ini adalah anugerah terindah untuk dinikmati.
19) Bagaimana mungkin kita bisa sampai pada masa depan yang cerah, jika kita sendiri tidak tahu, secerah apa masa depan yang kita inginkan.
20) Tujuan hidup yang tidak pernah dibuat, tidak akan pernah pula kita capai.

21) Sukses adalah kolaborasi dari 99% kerjakeras dan 1% bakat.
22) Sukses adalah ketika kamu menyadari, bahwa kita telah menjadi lebih baik, dalam perkara apa pun itu, meski cuma sepele.
23) Tidaklah perlu menjadi orang lain untuk dipuja dan dipuji. Yang terpenting adalah ketika kamu mampu menerima segala kekurangan dirimu dengan lapang dada.
24) Untuk merasakan kebaikan, kita harus menyadari bahwa segalanya tidak selalu berjalan baik.
25) Beruntung adalah ketika kenyataan sesuai dengan harapan.

26) Tersenyum dimulai dari gerakan bibir, bukan dari keadaan sekitar.
27) Melupakan adalah perkara yang berat karena kita tidak ada pelajaran untuk melupakan.
28) Masa lalu yang buruk bukan untuk dilupakan. Tapi untuk diingat sebagai guru yang baik.
29) Pengalaman adalah guru yang kejam. Ia memberikan ujian terlebih dahulu, baru kemudian memberikan pelajarannya.
30) Jika kamu merasa beban yang kamu tanggung lebih berat daripada yang lain, yakinlah itu karena Tuhan melihatmu lebih kuat daripada yang lain.

31) Jangan pernah menyia – nyiakan orang yang begitu baik denganmu, sehingga membuatmu menyesal di kemudian hari.
32) Berbaiklah kepada siapa saja, karena kita tidak akan tahu di masa depan, siapa yang akan kita butuhkan.
33) Penjahat sekalipun, selama dia masih manusia, pasti memiliki perasaan. Jika tidak, dia bukan manusia, melainkan iblis.
34) Seseorang berbuat buruk bukan karena dirinya yang jahat, melainkan karena ia tidak mampu berbuat baik. Tugas kita adalah mengajarkan mereka tentang kebaikan dengan cara memberikan contoh.
35) Pelajaran yang baik bukan diberikan lewat kata-kata semata, melainkan lewat contoh nyata.

36) Ada kalanya, diam adalah pilihan yang tepat, ketika apa yang kita bicarakan hanya akan membuat kekacauan.
37) Orang yang putus asa adalah orang yang tidak percaya akan kebaikan Tuhannya.
38) Jangan menjadikan kebencian dan balas dendam sebagai terpal yang menutupi hati kita. Biarkan karma yang bertindak memberikan balasannya. Dan nikmati hidupmu dengan kebaikan.
39) Saya tidak akan membiarkan orang lain mengecilkan hati saya, dengan membuat saya membenci dia.
40) Ketika kamu melakukan kesalahan, ingatlah bahwa tidak ada manusia yang selalu benar. Perbaiki, dan jangan sesali.

41) Bukan orang dewasa yang menghasilkan anak-anak. Tapi anak-anaklah yang menghasilkan orang dewasa.
42) Jangan menghukum diri sendiri karena kegagalan yang kamu lakukan. Itu hanya akan membuatmu melakukan kegagalan yang lebih besar.
43) Kesempatan itu ada jika kamu menghampirinya, atau membuatnya sendiri.
44) Seringkali orang berpikir bahwa ia tidak punya kesempatan untuk meraiih sesuatu. Padahal, kesempatan selalu ada, tinggal bagaimana cara kita melihatnya.
45) Banyak orang berkata bahwa “kesempatan tidak akan datang dua kali”. Padahal, kita sendiri yang sering gagal melihat kesempatan itu, atau kita sendiri yang tidak membuat kesempatan itu datang pada kita.

46) Kebahagiaan tidak akan datang pada orang yang tidak mau merasakannya.
47) Hanya jika kita membuka hati kita, maka kebahagiaan akan masuk ke hati kita.
48) Jangan pernah bosan membuat orang lain bahagia, karena orang lain pun akan tertular untuk tidak bosan membuatmu bahagia.
49) Kamu tak akan tahu betapa tingginya suatu gunung jika kamu tidak pernah mengukurnya. Kamu tak akan tahu betapa hebatnya dirimu, jika kamu tak pernah mengujinya.
50) Bakat yang terpendam tidak akan berarti apa-apa, karena ia tidak pernah diwujudkan.

51) Tidak ada bakat yang terpendam. Yang ada adalah orang yang beralasan karena tidak mau berusaha dan berlatih terus menerus.
52) Seorang yang pemaaf adalah dia yang memaklumi kesalahan orang lain, sama seperti ia memaklumi dirinya sendiri yang pernah berbuat kesalahan.
53) Jika kamu sendiri tidak bisa menjadi sempurna, mengapa menuntut orang lain berbuat sempurna?
54) Jangan mengharap seseorang yang selamanya baik, karena dirimu sendiri pun tidak akan pernah selamanya baik.
55) Jangan pernah membenci seseorang yang tengah berbuat buruk kepadamu. Karena masih ada peluang ia berbuat baik kepadamu.

56) Pemaafan yang sejati adalah ketika kamu memberikan sesuatu yang baik, kepada orang yang berbuat salah kepadamu.
57) Seberapa besar dan lapang hati seseorang akan terwujud dari seberapa mampu dan mudah ia memaafkan orang lain yang menyakitinya.
58) Gagal bukanlah akhir dari segalanya. Akhir dari segalanya adalah ketika kita berhenti untuk mencoba.
59) Kegagalan akan tampak sangat menakutkan ketika kita belum mengalaminya, dan tidak cukup menakutkan ketika kita sudah melewatinya. Jadi, jangan takut akan kegagalan.
60) Jika kamu tidak bisa melakukan hal besar dengan cara yang hebat, lakukanlah hal kecil dengan cara yang hebat. Hasilnya, akan sama-sama hebat.

61) Tidak perlu iri dengan mereka yang sudah terlahir dengan sendok emas di tangannya. Tapi irilah dengan mereka yang dapat meraih sendok emas dengan tangannya sendiri.
62) Iri dengan seseorang yang terlahir di keluarga konglomerat adalah hal sia-sia. Kita tidak bisa memilih di mana kita dilahirkan. Tapi, kita bisa memilih akan menjadi apa kita kelak.
63) Lahir dalam keterbatasan bukanlah pilihan. Mati dalam keterbatasan adalah pilihan.
64) Tuhan memang telah menjanjikan yang terbaik bagi umatnya. Tapi untuk bisa mengambil yang terbaik itu, tidak bisa dilewati dengan mudah.
65) Tidak perlu takut untuk bermimpi setinggi mungkin. Karena bermimpi itu sangatlah mudah.

66) Memaafkan bukan berarti harus melupakan. Memaafkan adalah menerima.
67) Kita mungkin tidak akan bisa melupakan perlakukan buruk seseorang kepada kita. Namun, kita bisa mengingatnya sebagai pelajaran yang berharga.
68) Daripada menyatakan “seandainya” untuk masa lalu, lebih baik mengatakan “aku akan” untuk masa depan.
69) Daripada meminta segala permasalahan hilang, lebih baik memintalah kekuatan pada Tuhan untuk menaklukkan segala permasalahan itu.
70) Permasalahan bukanlah apa yang menghambatmu untuk maju, melainkan yang mendewasakanmu.

71) Kebohongan adalah tipuan, pada orang lain juga pada diri sendiri.
72) Apa yang berasal dari hati, tidak akan bisa dimengerti oleh pikiran.
73) Akan ada orang yang membencimu. Tapi, akan ada juga orang yang menyayangimu.
74) Akan lebih baik bersedih dengan orang yang tepat ketimbang berbahagia dengan orang yang salah. Jadilah bijak dalam memilih kawan.
75) Anehnya, banyak orang yang bangga dengan keburukan dan justru merasa malu dengan kebaikannya.

76) Bijaksana adalah kemampuan untuk melihat diri sendiri sebagaimana orang lain melihat dirinya.
77) Berharaplah yang terbaik, tapi tetaplah berjaga-jaga untuk yang terburuk.
78) Kekecewaan berarti kata lain dari kesabaran karena Tuhan telah mempersiapkan sesuatu yang lebih baik bagimu.
79) Seberapapun seringnya kita sakit, rasa sakit itu tetaplah menyakitkan.
80) Rasa sakit yang kita lalui sekarang akan terobati oleh waktu.

81) Orang gagal memiliki 1000 alasan, dan orang sukses memiliki 1000 peluang.
82) Tak ada peluang yang tidak dapat diambil.
83) Mengalah bukan berarti kalah. Mengalah adalah sikap orang dengan hati yang besar.
84) Kenapa harus sibuk memikirkan orang yang membenci kita, ketika masih banyak orang yang baik kepada kita.
85) Membenci hanya akan menguras energi positif kita dan menggantikannya dengan energi negatif.

86) Bagiku, marah adalah hal yang paling melelahkan dan buang-buang energi. Jika Anda kecewa, jangan marah. Berilah nasehat.
87) Menyayangi seseorang bukan dilakukan dengan meluapkan amarah padanya untuk membuatnya lebih baik. Tapi, mendampinginya dan menggandengnya agar bisa berjalan bersama menuju kebaikan.
88) Orang tua yang baik tidak akan membiarkan anaknya berjalan sendirian di atas bara api kehidupan. Ia akan menemaninya melalui segala kesulitan.
89) Kebahagiaan diawali dari satu senyuman.
90) Kebahagiaan yang dibagi akan bertambah, kesedihan yang dibagi akan berkurang.

91) Hanya karena pernah gagal, bukan berarti kamu akan gagal lagi.
92) Biarpun harus mengalami seribu kali kegagalan, tak masalah jika akhirnya kamu akan sukses juga.
93) Jalan menuju puncak kesuksesan selalu berat untuk dilalui. Itu sebabnya kesuksesan selalu ada di puncak, bukan di lembah.
94) Orang hebat bukanlah dia yang tidak pernah gagal. Tapi dia yang mau mencoba kembali setelah kegagalan.
95) Masa depan bukan sekedar tempat untuk dituju, melainkan tempat untuk dibangun dengan sebaik mungkin.

96) Waktu adalah yang terhebat. Ia bisa mengobati segala macam penyakit, termasuk penyakit hati.
97) Kebanggaan bukanlah ketika kita bisa berbuat segalanya sendirian tanpa bantuan orang lain, tapi ketika kita bisa berbuat banyak hal bersama orang lain.
98) Tidak perlu berusaha untuk sempurna karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Cukup pastikan untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.
99) Tuhan memberikanmu hal buruk untuk mengingatkan kita agar tetap bersyukur ketika hal baik terjadi.
100) Bersyukur adalah ketika kita bisa menerima kelemahan kita seperti kita menerima kebaikan kita.

101) Belajarlah memaafkan diri sendiri sebelum belajar mengalahkan orang lain. Orang yang tidak bisa memaafkan diri sendiri, tidak bisa memaafkan orang lain.
102) Memaafkan berarti kita tidak pernah lagi mengulang kesalahan orang lain.
103) Memaafkan adalah keikhlasan. Tidak ada hukuman sebagai ganti maaf.

Jadi, sekian dulu ya, kumpulan kata kata bijak tentang kehidupan versi kali ini. Semoga bermanfaat dan semoga hidup kita bisa selalu lebih baik, dari hari ke hari.
Selamat berjuang menikmati kehidupan.