Rabu, 07 Maret 2018

Cara Menentukan Tema atau Niche Blog yang Paling Menguntungkan

niche blog

Masih ingat tentang niche blog? Istilah ini memang berkaitan sangat erat dengan tema. Lagipula, tema adalah hal penting ketika Anda ingin menyajikan sesuatu. 

Blog dengan niche atau tema yang jelas, akan mampu mengundang kesan yang lebih mendalam. Para pembaca juga akan lebih mudah mengenali serta memperkirakan apa saja hal yang disajikan di dalam blog Anda.

Tema blog ini pula yang akan membuat blog Anda jadi lebih terarah. Jadi, menentukan tema sudah jadi hal wajib untuk dilakukan sebagai langkah paling awal dalam membangun blog. Tetapkan tema yang paling sesuai untuk Anda. Tapi, seperti apa kriteria tema yang bisa disebut paling sesuai ini? 

Menurut saya pribadi, tema yang sesuai adalah tema yang mampu merangkum beberapa aspek berikut : 
1) aspek kesenangan Anda, 
2) aspek kebutuhan pembaca, 
3) aspek dukungan sponsor. 

Apa saja maksudnya ini? 

1# Aspek Kesenangan Anda

Pertama, mari kita bahas tentang aspek kesenangan Anda. Hal ini tentu sudah jelas, bahwa tema yang Anda pilih seyogyanya adalah hal yang Anda sukai. 

Kenapa tema harus yang Anda sukai? Karena dengan memilih tema yang disukai, Anda akan merasa lebih mudah dalam mengurus blog Anda. Anda tidak akan berkeberatan, bosan, ataupun malas. 

Anda bahkan akan terus bersemangat dalam mengisi blog Anda dengan konten –konten menarik. Anda juga akan cenderung lebih kreatif dan inovatif. 

Kehabisan ide? Hmm, rasanya sulit jika tema yang Anda pilih memang sudah merupakan hal yang Anda suka, atau hobi Anda. Sebab, Anda tentunya juga sudah menguasai tema yang Anda suka tersebut bukan? 

Bahkan, ketika ada hambatan dalam membangun serta membesarkan blog, semangat Anda lebih sulit luntur. Anda akan lebih bisa menikmati proses pembangunan blog ini, meski terlihat sulit dan berat.

Dengan memilih tema yang Anda suka, membangun blog rasanya bisa seolah bersenang –senang. Ini artinya, Anda akan bisa menikmati bekerja sesuai dengan kesukaan Anda, serta sekalian saja Anda belajar untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan di bidang yang Anda suka ini.

Semua bidang kesukaan bisa loh diwujudkan dalam bentuk blog? Anda suka fotografi? Maka Anda bisa membuat blog yang berisi tutorial memotret, review kamera, atau hasil karya –karya foto Anda. Anda suka olahraga? Buat saja blog yang menampilkan tata cara dan tips olahraga, review alat –alat olahraga, tuntunan gaya hidup sehat dan sejenisnya. 

Suka travelling? Nah, yang satu ini peluangnya besar sekali. Anda bisa membuat blog yang berisi ulasan tentang aneka tempat menarik yang sudah Anda kunjungi, juga tips –tips untuk jalan –jalan. Ini baru beberapa contoh tema yang bisa Anda wujudkan dalam blog. Contoh lainnya bisa Anda cari dan sesuaikan sendiri ya.

2# Aspek Kebutuhan Pembaca

Kriteria yang kedua adalah tema yang sesuai dengan kebutuhan pembaca. Apa maksudnya? Berarti tema ini memiliki peminat yang besar, atau banyak orang yang mencari materi –materi tersebut. 

Jumlah peminat suatu tema blog ini bisa dilihat dari banyaknya kata kunci atau keyword mengenai tema tersebut, yang muncul dalam situs pencarian. Anda bisa mengetahui jumlah pencarian kata kunci ini dengan memanfaatkan tools dari google keyword planners atau tools lain sejenis.

Akan jauh lebih ideal jika tema blog Anda memiliki jumlah pencarian yang tinggi pada mesin pencari, terutama di Google. Tema dengan jumlah pembaca yang tinggi akan lebih mudah dalam menjaring pengunjung. 

Sebab, sudah ada banyak orang yang mencari kata kunci seputar tema Anda tadi, dan Anda tinggal menangkap peluang tersebut. Tugas Anda hanya tinggal menarik perhatian para pengunjung untuk datang ke blog Anda ketika mereka hendak mencari bacaan yang mereka butuhkan.

Jika Anda menulis tema –tema yang tidak banyak dicari orang, maka Anda akan butuh waktu ekstra dan tenaga ekstra untuk mendapatkan jumlah pengunjung yang banyak. Sebab, tugas Anda tidak hanya untuk menjaring para pembaca yang sudah ada.

Anda juga bertugas menciptakan minat baca orang –orang yang awalnya tidak berminat dengan tema tersebut, agar besedia untuk menikmati bacaan di blog Anda. Atau jika jumlah pembaca sudah ada dan hanya sedikit, berarti Anda harus bisa menarik perhatian sejumlah orang yang ‘sedikit’ tadi.

Sebagai catatan, mencari tema yang banyak diminati pengunjung memang dapat memberikan peluang lebih besar bagi Anda untuk mendapatkan pengunjung dalam jumlah tinggi. Akan tetapi, Anda harus tahu bahwa kelebihan ini rupanya sudah dipahami banyak orang. 

Artinya, juga ada banyak orang yang tertarik untuk mengambil tema tersebut. Ini menempatkan Anda berada pada tingkat persaingan yang padat, bahkan sangat padat. Kabar buruknya, persaingan yang terlalu padat ini terkadang sulit sekali ditembus dan dimenangkan oleh pemain baru.

Anda mungkin bisa melaju dan melewati blog –blog lama yang sudah terlebih dahulu berkutat pada tema tersebut. Akan tetapi, untuk itu, Anda butuh tenaga ekstra dan ide yang cemerlang. Anda harus bisa mengelola blog Anda secara maksimal. 

Pastikan Anda benar –benar menguasai tema tersebut, dan bisa memberikan informasi terbaik, terbaru dan original bagi para pembaca. Jika Anda bisa melakukannya, bukan tidak mungkin blog baru yang Anda bangun bisa melesat dengan cepat mendapatkan jumlah pengunjung tinggi sekalipun sudah banyak pemain pada tema tersebut. 

3# Aspek Dukungan Sponsor

Nah, kriteria yang ketiga adalah adanya aspek dukungan sponsor. Hal ini tentu akan menjadi poin yang sangat penting jika alasan utama Anda ngeblog adalah untuk mengumpulkan sejumlah besar dollar atau rupiah. 

Dukungan sponsor ini berarti adalah tema –tema tersebut banyak menarik perhatian sponsor atau pemasang iklan. Biasanya, tema tersebut juga berhubungan dengan bidang tema yang digeluti sponsor.

Sebagai gambaran, sponsor produk suplemen herbal akan lebih terarik untuk beriklan di blog dengan tema seputar herbal atau kesehatan, sponsor produk make up akan lebih tertarik untuk beriklan di blog dengan tema seputar kecantikan dan tata rias atau pun fashion. Jadi, ketika Anda memilih suatu tema, perhatikan apakah pada tema tersebut, ada banyak produk yang dihasilkan oleh sponsor besar. 

Jika ada banyak produk yang dihasilkan oleh para sponsor pada tema tersebut, maka peluang Anda untuk menjaring penghasilan dari blog tersebut juga akan lebih tinggi. Namun, jika tema tersebut sekiranya hanya sedikit produk sponsor atau pengiklan, maka akan sulit pula untuk mendapatkan duit dari blog tersebut. 

Selain jumlah sponsornya, nilai produk dan nilai iklan juga sangat berpengaruh terhadap peluang pendapatan yang bisa Anda raih. Ada sponsor yang bersedia membayar mahal untuk beriklan, dan ada juga sponsor yang biasa membayar dengan harga yang sangat rendah untuk beriklan. Untuk itu, Anda harus tahu seputaran tema mana saja yang memiliki nilai tinggi dan mana yang memiliki nilai rendah. 

Secara umum, Anda bisa melihat dari nilai produk yang ditawarkan sponsor. Jika nilai produk tersebut tinggi, eksklusif dan populer, maka biasanya nilai iklannya juga tinggi. Begitu pula sebaliknya, nilai produk yang rendah akan menghasilkan nilai iklan yang juga rendah.

Meski tidak berlaku mutlak, tapi hal ini bisa jadi patokan umum. Semisal saja, produk otomotif yang mahal, cenderung memberikan nilai iklan yang juga mahal. Sedangkan produk toko online fashion yang berharga murah, biasanya juga hanya berani memberikan nilai iklan yang juga rendah.

Jadi, rumus sederhananya adalah, jika Anda menargetkan pendapatan yang tinggi, pilihlah tema yang berkaitan dengan produk –produk mahal. Akan tetapi, tetap jangan lupakan mengenai kemampuan Anda ya. 

Perhatikan juga kriteria pemilihan tema yang pertama dan kedua yang telah dijelaskan sebelumnya. Perpaduan dari ketiga kriteria ini akan menghasilkan blog yang fantastis, baik dari segi pengunjung maupun dari segi penghasilan. 

Namun, jika ternyata terlalu sulit bagi Anda untuk bisa memenuhi ketiga kriteria tadi, jatuhkan prioritas pada kriteria yang pertama, lalu kedua, baru terakhir yang ketiga. Yang terpenting, Anda bisa menguasai dan menyenangi tema tersebut. Setidaknya, itu menurut saya loh ya.

Ow ya, satu lagi tambahan yang wajib Anda kenal adalah ‘blog bule’. Yap! Istilah ‘Bule’ sudah biasa digunakan sebagai istilah untuk menyebut orang asing barat ini rupanya juga digunakan oleh para blogger. 

Para blogger biasa menggunakan istilah ‘blog bule’ untuk menyebut blog –blog yang menggunakan bahasa Inggris. Menariknya, blog bule ini sering diidolakan oleh para blogger. 

Banyak blogger yang begitu kesengsem dan merasa happy jika bisa sukses meluncurkan blog bule dengan traffic tinggi. Kenapa demikian? Sebab blog bula secara umum bisa memberikan keuntungan yang jauh lebih tinggi ketimbang blog lokal atau yang berbahasa Indonesia. 

Nilai iklan yang ditawarkan pada blog berbahasa Inggris memang bisa berkali –kali lipat lebih banyak bila dibanding nilai iklan blog berbahasa Indonesia. Kog bisa ya? Jelas saja bisa. 

Gampangnya, harga produk di luar negeri memang lebih mahal, sekaligus gaji di sana juga lebih tinggi. Jadi, wajar saja kalau nilai iklan –dalam hal ini disepadankan dengan gaji- juga bernilai tinggi.

Itu sebabnya, terutama bagi para blogger yang mengejar pendapatan tinggi, mereka pun akan mengejar blog bula. Meski pun lebih sulit, akan tetapi jika sudah sukses, hasilnya bisa berkali –kali lipat dari blog lokal. 

Sebagai gambaran, nilai BPK (Biaya Per Klik) iklan rata –rata blog lokal untuk tema standar adalah Rp 100 – Rp 500. Ada beberapa tema yang nilainya bisa ribuan. Tapi, sangat jarang yang bisa menyentuh lebih dari Rp 5.000. 

Padahal, untuk nilai klik pada blog bule, nilai BPK umumnya sudah berkisar ribuan. Bisa Rp 1.000, dan banyak yang bisa lebih dari Rp 5.000. Bahkan, tidak sedikit juga loh yang nilainya lebih dari Rp 10.000. 

Dengan gambaran nilai tersebut, bayangkan saja berapa kali lipat selisih dari potensi penghasilan blog lokal dengan blog bule? Tapi ya perlu diingat juga, bahwa blog bule itu tidak mudah ditembus. 

Sebab ibaratnya, kalau blog lokal saingannya hanya dengan orang lokal, tapi blog bule ini sudah jadi kompetisi dengan pesaing yang berasal dari seluruh dunia.  

Nah, sekarang, jika Anda sudah paham bagaimana cara menentukan tema blog milik Anda, maka lanjutkan! Lanjutkan untuk mulai memilin-milin tema yang paling pas. 

Petakan tema kesukaan Anda. Cari tahu apakah tema tersebut banyak juga peminatnya dan bagaimana persaingannya. Jangan lupa pula untuk melihat potensi penghasilannya.

Demikian tips trik blogging, cara menentukan tema blog yang menguntungkan. Semoga bermanfaat. Tengok juga artikel lain yang mendukung tentang pengembangan blog Anda ya.

Loading...