Jumat, 22 Desember 2017

Sistematika serta Cara Membuat Makalah yang Baik dan Menarik

cara membuat makalah

Dunia pendidikan erat kaitannya dengan tulis menulis. Kita seringkali dituntut untuk membuat tulisan agar para pendidik bisa menilai sejauh mana kemampuan kita dan pemahaman kita mengenai hal yang diajarkan. Salah satu bentuk tulisan yang sering diminta oleh para pendidik, baik guru atau dosen, adalah makalah. 

Cara membuat makalah ini sebetulnya cukup mudah. Tapi sayangnya, banyak para pelajar yang masih kesulitan membuat makalah. Mereka merasa sulit untuk bisa menyusun makalah yang baik dan benar. Padahal, bila mau belajar, dan sudah terbiasa membuat makalah, maka hal ini bisa jadi sangat mudah.

Lantas, bagaimana cara membuat makalah yang baik dan benar? Berikut akan kita share bagaimana cara membuat makalah yang baik dan benar, agar hasilnya disukai oleh guru atau dosen kita. 

Apa itu makalah?

Ada baiknya kita mengetahui dulu tentang pengertian makalah. Secara sederhana, makalah merupakan suatu bentuk karya ilmiah yang ditulis dengan format yang lebih ringkas. Sederhananya, ya bisa disebut sebagai karya ilmiah kecil.

Karena merupakan karya ilmiah, maka makalah juga harus ditulis dengan mengikuti kaidah –kaidah tertentu dalam penulisan karya ilmiah. Salah satunya adalah format penulisan dan gaya bahasa yang harus formal atau baku. Makalah juga harus memuat elemen elemen karya ilmiah sehingga bisa disebut sebagai makalah yang baik dan benar.

Sistematika / Elemen dasar makalah

Dalam sebuah makalah, terdapat beberapa elemen dasar, atau yang harus termuat di dalamnya, yang meliputi : 
  1. Cover (halaman judul) 
  2. Judul 
  3. Kata Pengantar atau Prakata (optional)
  4. Daftar Isi (optional)
  5. Bab I - Pendahuluan
  6. Bab II - Isi
  7. Bab III - Penutup
  8. Daftar Pustaka
  9. Lampiran (jika ada)

Untuk bagian cover, kata pengantar dan daftar isi, bagian ini bisa dicantumkan dan bisa juga dilewatkan. Terkadang, ada beberapa makalah yang bisa dibuat langsung berurutan antara judul, dan bagian isinya.

Dan penjabarannya adalah sebagai berikut  :

1. Cover Makalah
Bagian cover makalah adalah bagian paling awal yang ada di halaman depan dari sebuah makalah. Pada cover makalah ini, isinya secara berurutan meliputi :
• Judul Makalah
• Keterangan pembuatan makalah ditujukan untuk ...
• Nama Penulis
• Logo Lembaga/ Institusi yang menaungi penulis
• Nama Lembaga, disertai alamat
• Tahun Akademik.

Agar lebih jelas, mari kita lihat contoh cover makalah berikut :

Efektivitas Metode Peta Pikiran untuk Belajar

Disusun sebagai Tugas Ujian Akhir Semester 
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun oleh 
Alfa Betagama
111111111

Logo Sekolah

Sekolah Menengah Kejuruan Sipjaya
Jakarta Pusat
2017/ 2018

2. Judul Makalah
Untuk bagian halaman judul makalah ini, bisa dibuat sama dengan bagian halaman cover. Terkadang, ada beberapa penulis makalah yang melewatkan halaman ini.

3. Kata Pengantar / Prakata
Kata pengantar berisi paragraf yang menjelaskan mengenai uraian singkat yang dapat mengantarkan para pembaca untuk mengetahui isi makalah.

Dalam kata pengantar, bisa berupa ucapan syukur atas selesainya makalah, disertai beberapa kalimat terkait isi makalah.

Contoh kata pengantar makalah, bisa berupa :

Prakata

“Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat, rahmat dan bimbingannya kepada penulis, sehingga penulis bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu. 

Kita tahu bahwa belajar adalah hal yang penting bagi setiap orang, terutama bagi para pelajar. Namun, cara belajar yang tidak efektif sering menghambat para pelajar untuk bisa memahami materi pembelajaran. Itu sebabnya, dibutuhkan metode yang tepat, yang dapat membantu para pelajar belajar dengan baik. Metode peta pikiran dianggap mampu menjawab permasalahan ini. Melihat ramainya para pengguna metode peta pikiran ini, maka penulis hendak menguraikan masalah ini ke dalam sebuah makalah, berjudul “Efektivitas Metode Peta Pikiran untuk Belajar”.

Penulis berharap semoga hasil makalah ini bisa memberikan manfaat positif bagi para pembaca, serta para pelajar. Penulis juga membuka diri jika terdapat masukan dan saran dari para pembaca mengenai penjelasan yang disajikan penulis.

Jakarta, 31 Desember 2017
Alfa Betagama

4. Daftar Isi
Bagian daftar isi dibuat agar dapat memudahkan para pembaca ketika hendak mencari materi –materi yang dijelaskan dalam sebuah makalah.

Daftar judul pada ma kalah dibuat seperti biasanya, yakni judul bab/ sub bab serta nomor halamannya.

Contoh daftar isi makalah :

Halaman judul ........................... i
Prakata ..................................ii 
Daftar Isi .........................................iii
Bab I – Pendahuluan .................1
Bab II – Isi ............... 5
Bab III – Penutup ........................14
Daftar Pustaka ................... 16
Lampiran ................. 17

5. Bab I - Pendahuluan
Pada bab pendahuluan, kita bisa menyajikan mengenai rancangan atau gambaran umum makalah. Sampaikan mengenai konsep, rencana, gagasan, dan seputar permasalahan yang akan dibahas dalam masalah. Sertakan juga tujuan dan manfaat dari pembuatan makalah. 

Pada bagian pendahuluan ini, masih bisa dibagi ke dalam beberapa sub bab. Sub bab yang umum terdapat dalam pendahuluan, meliputi :
- Latar belakang
- Rumusan masalah
- Ruang lingkup penelitian
- Tujuan dan manfaat penelitian

6. Bab II - Isi
Pada bagian isi makalah, penulis bisa menguraikan mengenai inti utama dari penelitian atau bahasan makalah yang dimaksudkan. Secara umum, berikut adalah beberapa hal yang dapat dimasukkan dalam bagian isi makalah :
- Kajian teori / Landasan teori,
- Hasil Peneltian
- Pembahasan 
- Kontribusi permasalahan 

7. Bab III – Penutup
Pada bagian penutup masalah, hal utama yang diuraikan adalah mengenai kesimpulan dan saran. Kesimpulan ini berisi ringkasan umum, dan yang paling utama harus mampu menjawab rumusan masalah utama yang ada pada bagian pendahuluan makalah. Hasil penelitian, besarta kelebihan dan kekurangannya juga bisa diuraikan di bagian ini.

Selain kesimpulan, penutup juga perlu disertai dengan saran. Saran harus juga terkait dengan permasalahan yang dibahas. 

8. Daftar Pustaka
Pada bagian daftar pustaka, disajikan mengenai referensi apa saja yang digunakan dalam makalah, mulai dari pembahasan pada bab pendahuluan, hingga yang ada di bagian isi makalah. Penulisan referensi pada daftar pustaka ini juga harus disesuaikan dengan kaidah penulisan daftar pustaka, yang baik dan benar. 

Cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar, sebetulnya ada beberapa. Tapi, yang paling sering digunakan, yakni :

Urutan : 
nama penulis(dibalik). Tahun terbit. Judul(cetak miring atau garis bawah atau tebal). Kota terbit : penerbit.

Selain itu, penulisan daftar pustaka juga harus dibuat berurutan sesuai abjad. Literatur atau referensi pada daftar pustaka juga bisa berupa website. Hanya saja, sangat disarankan yang berupa buku atau jurnal atau website yang terpercaya terkait dengan bidang ilmiah.

Demikian penjelasan mengenai cara membuat makalah yang baik dan benar. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi teman –teman semua sehingga teman –teman bisa membuat makalah yang baik, benar dan menarik, serta disukai oleh guru dan dosen.