Kamis, 18 Mei 2017

Pengertian dan Pendekatan Geografi

Pada kesempatan kali ini porosilmu.com akan membahas mengenai pelajaran geografi. Topik bahasan kali ini adalah tentang pengertian dan pendekatan geografi. Jika ditinjau secara umum, geografi merupakan pelajaran yang membahas tentang bumi. Lalu apa pengertian geografi secara lebih spesifik?

Pengertian dan Pendekatan Geografi

Pengertian Geografi

Secara etiomologi, geografi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni geo dan graphein. Geo memiliki arti bumi dan graphein memiliki arti menulis atau menjelaskan. Jadi, pengertian geografi adalah ilmu yang menjelaskan atau mempelajari tentang bumi.

Sedangkan pengertian geografi menurut para ahli akan dijabarkan sebagai berikut:
  1. Menurut Erastothenes, geografi berasal dari kata geographica, yang memiliki arti penggambaran tentang bumi.
  2. Menurut Bintarto, geografi merupakan suatu ilmu yang mengkaji tentang hubungan kausal antara gejala - gejala yang terjadi pada permukaan bumi, baik hubungan yang bersifat secara fisik maupun yang berhubungan dengan kehidupan makhluk hidup, lengkap dengan permasalahannya.  Di mana hal tersebut dilakukan melalui pendekatan kelingkungan, keruangan dan regional guna kepentingan dari program, proses, dan juga keberhasilan pembangunan.
  3. Menurut Ferdinand Von Richthofen, geografi adalah suatu studi yang mempelajari mengenai gejala dan sifat -sifat permukaan bumi serta penduduknya. Studi tersebut disusun berdasarkan letaknya. Dalam ilmu ini juga mencoba menjelaskan mengenai hubungan timbal balik antara gejala - gejala dan sifat sifat tersebut.
  4. Menurut hasil seminar dan lokakarya di Unnes Semarang pada tahun 1988, geografi adalah suatu ilmu yang di dalamnya mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dengan menggunakan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

Kata 'geo' sebagai kajian ilmu tidak hanya digunakan untuk cabang ilmu geografi saja. Ada juga beberapa cabang ilmu pengetahuan lain yang juga menggunakan kata 'geo' sebagai istilahnya. Beberapa cabang ilmu tersebut merupakan cabang ilmu yang juga mengkaji bumi sebagai topik bahasan utamanya.

Adapun beberapa cabang ilmu yang menggunakan kata geo, yakni sebagai berikut:
  1. Geologi, merupakan ilmu yang mengkaji tentang kulit bumi atau kerak bumi. Di mana sasaran utama dari kajian ini adalah untuk mengetahui mengenai sejarah dari perkembangan kulit bumi.
  2. Geomorfologi, merupakan ilmu yang mempelajari perubahan bentuk dari muka bumi yang diakibatkan karena pengaruh tenaga endogen, eksogen, dan juga campur tangan manusia.
  3. Geofisika, merupakan ilmu yang mempelajari bagian dalam dari bumi dengan bantuan ilmu fisika, matematika dan juga kimia. Fokus utama dari ilmu ini adalah untuk mengetahui proses yang berlangsung di dalam bumi.
  4. Geodesi, adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dari segi bentuk dan ukurannya, baik secara bagian per bagian dari bumi maupun bumi secara keseluruhan yang erat kaitannya dengan usaha pemetaan bentuk  muka bumi.

Geografi yang dipelajari di sekolah -sekolah pada umumnya berbeda dengan cabang ilmu pengetahuan di atas. Geografi di sekolah mempelajari dengan fokus pada gejala -gejala yang terjadi di muka bumi atau gejala geosfer, baik yang menyangkut keadaan lingkungan alam maupun kehidupan yang ada di muka bumi.

Geosfer sendiri meliputi lingkungan kerak bumi atau kulit bumi (litosfer), lingkungan perairan baik lautan maupun daratan (hidrosfer), lingkungan udara baik di muka bumi maupun hingga ketinggian tertentu (atmosfer), serta lingkungan kehidupan (biosfer) yang berada pada litosfer, hidrosfer atau atmosfer.

Pendekatan Geografi

Ilmu geografi menggunakan dua pendekatan untuk mengkaji ilmunya, yakni pendekatan objek materiil dan pendekatan objek formal. Berikut penjelasan singkat mengenai dua pendekatan tersebut.

1. Pendekatan objek materiil
Pendekatan objek materiil merupakan pendekatan terhadap isi dari kajian atau sasaran kajian, sehingga pendekatan objek materiil geografi merupakan isi ataupun sasaran kajian dari geografi. Kajian geografi tersebut, sebagai berikut:
  • Atmosfer yang berupa udara yang menyelubungi bumi.
  • Pedosfer yang berupa lapisan tanah pada muka bumi.
  • Biosfer yang berupa kehidupan yang ada di bumi.
  • Litosfer yang berupa kerak bumi atau kulit bumi.
  • Hidrosfer yang berupa air pada muka bumi.
  • Antroposfer yang berupa manusia yang ada di bumi.

2. Pendekatan formal
Pendekatan formal merupakan salah satu pendekatan dalam mengkaji suatu ilmu. Di mana setiap ilmu memiliki objek formal yang berbeda - beda. Sebagai contoh, geografi mempunyai objek materiil fenomena geosfer yang sama dengan ilmu lain, hanya saja, meskipun mempunyai kesamaan dalam objek materiil, geografi mempunyai objek formal yang berbeda dengan yang lainnya. Oleh karena itu, geografi dapat menjadi ilmu tersendiri tanpa menginduk pada ilmu lain.

Secara sederhana geografi menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh manusia. Pertanyaan tersebut diajukan dalam rangka menghadapi fenomena, masalah, peristiwa, ataupun cara bertindak. Pertanyaan tersebut meliputi apa (what), dimana (where), berapa (how much/many), mengapa (why), kapan (when), siapa (who) dan juga bagaimana (how).

Geografi dapat dianalisis dengan menggunakan beberapa metode, yakni metode keruangan, lingkungan, dan analisis wilayah. Berikut adalah penjelasan dari ketiga metode tersebut:

1. Analisis Keruangan
Analisis keruangan merupakan sebuah analisis yang digunakan dengan tujuan untuk mengkaji objek formal untuk menjawab pertanyaan di mana geosfer berada. Oleh karena itu, analisis keruangan berkaitan dengan pertanyaan ‘where’.

2. Analisis Kelingkungan
Analisis kelingkungan merupakan analisis keruangan yang berpusat pada perbedaan variabel satu tempat ke tempat lain. Analisis kelingkungan ini mengkaji perbedaan antara variabel manusia dan lingkungannya di suatu tempat.

3. Analisis Kewilayahan
Analisis kewilayahan ini merupakan analisis yang berusaha mengkaji tentang suatu kawasan pada permukaan bumi. Di mana kawasan tersebut memiliki karakteristik yang khas dan dapat dibedakan dengan wilayah lainnya. Analisis ini merupakan gabungan dari dua analisis sebelumnya, yakni analisis keruangan dan kelingkungan.

Demikian penjelasan pengertian dan pendekatan geografi. Apabila ada sesuatu yang perlu ditambahkan atau dikoreksi, jangan ragu untuk menyampaikan pendapat kalian pada kolom komentar. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat belajar.