Profil Negara Jepang



Jepang merupakan negara yang terletak di wilayah Asia Timur. Jumlah penduduk di Jepang lebih dari 127 juta jiwa. Sekalipun memiliki jumlah penduduk yang padat, namun jumlah tersebut masih kecil dibandingkan negara tetangganya, yaitu Amerika Serikat dan California.


Rata – rata rentang kehidupan masyarakat Jepang yaitu 81 tahun, dan merupakan rentang kehidupan tertinggi di dunia. Batas – batas wilayah Jepang, yaitu sebagai berikut.
1.      Sebelah barat berbatasan dengan Laut Timur atau Laut Jepang
2.      Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Filipina dan Laut China
3.      Sebelah timur berbatasan dengan Samudera Pasifik

Hampir 75% Pulau Jepang, berupa pegunungan dan ada banyak gunung berapi yang masih aktif, sehingga gempa bumi sering terjadi di Jepang. Gunung Fuji merupakan gunung yang terkenal di Jepang dan sebagai gunung tertinggi. Gunung Fuji merupakan gunung berapi yang tidak aktif dengan bentuk yang anggun dan berselimut salju.

Jepang tidak memiliki sungai terpanjang dan sungai terbesar yaitu Shinano, sekitar 370 km. Curah hujan di Jepang melimpah. Musim seminya menyenangkan dan musim panasnya pada umumnya sangat panas dan lembab. Jepang rentan terhadap angin topan dan serangan badai kadang – kadang menyebabkan tanah longsor.

Empat pulau utama yang membentuk wilayah Jepang, yaitu
1.      Honshu merupakan pulau terbesar dan terpadat yang memiliki banyak kota besar
2.      Hokkaido merupakan pulau utama di wilayah paling utara
3.      Kyushu merupakan pulau utama paling selatan
4.      Shikoku merupakan pulau yang terkecil dari pulau – pulau utama

Sistem perekonomian di Jepang ditunjang dengan penduduk yang memiliki etos kerja yang tinggi, berpendidikan, dan penguasaan teknologi. Pendapatan per kapita di Jepang pa tahun 2007, mecapai 33.800 US$ per tahun. Sektor – sektor pereknomian di Jepang, yaitu sebagai berikut.
1.      Industri
Jepang sebagai negara yang miskin sumber daya alam, menjadikan industri sebaga kekuatan . perusahaan – perusahaan Jepang mengimpor bahan – bahan mentah untuk kemudian diolah dan dibuat menjadi barang jadi yang dapat dijual di dalam negeri dan diekspor. Perkembangan industri di Jepang didukung oleh ketersediaan energi listrik, tersedianya buruh yang terampil, dan bersemangat kerja yang tinggi, serta sarana transportasi yang maju.
2.      Pertanian
Meskipu sebagai negara industri, namun rakyat Jepang tetap mengerjakan bidang pertanian dengan sungguh – sungguh. Padi merupakan tanaman pokok yang diusahakan oleh penduduk Jepang. Jenis pertanian lain yang dikembangkan di Jepang yaitu budidaya utat sutra dan perkebunan teh hijau.
Jepang memanfaatkan hutan sebagai sumber daya alam dengan tetap menjaga kelestariannya. Orang – orang Jepang sangat menghargai alam sebagai bagian dari kepercayaan mereka. salah satu budi daya orang Jepang yaitu bubur kertas.
3.      Pertambangan
Jepang memiliki berbagai jenis mineral, meskipun dalam jumlah yang sedikit. Jepang mengimpor bahan tambang seperti minyak dan gas bumi dari luar negeri. Mineral utama yang dihasilkan Jepang yaitu batu bara, mangan, besi, tembaga, seng, emas, dan timbal.
4.      Perdagangan
Kegiatan perdagangan di Jepang sangat ramai dan didukung oleh fasilitas transportasi, baik darat, laut, dan udara. Perdagangan Jepang sangat dipengaruhi oleh permintaan luar negeri.

Orang – orang Jepang sangat menguasi teknologi dan hal tersebut menjadi kelebihan bangsa Jepang karena menjadi dasar pengembangan berbagai produk ekspor. Kemajuan teknologi di Jepang didorong oleh tingginya kualitas sumber daya manusia. Pengusaha di Jepang sangat menghargai inovasi yang dilakukan oleh karyawannya.


Orang Jepang, jika bercita – cita ingin menciptakan suatu mesin atau benda yang berguna, mereka akan berusaha keras untuk mewujudkannya. Tingkat melek huruf di Jepang sangat tinggi dan hampir seluruh penduduk yang berusia 15 tahun dapat membaca dan menulis.


Diberdayakan oleh Blogger.