Bagian Bagian Jantung Manusia dan Fungsinya



Mengenal Fungsi Jantung Manusia


Untuk bisa bertahan hidup, manusia perlu agar organ -organ tubuhnya dapat berfungsi dengan baik. Ya, terutama organ jantung. Sama halnya seperti makhluk hidup lain, jantung bagi manusia juga merupakan organ yang sangat penting untuk mendukung kehidupannya.

Jantung berperan primer dalam memompa darah sehingga darah yang merupakan zat penting bagi seluruh tubuh ini bisa beredar dengan lancar. Fungsi jantung bagi makhluk hidup memang sangat vital.

Untuk melakukan analisis fungsi individual dari jantung, biasanya para ilmuwan membagi organ jantung ke dalam empat wilayah utama yakni. Bagian bagian jantung yang utama tersebut yakni : ventrikel kiri, ventrikel kanan, atrium kiri dan atrium kanan.

Keempat zona ini merupakan bagian umum dari jantung yang memiliki struktur penting yang saling terkait dan dapat bekerja bersama-sama. Nah, selanjutnya, mari kita mengenal lebih lanjut mengenai bagian bagian jantung ini beserta fungsinya.

Bagian Bagian Jantung Manusia dan Fungsinya

1. Atrium Kanan
Atrium kanan adalah tempat dimulainya aliran darah dari jantung. Jadi, darah beredar melalui tubuh dan pertama kali memasuki jantung melalui atrium kanan. Atrium kanan terletak di sisi kanan bawah jantung.

Darah yang memasuki atrium kanan ini melewati vena cava superior dan inferior. Dari vena cava ini, kemudian darah keluar dari atrium kanan menuju ventrikel kanan, yang tidak melalui katup trikuspid.

Di kedua sisi jantung, lalu atrium dipisahkan dari ventrikel oleh katup kusvid. Katub kusvid ini juga disebut sebagai katup atrioventrikular.

2. Ventrikel kanan
Ventrikel jantung ini merupakan pembuluh darah dengan dinding tebal. Perjalanan aliran darah dari atrium kanan dilanjutkan ke katup trikuspid menuju ke ventrikel kanan jantung. Setelah melewati ventrikel kanan, darah lalu bergerak menuju katup pulmonal.

Di bagian ini, darah lalu terdeoksigenasi ke paru-paru, yakni kondisi di mana darah menerima oksigen. Hal inilah yang menjadi fungsi utama dari jantung manusia yakni untuk  mempertahankan tingkat tertentu oksigenasi di dalam sistem peredaran darah.

3. Atrium kiri
Setelah darah menerima oksigen di paru-paru, kemudian darah akan bergerak dari paru-paru kembali ke jantung melalui atrium kiri. Ketika darah kembali memasuki jantung, kali ini darah melewati satu set yang berbeda dari katup paru.

Saat kembali memasuki jantung, darah melewati set vena pulmonalis kiri dan menuju ke atrium kiri jantung. Lalu, untuk pindah ke ventrikel kiri, darah akan keluar melalui mitral yang juga dikenal sebagai katup bikuspid.

Selanjutnya, darah yang telah berisi oksigen siap untuk diedarkan ke seluruh bagian tubuh yang memerlukan.

4. Ventrikel Kiri
Sebelum darah diedarkan ke seluruh bagian tubuh, darah harus meninggalkan atrium kiri dan menuju ventrikel kiri. Di ventrikel kiri ini, terdapat katup aorta yang memisahkan ventrikel kiri dengan aorta. Kemudian, darah dari aorta dapat keluar jantung dan beredar ke seluruh tubuh.

Untuk mengedarkan darah menuju ke seluruh tubuh, maka diperlukan pembuluh darah dan arteri. Jalur yang paling penting dan utama dari peredaran darah ini diantaranya adalah arteri brakiosefalika, arteri karotid kiri dan arteri subklavia kiri.

Arteri -arteri ini adalah arteri -arteri terbesar dan yang paling penting. Namun, untuk dapat bekerja secara maksimal, masih ada arteri -arteri kecil lain yang tersebar di seluruh tubuh.

Baca juga: Sistem Pernafasan Manusia

5. Selaput Jantung atau perikardium
Selaput jantung adalah bagian jantung yang lainnya. Selaput jantung atau perikardium adalah membran yang mengelilingi dan melindungi jantung. Selaput jantung terdiri dari dua lapisan yang dipisahkan oleh rongga sempit.

Lapisan dalamnya melekat erat pada dinding jantung dan dikenal sebagai lapisan visceral atau epikardium. Sementara lapisan luarnya terdiri dari jaringan ikat yang bersifat inelastic. Lapisan luar ini juga sering disebut sebagai lapisan parietal.

Lapisan jantung ini berguna untuk mencegah distensi jantung, sehingga mencegah peregangan berlebihan dari otot jantung. Di antara lapisan dalam dan lapisan luar selaput jantung, terdapat rongga yang mengandung cairan. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas, untuk memfasilitasi pergerakan jantung dengan meminimalkan gesekan.

6. Lapisan Dinding Jantung
Dinding jantung memiliki tiga lapisan, yakni: (1) epikardium (lapisan luar), (2) miokardium (lapisan tengah) dan (3) endokardium (lapisan dalam).

6. 1. Epikardium
Epikardium bentuknya sangat tipis dengan lapisan luar dinding yang transparan. Epikardium terdiri dari jaringan ikat halus.

6.2. Miokardium
Miokardium terdiri dari jaringan otot jantung. Lapisan inilah yang membentuk sebagian besar dinding jantung dan bertanggung jawab untuk tindakan memompa. Ketebalan miokardium mencerminkan beban pada tiap -tiap daerah spesifik di jantung.

6.3. Endokardium
Endocardium merupakan lapisan tipis endothelium yang terdapat di bagian atas lapisan tipis jaringan ikat. Endokardium memberikan lapisan halus untuk bilik jantung dan mencakup katup. Endocardium juga terhubung dengan lapisan endotel pembuluh darah besar yang melekat pada jantung.

Baca juga: Organ Mata Manusia sebagai Alat Optik dan Kelainan pada Mata

7. Katup Jantung
Katup jantung terdiri dari katup Katup Atrioventrikular kanan, Katup Pulmonal, Katup Atrioventrikular kiri, dan katup aorta. Berikut penjelasannya.

7.1. Katup Atrioventrikular kanan (Katup trikuspid)
Katup Atrioventrikular kanan juga disebut sebagai katup tricuspid. Katup ini membentuk batas antara ventrikel kanan dan atrium. Katup triskupid ini akan dilewati oleh darah yang mengumpul di atrium kanan dan hendak memasuki ventrikel kanan. Selanjutnya, barulah darah keluar dari jantung melalui arteri paru-paru (pulmonalis).

Katup atrioventrukular kanan ini disebut sebagai katup tricuspid karena mengacu pada bagaimana katup dibangun, yang memiliki tiga lipatan seperti katup. Ketika menutup, katup ini mencegah darah kembali ke atrium kanan.

Namun, katup tricuspid ini bukan satu-satunya katup jantung yang memiliki tiga katup. Di sisi kiri jantung, ada juga katup aorta yang juga dilengkapi tiga katup. Katup yang ada di sisi kiri jantung ini menjadi batas antara ventrikel kiri dan aorta.

7.2. Katup Pulmonal
Katup pulmonal merupakan salah satu dari dua katup yang memungkinkan darah untuk meninggalkan jantung melalui arteri. Katup pulmonal ini adalah katup satu arah. Jadi, darah tidak dapat mengalir kembali ke jantung melalui katup terebut.

Katup pulmonal dibuka oleh tekanan darah yang meningkat dari sistol ventrikel. Kemudian, tekanan ini mendorong darah keluar dari jantung dan masuk ke dalam arteri. Kemudian, katup ini akan menutup bila tekanan dalam jantung menurun.

Letak katup pulmonal ada di ventrikel kanan jantung. Katup pulmonal ini terbuka ke arteri pulmonalis. Frekuensi siklus yang melewati katub ini bergantung pada denyut jantung.

Siklus ini juga dapat mengalami gangguan seperti stenosis katup pulmonal. Stenosis katup pulmonal ini merupakan suatu kondisi di mana aliran darah keluar dari jantung dan terhambat pada katup pulmonal.

Kondisi ini paling umum disebabkan oleh adanya penyakit jantung bawaan. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh penyakit rematik jantung dan tumor karsinoid ganas.

7.3. Katup Atrioventrikular kiri (Katup mitral)
Katup atrioventrikular atau katup mitral terletak di antara atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup mitral akan terbuka agar dapat terjadi peningkatan tekanan saat atrium kiri terisi dengan darah.

Jadi, darah mengalir ke dalam ventrikel kiri jantung yang mengembang (diastole). Selanjutnya, katup ini akan menutup ketika jantung berkontraksi (sistole) dan darah masuk ke aorta.

Proses ini sangat penting dalam peredaran darah jantung. Namun, ada kalanya katup mitral tidak menutup dengan benar. Biasanya, hal ini disebabkan oleh kondisi prolaps katup mitral. Jika hal ini terjadi, maka dapat terjadi darah bocor dengan cara yang salah.

Kebocoran darah ini dikenal sebagai regurgitasi, yang dapat menyebabkan sesak napas, jantung berdebar, dan nyeri dada. Akan tetapi, dalam banyak kasus, masih ada katup yang cukup ketat untuk mencegah terjadinya regurgitasi.

Sayangnya, banyak orang tidak tahu ketika mereka mengalami kelainan atau kondisi prolaps katup mitral ini. Padahal, prolaps katup mitral terkadang dapat menyebabkan endokarditis infektif. Kondisi ini adalah bentuk infeksi yang biasanya membuat jantung berdebar. Untuk mengatasinya, harus diobati dengan antibiotik.

7. 4. Katup Aorta
Katup aorta terletak di antara aorta dan ventrikel kiri jantung. Katup mitral ini adalah jalan dari aliran darah beroksigen yang berasal dari Vena Pulmonal menuju ke atrium kiri jantung. Setelah dari atrium kiri jantung, maka aliran darah akan melewati katup aorta untuk memasuki ke ventrikel kiri jantung.

Ketika terjadi kontraksi jantung, maka darah yang beroksigen akan keluar dari ventrikel kiri melalui katup aorta.

Katup aorta rentan terhadap dua kondisi utama, yakni ketika katup gagal untuk membuka semua jalan, maka dapat menyebabkan stenosis aorta. Penyakit stenosis ini dapat mempengaruhi kemampuan darah untuk berpindah ke aorta secara efektif, dan dapat menyebabkan terjadinya  penyumbatan.

Ada juga kondisi ketika darah yang mengandung oksigen mengalir ke arah yang salah. Hal ini disebut dengan regurgitasi aorta. Regurgitasi aorta disebabkan oleh katup aorta yang tidak berfungsi dengan benar.

Bagaimana proses jantung memompa darah?
Untuk memahami bagaimana jantung memompa darah, mari kita lihat siklus berikut ini.
1.      Jantung manusia terbagi menjadi dua sistem pemompaan darah yang terpisah, yakni di sisi kanan dan sisi kiri.

2.      Sisi kanan jantung bertugas untuk menerima darah yang kekurangan oksigen dari pembuluh darah. Dari sini, darah akan dipompa menuju ke paru-paru. Di paru -paru, darah akan mengambil oksigen dan menghilangkan karbon dioksida.

3.      Kemudian, di sisi kiri jantung bertugas untuk menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru. Darah kaya oksigen ini lalu dipompa oleh jantung melalui arteri dan disebar ke seluruh tubuh.


Diberdayakan oleh Blogger.