Panduan Lengkap Menulis Proposal Kegiatan Kemahasiswaan



Kamu seorang mahasiswa? Hmm, sebagai seorang mahasiswa, tentu wajib donk bagi kamu untuk mengetahui tata cara menulis proposal kegiatan. 

Proposal kegiatan ini akan sangat berguna dan akan selalu kamu butuhkan ketika hendak melaksanakan kegiatan kemahasiswaan yang berhubungan dengan kampus.

Pengertian Proposal Kegiatan

Lantas, apa sih proposal kegiatan itu? Proposal kegiatan itu merupakan rencana yang dituangkan ke dalam bentuk rancangan kerja. 

Secara etimologi, kata proposal berasal dari kata “propositum” yang artinya menampilkan ke muka, membayangkan, mengajukan, dan juga mengusulkan. 

Bagi seorang mahasiswa, kemampuan untuk membuat proposal pengajuan kegiatan, laporan pertanggungjawaban dan juga aneka surat kegiatan merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi mereka yang terlibat dalam suatu organisasi kampus.

Sistematika Penulisan Proposal Kegiatan Kemahasiswaan


Dalam menulis proposal kegiatan kemahasiswan, terdapat beberapa poin yang harus ada dalam di dalam proposal. Poin yang harus ada pada proposal tersebut antara lain : 

A. Halaman Judul
B. Judul Proposal
C. Latar Belakang
D. Nama Kegiatan
E. Tema Kegiatan
F. Tujuan Kegiatan
G. Landasan Kegiatan
H. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
I. Sasaran Kegiatan
J. Susunan Panitia
K. Susunan Acara
L. Rancangan Anggaran Biaya
M. Penutup
N. Pengesahan
O. Lampiran-lampiran

Panduan Menulis Proposal Kegiatan Kemahasiswaan


Poin-poin yang ada di dalam sistematika penulisan proposal di atas pada dasarnya masih perlu disesuaikan lagi dengan jenis proposal yang diajukan. Jadi, kalau memang ada bagian yang tidak diperlukan, maka bagian tersebut bisa tidak ditulis.

Misalnya saja kalau kamu membuat sebuah proposal pengajuan dana kesekretariatan dari organisasi kamu, maka kamu tidak perlu menuliskan susunan panitia, susunan acara dan hal sejenisnya, karena tentu saja hal ini tidak ada dan tidak perlu.

A. Halaman Judul


Sebauh halaman judul merupakan lembar tersendiri yang terletak di bagian depan suatu proposal. Di dalam halaman judul ini dapat memuat :

  1. Judul kegiatan yang diajukan 
  2. Departemen/ divisi yang melaksanakan kegiatan 
  3. Lambang perguruan tinggi atau kegiatan yang diajukan 
  4. Penempatan lambang kop surat instansi tertinggi ada di sebelah kiri dan instansi yang melaksanakan diletakkan di sebelah kanan. 
  5. Penulisan instansi tidak boleh disingkat, contohnya saja semisal UGM, maka ditulis seharusnya adalah Universitas Gadjah Mata.

Terkadang, halaman judul juga dibuat dengan desain-desain tersendiri yang menari. Pada intinya, desain untuk memperindah halaman judul masih diperbolehkan, meski dengan catatan beberapa hal berikut ini : 

  1. Tetap menunjukan formalitas 
  2. Menarik dan tidak berlebih-lebihan 
  3. Memuat ketentuan pembuatan halaman judul 

B. Judul Proposal


Judul suatu proposal kegiatan sebisa mungkin dibuat dengan singkat dan jelas. Judul juga harus dapat mengambarkan kegiatan yang akan dilaksanakan. 

Judul proposal umumnya diletakkan pada baris pertama seelum latar belakang. Dalam penulisan judul, perlu diperhatikan juga tentang bagaimana pemenggalan kata yang tepat saat pergantian baris. 


C. Latar Belakang


Latar belakang dalam suatu proposal ini berisi tentang hal - hal yang melatarbelakangikeinginan atau daya dorong yang dapat membuatnya melaksanakan kegiatan yang diajukan. 

D. Nama Kegiatan


Nama kegiatan merupakan ‘nama’ dari kegiatan yang hendak diajukan dengan promosi tersebut. Nama Kegiatan sebaiknya disajikan secara menarik karena digunakan juga sebagai bagian utama dari publikasi. 

Baca juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup

E. Tema Kegiatan


Tema kegiatan merupakan tema dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan. Tema ini menggambarkan tentang materi yang diangkat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 

F. Tujuan Kegiatan


Tujuan kegiatan yang dituliskan adalah hal yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan.

G. Landasan Kegiatan


Landasan kegiatan adalah hal yang menjadi dasar dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan. Bisa berupa kesepakatan hasil rapat, ketentuan tertentu, dan termasuk tri darma perguruan tinggi.

H. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Waktu dan tempat kegiatan ini harus dijelaskan secara tepat dan juga jelas.

I. Sasaran Kegiatan


Sasaran kegiatan ini merupakan objek yang menjadi sasaran dari pelaksanaan kegiatan yang diajukan. Sederhananya, sasaran kegiatan ini merujuk pada kelompok peserta yang menjadi target. 

Misalnya saja di dalam suatu kegiatan “LKMM” (Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa), maka sasaran kegiatannya adalah mahasiswa. 

J. Susunan Panitia


Susunan panitia merupakan nama seluruh pelaksana dari kegiatan yang diajukan. Daftar kepanitiaan ini harus disusun secara jelas dengan sistematika yang mudah dipahami. 

K. Susunan Acara


Susunan acara merupakan pelaksanaan dari kegiatan yang diajukan. Susunan acara harus disusun secara jelas dengan sistematika yang mudah dipahami. 

Dalam susunan acara ini, minimal harus memuat unsur waktu, kegiatan, tempat dan penanggungjawab. Susunan acara ini biasa disusun dalam bentuk rundown.

L. Rancangan Anggaran Biaya


Rancangan anggaran biaya atau estimasi dana ini merupakan rancangan perkiraan pengeluaran yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan yang diajukan. Format anggaran terdiri atas, nomor urut, kebutuhan seksi, volume, dan jumlahnya secara terperinci.

M. Penutup


Bagian penutup ini merupakan kata penutup dari proposal yang diajukan. Penutup berisi kata harapan dan terima-kasih. 

N. Pengesahan


Bagian pengesahan ini digabungkan dengan sub bab sebelumnya (tidak dibuat di dalam lembar tersendiri). Pengesahan ini berisi : 

  1. Tanggal pengesahan 
  2. Instansi pelaksana kegiatan
  3. Pengesahan, pengesahan kegiatan ini biasanya berisi tanda tangan dari Sekretaris kegiatan, Ketua pelaksana Kegiatan, Ketua Umum organisasi, dengan diketahui oleh Wakil Dekan atau Dekan.

O. Lampiran-lampiran


Lampiran ini merupakan keterangan lain yang perlu untuk dilampirkan dalam pembuatan proposal. Khusus untuk proposal pendelegasian perlu dilampirkan secara terpisah. 

Proposal kegiatan yang akan diikuti, dalam hal ini proposal yang dibuat oleh pihak penyelenggaraan kegiatan.

P. Lain-lain


Untuk penulisan total rancangan anggaran dana, penutup dan juga pengesahan dapat dijadikan dalam 1 (satu) halaman.


Diberdayakan oleh Blogger.