Profil Lengkap Afghanistan



Kamu sudah pernah mendengar nama negara Afghanistan donk ya? Negara yang juga disebut sebagai Jamhouriat Afghanistan atau Democratic Republic of Afghanistan ini merupakan bagian dari Asia Selatan.

Profil Afghanistan

Agar kamu dapat mengenal Afghanistan lebih jauh lagi, lihat tabel profil negara Afghanistan berikut ini ya:


Nama Negara
: Afghanistan (Jamhouriat Afghanistan)
Letak
: Asia Selatan
Perbatasan Negara
: Barat dengan Iran, Republik Rakyat China
  Timur dengan Pakistan
  Utara dengan Turkmenistan dan Tajikistan
  Selatan dengan Pakistan
Bentuk Pemerintahan
: Republik Islam (2004)
Kepala Negara
: Presiden
Kepala Pemerintahan
: Perdana Menteri
Ibu Kota Negara
: Kabul
Lagu Kebangsaan
: Sorud-i-melli
Mata Uang
: Afghani (AFN)
Hari Kemerdekaan
: 27 Mei1919
Bahasa Resmi
: Arab
Agama
: Mayoritas Islam
Luas Wilayah
: 647.500 Km²
Daerah Wilayah
: 34 Provinsi yang terdiri dari : Badakhshan, Badghis, Baghlan, Balkh, Bamiyan, Daikondi, Farah, Faryab, Ghazni, Ghowr, Helmand, Heart, Jowzyan, Kabul, Kandahar, Kapisa, Khost, konar, Kondoz, Laghman, Lowgar, Nangarhar, Nimruz, Nurestan, Oruzgan, Paktia, Paktika, Panjshir, Parvan, Samangan, Sar-e Pol, Takhar, Vardak, dan Zabol

Keterangan tambahan mengenai profil Afghanistan

Wilayah Afghanistan mayoritasnya merupkana dataran tinggi serta bergunung- gunung. Sebagian yang lain ada juga wilayah dataran rendah. Dataran rendah di Afghanistan terdapat di sebelah utara dan barat daya.

Afghanistan memiliki iklim yang terbilang ekstrem. Ketika musim panas, maka kondisinya akan sangat panas. Sementara saat musim dingin, maka akan menjadi sangat dingin.

Dilihat dari stuktur penduduknya, Afghanistan mayoritas memiliki penduduk beragama Islam. Suku bangsa yang ada di sana terdiri dari Pashto, Uzbek, Tajik, Bamiyan, Hazaa, Turkmen, Aimak dan sebagian kecil suku lain.

Selain bahasa resmi Arab yang digunakan, penduduk Afghanistan juga menggunakan bahasa sehari - hari yang lain seperti bahasa Pusthun, Persia Afghani (Dari) dan Bahasa Turkik serta bahasa -bahasa lain.

Afghanistan memiliki hasil sumber daya alam berupa batu bara, minyak, gas alam, sulfur, seng, timah, tembaga, dan lainnya. Hasil pertaniannnya berupa gandum, kacang, buah-buahan, kapas, padi dan lainnya. Sedangkan hasil industrinya yang ternama karpet dan tekstil.

Afghanistan

Sejarah Pembentukan Negara Afghanistan

Negara Afghanistan didirikan di bawah kekuasaan Kekaisaran Durrani pada tahun 1746. Namun, kekuasaan pemerintah telah dipindahkan ke Inggris hingga tahun 1919, sebelum akhirnya kembali lagi berada di Afghanistan ketika Raja Amanullah bertahta.

Di tahun 1907, berlangsung perjanjian Anglo Russian yang merupakan cikal bakal berlangsungnya proses kemerdekaan bagi Afghanistan.

Di tahun 1919, Afghanistan mendapatkan kemerdekaan dari Inggris atau Britania Raya pada tanggal 19 Agustus 1919. Kemudian, Afghanistan pun merdeka dan menetapkan hari kemerdekaannya tanggal 27 Mei 1919.

Kemudian, tahun 1926 Raja Amanullah membentuk Afghanistan menjadi sebuah kerajaan. Selama 40 tahun berikutnya, mulai tahun 1933, Raja Zahir Shah bertahta di Afghanistan yakni sampai tahun 1973.

Sejarah Afghanistan

Selanjutnya, di tahun 1973, Partai Demokratik Rakyat Afghanistan yang berhaluan komunis melakukan pemberontakan dan berhasil mengambil alih kekuasaan pemerintah. Mereka juga membunuh Sardar Mohammed Daoud yang merupakan saudara Raja Zahir Shah.

Konflik dan pertentangan hebat pun berlangsung dari rakyat terhadap pemerintahan yang berhaluan komunis tersebut.

Di tahun 1979, tepatnya tanggal 24 Desembr, Uni Soviet menyerbu Afghanistan sebagai wujud dukungan terhadap pemerintahan Afghanistan yang berhaluan komunis. Rakyat Afghanistan kemudian terpaksa mengungsi karena penindasan yang dilakukan oleh pemerintahan Afghanistan yang didukung Uni Soviet ini. 

Sementara itu, Kaum Mujahidin Afghanistan terus melakukan perlawanan terhadap pmerintahan berhaluan komunis dukungan Uni Soviet. Perang terus saja bergejolak dengan sengit sampai 10 tahun berikutnya. Lalu, karena tekanan dunia internasional terhadap Uni Soviet, akhirnya Uni Soviet yang ada di Afghanistan mengalami kerugian besar.

Uni Soviet pada akhirnya harus hengkang dari Afghanistan di tahun 1989. Setelah kepergian Uni Soviet, di Afghanistan terjadi peperangan antara kaum Mujahidin. Peperangan tersebut berlangsung berlarut-larut sampai beberapa tahun kemudian.

Milisi Taliban yang mendapat dukungan dari Pakistan berhasil menguasai 90 persen wilayah Afghanistan di tahun 1996. Hanya wilayah Afghanistan bagian timur laut saja yang belum dikuasai oleh Taliban dan tetap dikuasai oleh kelompok Sekutu Utara.

Di bawah pemerintahan Taliban, Afghanistan menerapkan hukum-hukum Islam secara ketat. Mereka pun juga merusak dan menghancurkan monumen dan benda-benda bersejarah yang ada di Afghanistan yang dianggap tidak mencerminkan ajaran agama Islam, termasuk dua patung Budha ternama yang ada di provinsi Bamiyan dan Afghanistan Tengah.

Di tahun 2002, Amerika Serikat kemudian menyerbu Afghanistan dengan dalih pemerintahan Afghanistan yang dikuasai Taliban ini melindungi Osama bin Laden dan tokoh Al Qaeda yang dicurigai terlibat terhadap serangan paling berdarah di Amerika Serikat tanggal 11 September 2001.

Pemerintah Taliban akhirnya jatuh pada bulan November 2001. Lalu, pemilihan umum dilangsungkan di Afghanistan tahun 2002. Dalam pemilu tersebut Hamid Karzai terpilih sebagai Presiden Afghanistan secara demokrasi.


Diberdayakan oleh Blogger.